x Viralterkini

Zico Kembali Berseragam Merah Putih, Buka Babak Baru lewat Minifootball di AMNC 2026

waktu baca 4 menit
Rabu, 16 Sep 2026 10:11 34 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta — Sutan Diego Armando Zico kembali mengenakan seragam Merah Putih di panggung internasional. Kali ini, pemain yang pernah menjadi andalan Timnas Indonesia kelompok usia itu menempuh jalur berbeda: memperkuat Timnas Minifootball Indonesia pada Asian Minifootball Championship (AMNC) 2026 di Jakarta.

Dari sepak bola 11 lawan 11 menuju permainan enam lawan enam, Zico menemukan tantangan sekaligus kesempatan baru. Pengalamannya di sepak bola profesional menjadi bekal, tetapi karakter permainan minifootball tetap menuntutnya untuk kembali belajar.

“Ini pertama kali karena ini level internasional. Biasanya kalau main mini soccer atau fun football bisa dibilang sering, tapi kalau ikut kompetisi seperti ini baru pertama kali,” kata Zico saat ditemui di Stadion ASIOP, Selasa (15/9).

Kesempatan tersebut juga memiliki arti lebih besar. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, AMNC 2026 merupakan turnamen kualifikasi resmi Asia menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko. Penampilan Zico bersama Indonesia menjadi bagian dari persaingan memperebutkan jalan menuju panggung dunia.

Sutan Diego Armando Zico

Baru Sepekan Bergabung, Kebiasaan Futsal Membantu

Zico mengungkapkan bahwa dirinya baru bergabung dengan tim sekitar satu pekan sebelum turnamen dimulai. Waktu persiapannya relatif singkat untuk mengenali pola permainan dan membangun pemahaman bersama rekan setim.

Namun, kebiasaannya bermain futsal membantu proses penyesuaian tersebut. Menurut Zico, minifootball memiliki karakter yang memadukan unsur sepak bola dan futsal.

“Kayaknya semi-semi ya. Semi-semi futsal, semi-semi sepak bola. Cuma kemarin saya juga baru gabung. Baru seminggu latihan sebelum turnamen ini mulai,” ujarnya.

“Ya alhamdulillah, mungkin karena di rumah saya juga sering main futsal, jadi pelatih melihat saya cukup cepat beradaptasi. Saya juga merasa bisa mengikuti permainan ini.”

Meski memiliki fondasi teknik dari sepak bola, Zico menyadari bahwa pengalaman saja tidak cukup. Ia harus menyesuaikan cara bergerak, membaca ruang, dan mengikuti rotasi permainan.

Dari Ketajaman di Timnas U-16 ke Tantangan Baru

Nama Zico sebelumnya dikenal lewat penampilannya bersama Timnas Indonesia kelompok usia. Pada Kualifikasi Piala Asia U-16 2018, ia mencetak 10 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak dalam kualifikasi tersebut.

Kariernya kemudian berlanjut ke sepak bola profesional. Pada 2021, Persija Jakarta melepas Zico ke PSG Pati untuk memberikan kesempatan bermain dan pengalaman yang lebih besar.

Kini, perjalanan itu membawanya kembali membela Indonesia melalui format pertandingan yang berbeda. Mengenakan seragam nasional tetap menjadi bagian dari kisahnya, meski tuntutan di lapangan telah berubah.

“Mulai dari awal. Cuma sebenarnya ada yang sama, tapi nggak sama juga. Buat saya, ini juga jadi pelajaran. Saya dapat ilmu baru dari permainan ini,” katanya.

Perbedaan yang paling dirasakan Zico adalah intensitas pergerakan dan pertukaran posisi. Dalam permainan enam lawan enam, pemain dituntut lebih aktif bergerak untuk menjaga aliran permainan.

“Karena di sini benar-benar seperti futsal. Kita harus terus bergerak dan berputar. Kalau di sepak bola 11 lawan 11, kan memang sudah ada posisi dan pembagian areanya masing-masing. Kalau di sini lebih banyak rotasi dan pergerakan.”

Membuka Ruang untuk Terus Berkembang

Bagi Zico, minifootball menghadirkan kesempatan bagi pemain berlatar belakang sepak bola untuk melanjutkan perjalanan kompetitif mereka.

“Jadi menurut saya ada peluang buat pemain-pemain seperti kita untuk bermain dan berkembang di sini,” ujarnya.

Pandangan tersebut menggambarkan potensi minifootball sebagai ruang tambahan dalam ekosistem olahraga Indonesia. Fondasi teknik dan pengalaman dari sepak bola dapat menjadi modal, sementara kemampuan khusus dalam permainan enam lawan enam terus diasah melalui latihan dan kompetisi.

AMNC 2026 di Jakarta diikuti 10 negara yang terbagi dalam dua grup. Empat tim terbaik melaju ke semifinal. Dengan statusnya sebagai bagian dari kualifikasi menuju WMF World Championship 2027, turnamen ini menawarkan persaingan yang memiliki arah hingga tingkat dunia.

Bagi Zico, AMNC 2026 menjadi babak baru untuk belajar sekaligus membuktikan kemampuan. Lapangan dan format pertandingannya berbeda, tetapi seragam Merah Putih kembali memberinya kesempatan untuk membawa nama Indonesia. (ma)

5 Poin Penting

  1. Zico kembali membela Indonesia. Sutan Diego Armando Zico tampil bersama Timnas Minifootball Indonesia pada AMNC 2026 di Jakarta setelah sebelumnya memperkuat timnas kelompok usia.
  2. Persiapan bersama tim hanya sekitar sepekan. Pengalaman sepak bola dan kebiasaan bermain futsal membantu Zico beradaptasi dalam waktu singkat.
  3. Format enam lawan enam menuntut penyesuaian. Zico menyoroti pentingnya rotasi, pergerakan aktif, dan kemampuan membaca ruang dalam minifootball.
  4. AMNC menjadi jalur menuju kompetisi dunia. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, turnamen ini merupakan kualifikasi resmi Asia menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko.
  5. Minifootball membuka kesempatan karier lain. Zico melihat format ini sebagai ruang bagi pemain untuk terus bermain, berkembang, dan mendapatkan pengalaman internasional.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini