Viralterkini.id, SURABAYA, — GAC Indonesia membawa pencapaian 30 juta pemilik kendaraan secara global ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026. Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan GAC dalam memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Melalui program 30 Million Owners Appreciation dengan tema “Driven by You, Moving 30 Million Journeys Forward”, GAC menjadikan pencapaian global tersebut sebagai momentum untuk melihat kembali perkembangan bisnis dan basis penggunanya.
Bagi GAC Indonesia, angka 30 juta tidak semata-mata menunjukkan jumlah kendaraan yang telah dimiliki konsumen. Pencapaian tersebut juga menggambarkan perjalanan perusahaan dalam membangun kepercayaan pengguna sekaligus mengembangkan teknologi dan produk kendaraan sesuai perubahan kebutuhan mobilitas.
“Pencapaian 30 juta pemilik kendaraan GAC di seluruh dunia merupakan refleksi dari kepercayaan konsumen yang terus tumbuh terhadap GAC. Bagi kami, pencapaian ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang perjalanan yang kami bangun bersama konsumen,” ujar Andreas, Head of Sales GAC Indonesia.

Di Indonesia, GAC telah memasuki tahun ketiga sejak memulai kiprahnya di pasar nasional. Dalam periode tersebut, perusahaan memperluas jaringan penjualan dan purnajual sekaligus memperkenalkan sejumlah kendaraan berbasis elektrifikasi.
Jawa Timur menjadi salah satu wilayah yang memiliki arti penting dalam perkembangan pasar tersebut. Surabaya sebagai pusat ekonomi dan mobilitas regional memiliki karakter konsumen yang beragam, dengan kebutuhan kendaraan mulai dari penggunaan perkotaan hingga mobilitas keluarga.
GAC Indonesia saat ini menyebut memiliki lima dealer resmi yang melayani konsumen di Surabaya dan wilayah Jawa Timur. Jaringan tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam pengembangan pasar karena adopsi kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan produk, tetapi juga kesiapan layanan setelah kendaraan digunakan.
Dalam pameran GIIAS Surabaya 2026, GAC menampilkan jajaran kendaraan listrik dari AION dan HYPTEC. Produk yang dibawa mencakup AION UT, AION V, dan HYPTEC HT yang berada pada karakter serta segmen berbeda.
AION UT menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan dengan dimensi yang lebih kompak. Sementara AION V hadir dalam format SUV yang menawarkan ruang dan fleksibilitas lebih besar untuk penggunaan sehari-hari. Adapun HYPTEC HT berada pada kelas kendaraan yang lebih premium dengan pendekatan berbeda pada desain, teknologi, dan kenyamanan.

Keberagaman produk tersebut menunjukkan upaya GAC membangun portofolio kendaraan listrik untuk kebutuhan konsumen yang semakin luas. Perkembangan pasar elektrifikasi membuat konsumen tidak hanya mempertimbangkan jenis tenaga penggerak, tetapi juga aspek kenyamanan, teknologi, performa, keselamatan, serta dukungan layanan.
Pengalaman berkendara menjadi salah satu faktor yang turut menentukan penerimaan kendaraan listrik. Karena itu, GAC membuka kesempatan bagi pengunjung pameran untuk melakukan test drive dan merasakan langsung karakter kendaraan yang ditawarkan.
Program tersebut memungkinkan calon pengguna menilai sejumlah aspek kendaraan secara langsung, termasuk respons akselerasi, kenyamanan berkendara, karakter pengendalian, serta penggunaan berbagai teknologi yang tersedia di dalam kendaraan.
GAC juga menghadirkan program GAC Gacha dalam rangkaian kegiatan perayaan 30 juta pemilik kendaraan. Namun, inti kehadiran GAC di GIIAS Surabaya tetap berada pada pengenalan produk dan perkembangan kendaraan elektrifikasi di tengah pertumbuhan pasar otomotif Jawa Timur.
Persaingan kendaraan listrik di Indonesia sendiri semakin berkembang dengan hadirnya berbagai merek dan model baru. Kondisi tersebut membuat produsen tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan jumlah produk, tetapi juga harus menjaga kualitas kendaraan, layanan purnajual, serta kepercayaan konsumen dalam jangka panjang.
Dalam konteks itu, pencapaian 30 juta pemilik kendaraan secara global menjadi modal reputasi bagi GAC untuk melanjutkan ekspansinya di Indonesia. Tantangan berikutnya adalah mengubah skala global tersebut menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan di pasar nasional.
Kehadiran GAC di Surabaya sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan kendaraan listrik mulai bergerak lebih luas di luar Jakarta dan kawasan sekitarnya. Jawa Timur dengan Surabaya sebagai pusat ekonominya menjadi salah satu wilayah yang berpotensi berperan dalam pertumbuhan ekosistem kendaraan elektrifikasi.
GIIAS Surabaya 2026 berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Bagi GAC Indonesia, pameran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan perkembangan portofolio kendaraan listrik sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen di Jawa Timur.
Perayaan 30 juta pemilik kendaraan global pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai pencapaian masa lalu. Bagi GAC Indonesia, momentum tersebut menjadi bagian dari fase berikutnya untuk memperluas penggunaan kendaraan elektrifikasi, membangun jaringan layanan, dan mempertahankan kepercayaan konsumen di pasar Indonesia.(DP)