x Viralterkini

Guru BK Didorong Perkuat Pendampingan Siswa dalam Menentukan Studi dan Karier

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Nov 2026 14:00 42 Denny Pohan

Viralterkini.id, JAKARTA — Perencanaan pendidikan dan karier menjadi salah satu tantangan bagi siswa SMA menjelang kelulusan. Di tengah beragamnya pilihan pendidikan tinggi dan perkembangan dunia kerja, guru Bimbingan dan Konseling (BK) dituntut memperkuat pendampingan agar siswa mampu menentukan arah masa depan sesuai minat, bakat, dan potensi mereka.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam lokakarya bertajuk “Pengembangan Karier Masa Depan Murid SMA dan Tantangan Guru BK Indonesia” yang diselenggarakan European Higher Education Fair (EHEF) Indonesia 2026 bersama Direktorat SMA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di Institut Français d’Indonésie (IFI), Jakarta, 2 November 2026.

Kegiatan ini diikuti perwakilan dari 37 sekolah, terdiri atas 10 sekolah rintisan pengembangan karier murid SMA dan 27 sekolah unggulan. Peserta mencakup kepala sekolah, guru, serta konselor yang mewakili Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Jakarta.

Lokakarya membahas tren karier masa depan serta peran guru BK dalam membantu siswa merencanakan pendidikan dan pekerjaan. Sebanyak 10 sekolah rintisan juga mengikuti sesi khusus untuk menyusun rencana aksi pengembangan karier yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen, Arif Jamali Muis, menegaskan bahwa pendampingan siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab guru BK dan wali kelas, tetapi juga seluruh guru di sekolah.

Menurut Arif, guru mata pelajaran memiliki peran penting dalam mengenali perkembangan kemampuan dan potensi siswa karena berinteraksi langsung dengan mereka dalam kegiatan pembelajaran.

“Pendampingan siswa bukan hanya tanggung jawab guru BK atau wali kelas, tetapi seluruh guru di sekolah. Karena itu, kompetensi BK perlu dimiliki semua guru agar mampu mendampingi perkembangan siswa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas akses pendidikan tinggi, termasuk kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri.

Perluasan Akses Informasi Pendidikan

Informasi mengenai pilihan program studi, persyaratan masuk perguruan tinggi, dan peluang beasiswa menjadi bagian penting dalam perencanaan pendidikan siswa.

Melalui EHEF, guru dan siswa dapat memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan pendidikan tinggi di Eropa. Akses tersebut diharapkan membantu siswa mempertimbangkan jalur pendidikan yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan rencana karier mereka.

Wakil Konselor Bidang Kerja Sama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Vincent Degoul, mengatakan sekitar 700 mahasiswa Indonesia setiap tahun memilih Prancis sebagai tujuan studi. Jumlah alumni Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di negara tersebut kini mencapai lebih dari 8.000 orang.

Menurut Vincent, pendampingan calon mahasiswa diperlukan agar mereka dapat menentukan program studi yang sesuai dengan rencana pendidikan.

Ia menjelaskan, terdapat lima kantor Campus France di Indonesia yang memberikan pendampingan kepada calon mahasiswa. Kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga mencakup program pendanaan bersama, termasuk sekitar 250 program magister yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Sementara itu, Ketua Tim European Union Indonesia Cooperation Facility (EUICF), Heinrich Terhorst, mengatakan EHEF Indonesia 2026 akan menghadirkan 90 institusi pendidikan tinggi Eropa.

Pameran yang memasuki penyelenggaraan ke-18 tersebut dirancang untuk memberikan informasi mengenai pilihan program pendidikan dan proses pendaftaran. Calon mahasiswa juga dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan perguruan tinggi yang berpartisipasi.

EHEF 2026 Berlangsung di Yogyakarta dan Jakarta

Rangkaian EHEF Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 4 November 2026, serta di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, pada 7–8 November 2026.

Pameran ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Informasi mengenai kegiatan dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi EHEF Indonesia.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini