x Viralterkini

Apresiasi Fest Cogoipa, Bupati Halteng Sebut Pemuda Garda Depan Pelestari Budaya Leluhur

waktu baca 3 menit
Kamis, 27 Agu 2026 13:35 51 Red

Viralterkini.id, WEDA — Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada gagasan para pemuda yang sukses menyelenggarakan Fest Cogoipa di Kota Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Acara kebudayaan tersebut resmi ditutup pada Rabu (26/8/2026) malam di Taman Kota Desa Fidi Jaya.

Menurut Ikram, peran generasi muda sangat krusial dalam menjaga eksistensi nilai-nilai luhur daerah. Pemuda dinilai menjadi garda depan dalam merawat kebudayaan Cogoipa yang diwariskan oleh para leluhur hingga hari ini.

Hadir didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP., serta jajaran pimpinan Pemda Halmahera Tengah, kedatangan rombongan bupati disambut peragaan Tarian Cogoipa. Para penari mengenakan topeng khas—Cogoipa Yai, Loeng, dan Gome—yang diiringi lantunan musik tradisional serta suguhan Tarian Bonmayo.

Bupati Halteng, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menyampaikan arahan pada acara penutupan Fest Cogoipa 2026 di Desa Fidi Jaya, Weda, Rabu (26/8/2026). (Foto: Dok. Pemda Halteng/Kokon)

Bupati Ikram menegaskan, perayaan Cogoipa merupakan tradisi warisan yang melekat kuat pada tiga negeri bersaudara dalam filosofi Tiga Negeri Fagogoru, yakni Weda, Patani, dan Maba.

“Kegiatan ini sangat baik, di mana para pemuda bersatu melestarikan budaya Cogoipa. Pelaksanaannya harus tetap berlangsung aman dan tertib,” ujar Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

Komitmen Pelestarian Budaya dan Legalitas Perbup

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Fest Cogoipa, Saifullah M. Yamin, mengungkapkan bahwa gelaran ini merupakan wujud nyata kepedulian pemuda untuk merawat tradisi leluhur agar tidak hilang ditelan zaman.

Ketua Panitia Fest Cogoipa, Saifullah M. Yamin, menyampaikan laporan serta harapannya terkait pelestarian budaya lokal. (Foto: Dok. Pemda Halteng/Kokon)

Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian penuh serta perlindungan hukum terhadap agenda tahunan tersebut.

Menanggapi hal itu, Pemkab Halmahera Tengah berkomitmen merumuskan payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup). Kebijakan ini disiapkan untuk menjamin keberlanjutan serta perlindungan terhadap tradisi akulturasi budaya Cogoipa yang identik dengan penggunaan topeng dan rotan.

“Kami panitia bersama barisan pemuda sangat bersyukur atas dukungan Pemkab Halteng dan respon positif masyarakat. Ke depan, perayaan ini siap hadir dengan skala yang lebih inovatif, menggabungkan pelestarian adat dengan aksi bantuan sosial untuk warga yang membutuhkan, tanpa sedikit pun mengikis nilai autentik Cogoipa,” ujar Saifullah M. Yamin.

Bupati Halteng Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP., jajaran Pemda Halteng, dan para peserta Fest Cogoipa 2026 usai acara penutupan di Weda, Rabu (26/8/2026). (Foto: Dok. Pemda Halteng/Kokon)

Di akhir acara, Bupati Ikram juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Saifullah beserta jajaran panitia pelaksana, seluruh peserta, serta tokoh adat dan tokoh agama yang telah memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Fest Cogoipa “PNU WERE” tahun ini dimeriahkan oleh berbagai ajang kompetisi, antara lain Lomba Outfit Cogoipa (kategori Loeng, Gome, Yai, dan Anak-anak), Lomba Baca Puisi, Lomba Tarian Bonmayu, hingga Lomba Videografi Cogoipa. (Dano)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini