x Viralterkini

Bupati Halteng Sidak SPPG Salobar, Pastikan Program MBG Jangkau 4.447 Siswa

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Nov 2026 08:38 9 M Ary K

Viralterkini.id, Weda – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Halmahera Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Salobar, Kecamatan Weda Selatan, Rabu (4/11/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar pelayanan, sekaligus mengevaluasi manfaat program bagi para siswa serta kontribusinya terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Dalam sidak tersebut, Ikram meninjau secara langsung seluruh tahapan penyediaan makanan di SPPG, mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

Bupati juga berdialog dengan petugas gizi, kepala dan karyawan SPPG, para guru, siswa, serta orang tua murid guna mendapatkan masukan terkait pelaksanaan program MBG di lapangan.

Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan program MBG di Kecamatan Weda Selatan telah menjangkau sebanyak 4.447 siswa, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ikram mengatakan, program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memiliki dampak ekonomi melalui keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan pangan lokal.

Menurutnya, sebagian besar bahan pangan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan menu MBG berasal dari hasil produksi masyarakat Halmahera Tengah, seperti ikan, daging sapi, daging ayam, sayuran, serta buah-buahan berupa semangka dan jeruk.

Sementara itu, sejumlah komoditas seperti telur dan beras masih didatangkan dari luar daerah.

“Program ini memberikan manfaat ganda. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, MBG juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan lokal,” ujar Ikram.

Ia menegaskan, kualitas makanan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program tersebut. Setiap SPPG diwajibkan memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga makanan yang diberikan kepada siswa terjamin kualitas dan kebersihannya.

Selain memeriksa proses pengolahan dan distribusi makanan, Ikram juga memastikan kondisi sarana dan prasarana SPPG Desa Salobar dalam keadaan baik, bersih, serta terkontrol dari aspek kebersihan dan higienitas.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak cukup hanya diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan, tetapi juga harus dilihat dari perkembangan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak penerima manfaat.

Karena itu, Ikram meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah untuk terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kesehatan siswa.

Pemantauan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta perkembangan fisik anak guna mengetahui dampak program terhadap pemenuhan kebutuhan gizi mereka.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Ikram juga meninjau pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah, mulai dari PAUD, SD hingga SMP di wilayah Kecamatan Weda Selatan.

Tidak hanya fokus pada program pemenuhan gizi, Ikram turut menyempatkan diri berdiskusi dengan peserta Musyawarah Desa yang diselenggarakan Pemerintah Desa Salobar.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan generasi muda, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan lokal. (ma)

5 Poin Penting Sidak Bupati Halteng ke SPPG Salobar

01 MBG Jangkau 4.447 Siswa

Program MBG di Kecamatan Weda Selatan telah menjangkau 4.447 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA.

02 Utamakan Bahan Pangan Lokal

Menu MBG memanfaatkan ikan, daging sapi, ayam, sayuran, semangka, dan jeruk hasil produksi lokal.

03 Pastikan Kualitas dan Higienitas Makanan

Bupati meminta seluruh SPPG menjalankan SOP mulai dari pemilihan bahan pangan, pengolahan, pengemasan hingga distribusi.

04 Pantau Pertumbuhan dan Kesehatan Anak

Dinas Kesehatan diminta melakukan pemeriksaan berkala melalui pengukuran tinggi badan, berat badan, dan perkembangan fisik siswa.

05 Dorong Perekonomian Masyarakat

Program MBG diharapkan membuka peluang usaha bagi petani, nelayan, dan peternak lokal melalui penyerapan hasil produksi daerah.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini