x Viralterkini

Hadiri Selamatan Kades Gemia, Bupati Halteng: Kades Adalah Rohnya Bupati

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 22:19 191 Red

Viralterkini.id, HALTENG — Komitmen penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pemerintahan hingga tingkat desa terus digenjot di Kabupaten Halmahera Tengah. Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menegaskan pentingnya penyelarasan visi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Ikram dalam acara doa selamatan pelantikan Kepala Desa Gemia, Wahyudin Majid, S.Pd., M.P., yang digelar di depan kediaman kepala desa setempat, Kecamatan Patani Utara, Selasa (11/8/2026).

Kedatangan Bupati dan rombongan disambut hangat dan penuh suasana kekeluargaan oleh masyarakat Desa Gemia, Desa Persiapan Woyobibil dan Desa Maliforo yang turut memadati lokasi acara.

Bupati Halteng Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., memberi arahan pada doa selamatan Kades Gemia di Patani Utara, Selasa (11/8/2026). Foto: Supriansyah Nurdin

Turut hadir mendampingi Bupati dalam agenda tersebut, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, S.H., M.H., Kepala Dinas PMD Mustami Jamal, Kepala Dinas Pendidikan Muksin Ibrahim, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Bambang W. Harianto, serta Camat Patani Utara.

Dalam arahannya, Ikram menyoroti peran strategis kepala desa sebagai ujung tombak eksekusi kebijakan di lapangan. Menurutnya, responsivitas dan inovasi di tingkat desa menentukan efektivitas program yang dirancang di tingkat kabupaten.

“Kepala Desa adalah rohnya Bupati. Bila kepala desa sakit, maka Bupati juga sakit. Jika kepala desa tidak responsif, tentu berimbas pada program yang dicanangkan oleh Bupati. Sebaliknya, bila kepala desa mampu melakukan terobosan, inovasi, serta responsif, maka nama Bupati juga baik,” ujar Ikram.

Ikram secara khusus memberikan apresiasi atas peningkatan kualifikasi akademik jajaran kepala desa di Halmahera Tengah. Saat ini, dua kepala desa di wilayah tersebut telah bergelar Magister (S2), yakni Kepala Desa Gemia dan Kepala Desa Air Salobar di Kecamatan Weda Selatan.

Bupati Halteng Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. menyapa dan bersalaman dengan warga pada doa selamatan Kades Gemia, Selasa (11/8/2026). Foto: Supriansyah Nurdin

Apresiasi tersebut sejalan dengan alokasi anggaran daerah yang kini diprioritaskan pada sektor pelayanan dasar ketimbang fokus pada pembangunan fisik semata. Melalui program unggulan pendidikan dan kesehatan gratis, pemerintah daerah berupaya menyederhanakan akses birokrasi bagi masyarakat.

Untuk program pendidikan gratis, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah membebaskan biaya pendidikan bagi seluruh warga. Layanan ini dapat diakses secara langsung tanpa prosedur birokrasi yang rumit, cukup dengan menunjukkan dokumen kependudukan yang mencantumkan NIK Halmahera Tengah dengan kode wilayah 82020, dilengkapi dengan surat keterangan aktif kuliah serta syarat pendukung administrasi lainnya.

Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah daerah menjamin seluruh biaya pengobatan gratis bagi warga yang belum terdaftar atau belum ter-cover oleh layanan BPJS Kesehatan. Masyarakat cukup memvalidasi identitas diri menggunakan NIK Halteng bernomor awal 82020 di fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan pelayanan medis.

Sekda Halteng Bahri Sudirman, S.H., M.H. bersalaman dan berpelukan hangat dengan warga pada doa selamatan Kades Gemia, Selasa (11/8/2026). Foto: Supriansyah Nurdin

Di samping pemaparan program dasar, Ikram menekankan pentingnya kepemimpinan yang merangkul pasca-kontestasi politik di desa. Ia meminta Kepala Desa Gemia untuk meninggalkan segala bentuk dinamika politik masa lalu dan memfokuskan energi pada pelayanan masyarakat.

“Pemimpin harus menggunakan hati dalam menyelesaikan semua masalah sosial,” tegas Ikram, sembari merujuk pada keberhasilan penyelesaian konflik sosial di Patani Barat yang dapat dituntaskan secara damai dalam hitungan hari.

Selain jaminan pendidikan dan kesehatan gratis, Pemda Halteng juga merealisasikan berbagai program bantuan insentif sosial secara intensif untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Insentif ini disalurkan secara berkala kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari insentif ibu hamil dan menyusui, lansia, janda, anak yatim, penyandang disabilitas, hingga imam dan marbot masjid.

Ia memastikan seluruh proses administrasi dan penetapan kebijakan di Halmahera Tengah berjalan secara objektif tanpa memandang latar belakang afiliasi politik praktis. Seluruh proses seleksi dan screening pada Pilkades lalu diloloskan selama memenuhi syarat berkas.

Warga dan tamu undangan menghadiri doa selamatan Kades Gemia, Selasa (11/8/2026). Foto: Supriansyah Nurdin

Prinsip akuntabilitas serupa juga diterapkan pada penyaluran program Rumah Layak Huni (RLH), di mana penetapan penerima bantuan dilakukan secara independen oleh tim verifikasi berdasarkan kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Rangkaian kegiatan Doa Selamatan tersebut ditutup dengan momen kebersamaan warga. Usai seluruh rangkaian acara ramah tamah selesai, Doa Selamatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan gelaran zikir bersama yang berlangsung khusyuk hingga malam suntuk. (Dano)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini