x Viralterkini

Penampilan Perdana di Asian Games 2026, Kanurian Al Ghozi Jadi Penembak Tim Indonesia Pertama yang Tembus Final 10m Air Rifle

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 18:48 12 Eko Djatmiko

Viralterkini,id, Aichi, – Penampilan perdana Kanurian Al Ghozi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 langsung menorehkan sejarah bagi Tim Indonesia. Tampil pada nomor Men’s 10m Air Rifle, penembak berusia 20 tahun itu menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil menembus babak final nomor tersebut di ajang Asian Games.

Ghozi memastikan tiket final setelah menempati peringkat keenam pada babak kualifikasi yang berlangsung di Aichi Prefectural General Shooting Gallery. Dari 46 atlet yang bertanding, Ghozi membukukan skor 630,2 poin sekaligus mencatatkan skor terbaik sepanjang kariernya di pertandingan resmi.

“Pertandingan kali ini di luar ekspektasi saya, yang mana skor saya bisa perform di Asian Games. Sebelumnya saya belum pernah sampai 630. Lebih senangnya lagi dapat pengalaman final di Asian Games pertama,” ujar Ghozi.

Pencapaian Ghozi semakin berarti karena keberhasilan tersebut diraihnya pada penampilan perdananya di Asian Games. Ia juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil melaju ke final dari tiga atlet yang turun pada nomor Men’s 10m Air Rifle.

Dua wakil Indonesia lainnya, Anang Febrian dan Fathur Gustafian, masing-masing menempati peringkat ke-14 dengan skor 627,4 dan posisi ke-23 dengan torehan 624,9.

Di babak final, Ghozi menghadapi tujuh penembak terbaik lainnya dari Asia. Berhadapan dengan sejumlah atlet yang memiliki pengalaman di Olimpiade dan World Cup, Ghozi akhirnya menyelesaikan pertandingan di peringkat kedelapan dengan perolehan 123,2 poin.

Meski belum berhasil meraih medali, keberhasilan menembus final menjadi pencapaian penting bagi Ghozi sekaligus catatan bersejarah bagi tim menembak Indonesia.

“Pelatih ngomong ini sudah bagus, karena ini di Asian Games baru saat ini final pertama dari Indonesia pada nomor 10m Air Rifle. Tidak masalah kamu belum dapat medali,” ucap Ghozi menirukan pesan pelatihnya.

Medali emas nomor Men’s 10m Air Rifle diraih Lihao Sheng, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 asal China yang mencatatkan 254,2 poin. Himanshu Dhillon dari India meraih medali perak dengan 252,4 poin, sementara compatriot Dhillon, Rudrankksh Patil meraih medali perunggu dengan 230,9 poin.

“Ini multievent terbesar yang pernah saya ikuti. Senang sih bisa masuk final, melawan juara Olimpiade dan juara World Cup. Bisa ketemu, bisa ngobrol, mereka saling support satu sama lain,” ujar penembak asal Yogyakarta tersebut.

Atlet asal Yogyakarta tersebut mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Selain pengalaman bertanding di level multievent, Ghozi juga merasakan langsung atmosfer kompetisi yang mempertemukannya dengan para atlet papan atas dunia.

Menurutnya, atmosfer Asian Games memberikan tekanan sekaligus euforia yang berbeda dibandingkan kompetisi yang pernah diikutinya sebelumnya.

“Suasana Asian Games beda dengan kompetisi lain. Euforianya bagus di Asian Games, kita itu deg-degannya lebih terasa, karena menembak itu melawan peserta Olimpiade dan World Cup. Dan saya pertama kali main di Asian Games langsung masuk final,” tutupnya.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini