Sean Gelael untuk meraih kemenangan bersama Darren Leung dan Augusto Farfus, Team WRT #32 menjuarai kelas LMGT3 pada balapan FIA World Endurance Championship (WEC) 6 Hours of Fuji di Jepang, Minggu (27/9/2026). Foto : Jagonya Ayam Viralterkini.id, Fuji — Start dari posisi ke-14 bukan penghalang bagi Sean Gelael untuk meraih kemenangan. Bersama Darren Leung dan Augusto Farfus, pebalap Indonesia itu membawa Team WRT #32 menjuarai kelas LMGT3 pada balapan FIA World Endurance Championship (WEC) 6 Hours of Fuji di Jepang, Minggu (27/9/2026).
Kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan penuh drama: menghindari tabrakan selepas start, berulang kali kehilangan keuntungan akibat Safety Car, hingga merebut posisi terdepan saat balapan hanya menyisakan sekitar tujuh menit.
Tantangan WRT #32 bahkan sudah muncul sebelum lomba dimulai. Gangguan cuaca membuat sesi Qualifying dan Hyperpole seluruh kelas dibatalkan. Penentuan grid berdasarkan catatan waktu terbaik sesi latihan bebas menempatkan mereka di urutan ke-14.
Namun, posisi start yang kurang menguntungkan itu justru menjadi awal kebangkitan trio Leung, Sean, dan Farfus.

Leung, yang dipercaya membuka balapan, berhasil menghindari tabrakan beruntun tak lama setelah start. Pebalap Inggris tersebut kemudian melesat hingga posisi kedelapan.

Laju Leung tidak berhenti di sana. Ia terus memperbaiki posisi hingga menembus tiga besar. Kenaikan tersebut juga diraih melalui aksi menyalip langsung di lintasan, bukan semata memanfaatkan pergantian posisi saat rival melakukan pit stop.
Sean melanjutkan momentum tersebut ketika mengambil alih kemudi. Melalui pertarungan di trek, ia bahkan sempat membawa WRT #32 memimpin balapan di kelasnya.
Meski demikian, jalan menuju kemenangan belum terbuka sepenuhnya.
Saat Farfus menjalankan tugasnya, kemunculan Safety Car berulang kali mengganggu keuntungan yang telah dibangun tim. Netralisasi panjang akibat insiden yang melibatkan Aston Martin #27 milik Mattia Drudi dan McLaren #58 Garage 59 milik Finn Gehrsitz membuat persaingan kembali berubah.
WRT #32 yang sebelumnya berada dalam persaingan podium harus kembali berjuang dari posisi keenam.
“Ya, setiap kali ada SC kami tidak diuntungkan,” kata Farfus.
Di tengah tekanan tersebut, pengalaman Farfus menjadi penentu. Pebalap Brasil itu memanfaatkan kondisi ban yang lebih baik untuk merangsek dari posisi keenam ke urutan ketiga.
Dua rival berikutnya, Charlie Eastwood dengan Corvette #34 dan Mattia Drudi dengan Aston Martin #27, kemudian berhasil dilewati. Farfus mengambil alih pimpinan kelas LMGT3 sekitar tujuh menit sebelum balapan berakhir.
Ia mempertahankan posisi tersebut hingga bendera finis dikibarkan, memastikan kemenangan dramatis bagi WRT #32.
“Balapan penuh emosi, karena posisi kami turun-naik. Namun pada akhirnya Augusto mampu menyelesaikan balapan dengan sangat baik di tengah tekanan tinggi akibat situasi lomba,” ujar Leung.
Bagi Sean, hasil di Fuji menjadi buah kerja keras tim melewati musim yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

“Saya sangat senang. Kami bekerja keras untuk sepanjang tahun ini, di mana balapan tidak selalu menguntungkan. Tapi khusus di Fuji ini kami semua bekerja dengan baik. Saya senang dengan usaha kami bertiga dan juga senang untuk tim,” kata Sean, Brand Ambassador Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron.
Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi kombinasi Sean, Leung, dan Farfus setelah sebelumnya menang bersama WRT di Imola, Italia, pada 2024.
Secara pribadi, Sean membukukan kemenangan keenamnya di FIA WEC, sekaligus kemenangan ketiga di kelas LMGT3 dan kedua di Fuji.
Keikutsertaan Sean di FIA WEC didukung KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah. (ma)
5 Poin Penting
- Bangkit dari P14 menjadi juara. Sean Gelael, Darren Leung, dan Augusto Farfus membawa WRT #32 memenangi kelas LMGT3 di 6 Hours of Fuji.
- Leung membuka jalan kebangkitan. Ia menghindari tabrakan selepas start dan membawa tim merangsek hingga tiga besar.
- Sean sempat memimpin balapan. Ia merebut posisi terdepan di kelasnya melalui aksi menyalip langsung di lintasan.
- Tujuh menit terakhir menjadi penentu. Setelah tim turun ke P6, Farfus bangkit dan merebut pimpinan sekitar tujuh menit menjelang finis.
- Kemenangan keenam Sean di FIA WEC. Hasil ini juga menjadi kemenangan ketiganya di LMGT3, kedua di Fuji, serta kedua bersama Leung dan Farfus.