x Viralterkini

Menko Polkam Lantik DPN IARMI 2025–2030: Pertegas Semangat Bela Negara dan Perkuat Literasi Digital Para Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia

waktu baca 3 menit
Minggu, 27 Sep 2026 10:57 14 M Ary K

Viralterkini.id, JAKARTA – Pagi yang cerah di lapangan upacara kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta, Sabtu (26/9) menjadi saksi dimulainya babak baru bagi kepengurusan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Djamari Chaniago, secara langsung melantik jajaran pengurus baru dalam sebuah upacara yang khidmat dan kental dengan nuansa kedisiplinan.

Tampuk kepemimpinan IARMI kini dipegang oleh Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar, S.E., M.B.A. yang menjabat sebagai Ketua Umum. Beliau didampingi oleh Ir. H. A. Riza Patria, M.B.A. (yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI) di posisi Sekretaris Jenderal, serta Drs. Arifin, M.A.P. sebagai Bendahara Umum.

Arahan Strategis: Dari Konsolidasi Hingga Perang Melawan Hoaks

Usai upacara pelantikan, rangkaian acara bertajuk “Pelantikan Pengurus DPN IARMI Periode 2025–2030 serta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IARMI Tahun 2026” ini bergeser ke auditorium kampus IPDN Jakarta.

Dalam pidato perdananya setelah dilantik, Ketua Umum DPN IARMI Prof. Dr. H. Bahrullah Akbar, S.E., M.B.A. menegaskan kembali marwah organisasi. Menurutnya, IARMI bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah strategis bagi para purna tugas atau alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa.

“IARMI memiliki peran krusial dalam memperkuat konsolidasi alumni, mempererat silaturahmi, sekaligus memastikan nilai-nilai bela negara tetap hidup di tengah masyarakat,” tegas Bahrullah Akbar. Lebih lanjut, ia menyoroti posisi esensial organisasi ini ke depan. “Peran strategis IARMI adalah sebagai kelompok intelektual, kekuatan cadangan nasional, serta mitra strategis pemerintah daerah maupun pusat dalam menjaga wawasan kebangsaan dan persatuan bangsa.”

Sementara itu, Menko Polkam Djamari Chaniago dalam sambutannya memberikan catatan khusus terkait tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa ancaman pertahanan hari ini tidak hanya bersifat fisik, melainkan berseliweran di dunia maya.

Oleh karena itu, Djamari menginstruksikan para alumni IARMI untuk melek terhadap teknologi digital. “Kemunculan teknologi digital adalah sebuah pengembangan, namun di sisi lain juga bisa menjadi ancaman. Diharapkan para alumni IARMI bisa menjadi filter atas hal-hal yang hoaks atau tidak benar yang diposting dalam sosial media dan ranah digital,” pesan Menko Polkam dengan tegas.

Rakernas dan Seminar Nasional: Mengawinkan Bela Negara dengan Pembangunan

Sebagai jurnalis yang mengikuti kiprah IARMI, saya mencatat bahwa Rakernas tahun ini menyuguhkan pendekatan yang komprehensif. IARMI tidak hanya berbicara soal doktrin pertahanan, tetapi merambah pada aksi nyata pemberdayaan masyarakat.

Hal ini tergambar jelas pada sesi Seminar Nasional yang digelar bersamaan dengan Rakernas. Mengangkat tema seputar bela negara, pengabdian generasi muda, pembangunan desa, serta kolaborasi dunia usaha, seminar ini menghadirkan tokoh-tokoh kunci di pemerintahan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., hadir memberikan pencerahan lewat paparannya yang bertajuk “Kampus, Sains, Teknologi dan Generasi Muda sebagai Penggerak Bela Negara”. Ia menitikberatkan pada pentingnya inovasi di lingkungan akademik sebagai wujud bela negara modern.

Selanjutnya, panggung diisi oleh sosok yang berdiri di dua kaki pengabdian—sebagai Sekjen IARMI dan Wamendes PDT RI—yakni Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A. Beliau membawakan materi “Membangun Indonesia dari Desa: Bela Negara Melalui Pemberdayaan dan Kemandirian Masyarakat Desa”, yang memberikan gambaran konkret bagaimana energi besar alumni Menwa dapat disalurkan untuk mengentaskan ketertinggalan di daerah pelesok Nusantara.

Pelantikan dan Rakernas hari ini memberikan sinyal kuat: DPN IARMI 2025–2030 di bawah komando Bahrullah Akbar siap menjawab tantangan zaman. Dengan perpaduan ketajaman intelektual, penguasaan teknologi, dan dorongan pembangunan akar rumput, IARMI bersiap menjadi katalisator persatuan dan ketahanan nasional yang sesungguhnya. Widya Castrena Dharma Siddha! (ma)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini