Irjen Pol. M. Awal Chairuddin di soft tennis (kiri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di balap sepeda (tengah) dan Komjen Pol. (Purn.) Mohammad Fadil Imran di bulu tangkis (kanan). Foto ;ist Viralterkini.id, Jakarta – Dua emas, satu perak, dan tujuh perunggu! Tiga cabang olahraga yang dipimpin figur berlatar belakang Kepolisian Negara Republik Indonesia menyumbangkan total 10 medali bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Berdasarkan keterangan yang diterima, raihan hingga 30 September 2026 tersebut berasal dari bulu tangkis, balap sepeda, dan soft tennis. Angka ini merupakan kontribusi ketiga cabang tersebut, bukan keseluruhan perolehan medali kontingen Indonesia.
Ketiga organisasi olahraga itu dipimpin Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di balap sepeda, Komjen Pol. (Purn.) Mohammad Fadil Imran di bulu tangkis, serta Irjen Pol. M. Awal Chairuddin di soft tennis.
Di balik kepemimpinan mereka, perjuangan atlet menjadi penentu di arena pertandingan. Salah satu momen paling dramatis datang dari tim bulu tangkis beregu putra yang membalikkan keadaan saat menghadapi China.

Tertinggal 0-2, Indonesia Bangkit Rebut Emas!
Tim beregu putra Indonesia berada dalam tekanan setelah tertinggal 0-2 pada pertandingan final melawan China. Namun, skuad Merah Putih berhasil bangkit dan menyapu tiga pertandingan berikutnya untuk mengunci kemenangan 3-2.
Moh. Zaki Ubaidillah menjadi penentu pada partai kelima. Kemenangannya memastikan Indonesia menuntaskan kebangkitan sekaligus merebut medali emas.
Emas berikutnya dipersembahkan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Keduanya menaklukkan pasangan China pada laga final dan menambah koleksi emas Indonesia.
Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyumbangkan perak dari nomor ganda campuran. Tambahan tiga perunggu membuat bulu tangkis mengumpulkan enam medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Raihan tersebut menjadi catatan bagi PBSI di bawah kepemimpinan Fadil Imran yang memegang mandat sebagai ketua umum periode 2024–2028.
Tiga Pesepeda Bawa Merah Putih ke Podium
Dari cabang balap sepeda, Indonesia meraih tiga perunggu melalui Sayu Bella Sukma Dewi, Feri Yudoyono, dan Jasmine Azzahra Setyobudi.
Sayu Bella menyumbangkan perunggu pada nomor cross-country mountain bike putri. Feri Yudoyono menambah medali dari nomor putra, sedangkan Jasmine melengkapi raihan melalui BMX Racing putri.
Ketiga atlet tersebut membawa Indonesia ke podium dari nomor berbeda. Hasil ini menjadi bagian dari perjalanan pembinaan balap sepeda nasional yang organisasinya dipimpin Listyo Sigit Prabowo.
Soft Tennis Ikut Menyumbang Medali
Kontribusi juga datang dari soft tennis. Tim beregu putra Indonesia memastikan satu perunggu setelah mencapai semifinal.
Langkah Indonesia menuju final dihentikan Jepang dengan skor 0-2. Meski demikian, pencapaian tersebut tetap menambah perolehan medali Merah Putih.
Bagi Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) yang dipimpin M. Awal Chairuddin, hasil ini menjadi pijakan untuk melanjutkan pembinaan dan memperluas kesempatan atlet bersaing di tingkat internasional.
Kerja Atlet dan Pembinaan Jadi Kunci
Sumbangan 10 medali tersebut memperlihatkan kontribusi tiga cabang olahraga dengan karakter berbeda. Namun, keberhasilan di podium tidak dapat dilekatkan kepada pengurus semata.
Di balik setiap medali terdapat latihan panjang para atlet, strategi pelatih, dukungan klub, tenaga medis, keluarga, serta kesinambungan program pembinaan.
Tantangan berikutnya adalah menjaga proses tersebut tetap berjalan. Prestasi di Aichi-Nagoya perlu menjadi bekal untuk memperkuat regenerasi dan membuka jalan bagi atlet Indonesia berikutnya menuju podium internasional. (ma)
5 Poin Penting:
- Tiga cabang menyumbangkan 10 medali, terdiri atas dua emas, satu perak, dan tujuh perunggu hingga 30 September 2026, menurut keterangan yang diberikan.
- Bulu tangkis menjadi penyumbang terbesar dengan enam medali. Emas diraih beregu putra dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
- Beregu putra membalikkan keadaan melawan China, dari tertinggal 0-2 menjadi menang 3-2, dengan Moh. Zaki Ubaidillah sebagai penentu.
- Balap sepeda meraih tiga perunggu, melalui Sayu Bella Sukma Dewi, Feri Yudoyono, dan Jasmine Azzahra Setyobudi.
- Soft tennis menyumbangkan satu perunggu dari beregu putra setelah mencapai semifinal dan kalah 0-2 dari Jepang.