Persija latihan jelang lawan Persib. Foto : Viralterkini.id/MAK Viralterkini.id, Jakarta – Enam hari rehat boleh mengendurkan otot, tetapi bukan ambisi. Persija Jakarta kembali berlatih di Persija Training Ground, Bojongsari, Sabtu (26/9/2026) sore, dengan tantangan menjaga laju kemenangan sekaligus membenahi kekurangan.
Di bawah arahan Shin Tae-yong, Macan Kemayoran mulai mematangkan persiapan menghadapi pekan keempat dan pertandingan berikutnya. Tiga kemenangan beruntun menjadi bekal kepercayaan diri, tetapi gelandang kreatif Stephan Loncar mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang.
Antusias kembali bertemu rekan-rekan setimnya, Loncar berharap semangat memburu kemenangan tetap menyala. Baginya, hasil positif harus menjadi dorongan untuk berkembang, bukan membuat pemain merasa sudah cukup kuat.
Pesan itu terasa penting ketika Persija mulai diperhitungkan sebagai salah satu tim unggulan. Ada ekspektasi besar yang harus dijawab, sementara lawan terus mencari celah untuk menghentikan langkah Macan Kemayoran.

“Menurut saya, aspek utama yang perlu kami tingkatkan adalah kedisiplinan di lapangan. Saya tahu bahwa pihak liga dan para pendukung menganggap kami sebagai salah satu tim unggulan, dan memang benar demikian,” ucap Stephan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Loncar tidak menghindari tuntutan tinggi terhadap timnya. Namun, status unggulan juga harus diimbangi kerja keras dan kedisiplinan dalam setiap pertandingan.
Tiga kemenangan sebelumnya tidak menjamin laga berikutnya akan lebih mudah. Menurut Loncar, Persija masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperbaiki agar kelemahan tim tidak dimanfaatkan rival.
“Kami harus terus berbenah karena tim-tim lawan juga memberikan perlawanan yang sengit,” ucapnya.
Sesi latihan kali ini berlangsung tanpa komposisi lengkap. Lima pemain Persija masih memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, yakni Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Rayhan Hannan.
Meski sejumlah pemain belum bergabung, persiapan tetap berjalan. Para pemain yang berada di Bojongsari kembali membangun ritme latihan untuk menghadapi rangkaian pertandingan selanjutnya.
Bagi Persija, kembalinya aktivitas di lapangan latihan menjadi awal untuk menjaga momentum. Pesan Loncar pun jelas: kemenangan boleh menambah kepercayaan diri, tetapi ambisi harus tetap disertai kemauan mengoreksi diri. (ma)