x Viralterkini

ATTO 1 Tembus 5.560 Unit, Jadi Mobil Terlaris Nasional pada Agustus 2026

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 22:10 16 Denny Pohan

Viralterkini.id, JAKARTA — Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar soal pertumbuhan pasar, kendaraan listrik mulai menembus persaingan penjualan secara langsung dengan seluruh model kendaraan di pasar nasional.

Indikasinya terlihat dari performa BYD ATTO 1 yang mencatat wholesales 5.560 unit pada Agustus 2026. Angka tersebut menjadikannya sebagai model dengan penjualan tertinggi di pasar otomotif Indonesia sepanjang bulan tersebut, sekaligus naik 31 persen dibandingkan Juli. ATTO 1 juga menguasai 44 persen pangsa pasar di segmen Low & LCGC Hatchback.

Pencapaian tersebut terjadi ketika pasar kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) terus berkembang. Hingga Agustus 2026, penjualan NEV nasional telah menembus lebih dari 110 ribu unit. Khusus Agustus, penjualan NEV tumbuh 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Pertumbuhan paling besar datang dari kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV). Sepanjang semester pertama 2026, penjualan BEV nasional telah melampaui 84 ribu unit, lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di tengah ekspansi tersebut, BYD mencatat wholesales lebih dari 40.600 unit hingga Agustus dengan pangsa pasar sekitar 37 persen.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan pencapaian ATTO 1 menunjukkan kendaraan listrik mulai masuk ke persaingan pasar yang lebih luas.

“Ketika sebuah kendaraan energi baru telah menjadi model dengan penjualan tertinggi secara nasional, hal tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi mulai menjadi bagian dari arus utama mobilitas masyarakat Indonesia,” ujar Luther.

ATTO 1 Menjadi Titik Penting Persaingan Mobil Listrik

Penjualan 5.560 unit dalam satu bulan membuat ATTO 1 bukan hanya memimpin segmennya, tetapi juga menempatkan mobil listrik tersebut di posisi teratas berdasarkan penjualan seluruh model kendaraan pada Agustus.

Kinerja tersebut memperlihatkan perubahan lanskap pasar otomotif. Kendaraan listrik kini tidak hanya berhadapan dengan model listrik lain, tetapi juga mulai berkompetisi langsung dengan kendaraan bermesin konvensional dan hybrid dalam perebutan volume penjualan.

BYD menyebut ATTO 1 mencatat pertumbuhan penjualan 31 persen secara bulanan. Di segmennya, model tersebut menguasai 44 persen pasar.

Bagi BYD, capaian itu menjadi salah satu indikator bahwa pasar kendaraan listrik mulai bergerak dari tahap pengenalan menuju pasar yang lebih massal.

M6 DM Pimpin Pertumbuhan PHEV

Perubahan serupa terjadi pada segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Penjualan PHEV nasional mencapai sekitar 7.000 unit pada semester pertama 2026, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan sekitar 2.000 unit pada periode yang sama 2025.

BYD M6 DM menjadi salah satu model yang mendorong pertumbuhan tersebut.

Diluncurkan pada Mei 2026, M6 DM mencatat penjualan kumulatif lebih dari 4.400 unit hingga Agustus. Model tersebut juga menjadi penjualan tertinggi di segmen DM selama tiga bulan berturut-turut, dengan pangsa pasar 69 persen pada periode tersebut.

Pada semester pertama 2026, M6 DM mencatat pangsa pasar 47 persen di segmen PHEV. Penjualannya kemudian kembali meningkat 34 persen pada Agustus dibandingkan bulan sebelumnya.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa persaingan kendaraan elektrifikasi Indonesia tidak hanya terjadi di segmen BEV. Teknologi PHEV mulai mendapatkan ruang ketika konsumen mencari kombinasi penggunaan tenaga listrik untuk aktivitas harian dan mesin hybrid untuk perjalanan lebih jauh.

Produksi Lokal Jadi Faktor Berikutnya

Performa penjualan ATTO 1 dan M6 DM juga berlangsung bersamaan dengan peningkatan produksi lokal BYD.

ATTO 1, M6 EV, dan M6 DM kini diproduksi di fasilitas BYD di Subang, Jawa Barat.

Langkah tersebut membuat persaingan BYD di pasar Indonesia tidak hanya bertumpu pada penjualan kendaraan impor, tetapi mulai terhubung dengan pengembangan kapasitas manufaktur domestik.

Dengan ATTO 1 yang menempati posisi teratas penjualan nasional pada Agustus dan M6 DM yang memimpin segmen PHEV, BYD mencatat dua perkembangan sekaligus di pasar elektrifikasi Indonesia.

Data tersebut juga memperlihatkan perubahan struktur pasar: BEV mulai masuk ke persaingan volume utama, sementara PHEV mulai membentuk ceruk pasar yang semakin besar.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini