x Viralterkini

Kemenpora dan Australia Perkuat Pembinaan Atlet Muda

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Agu 2026 08:31 30 Iskandar S.E

Viralterkini.id, JakartaKementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menjajaki penguatan kerja sama dengan Australia di bidang kepemudaan dan olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir membahas peluang kerja sama tersebut saat menerima Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Media Center Kemenpora, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan itu membahas pengembangan sistem pembinaan atlet muda yang berkelanjutan. Kedua pihak juga membahas keberlanjutan program pertukaran pemuda Indonesia dan Australia.

Menpora Erick menegaskan pembinaan atlet usia muda menjadi salah satu prioritas Indonesia. Program tersebut mencakup pembinaan dari tingkat akar rumput, identifikasi bakat, hingga pengembangan atlet menuju level elite.

Indonesia juga melihat pengalaman Australia dalam membangun sistem pembinaan olahraga berbasis ilmu pengetahuan sebagai peluang kolaborasi.

“Australia merupakan mitra penting bagi Indonesia. Kami melihat potensi besar untuk memperluas kolaborasi, khususnya dalam identifikasi bakat, pelatihan pelatih, tata kelola fasilitas olahraga, hingga penerapan sport science dan kedokteran olahraga,” ujar Erick.

Siapkan Pilot Project Pembinaan Atlet

Sebagai langkah konkret, Kemenpora mengusulkan pembentukan pilot project untuk memperkuat pembinaan atlet muda. Program tersebut mencakup pertukaran atlet dan penggunaan pusat pelatihan bersama.

Kerja sama juga diarahkan pada program magang singkat bagi pelatih dan administrator olahraga. Kemenpora berharap program tersebut dapat meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat tata kelola olahraga.

Pemerintah juga mendorong peluang dual career bagi atlet muda. Skema tersebut menggabungkan pengembangan karier olahraga dengan pendidikan.

Salah satu peluang yang dibahas ialah perluasan akses terhadap Australia Awards Scholarships (AAS) bagi atlet muda Indonesia.

Bahas Kelanjutan Program Pertukaran Pemuda

Selain olahraga, kedua pihak membahas finalisasi Arrangement terkait Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP).

Program pertukaran pemuda Indonesia-Australia tersebut telah berlangsung sejak 1982. Saat ini, dokumen kerja sama memasuki tahap tinjauan akhir oleh Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia.

Setelah proses tersebut selesai, penandatanganan resmi akan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pelayanan Pemuda Kemenpora, Hendro Wickaksono.

Kemenpora dan Kedutaan Besar Australia juga membahas pelaksanaan AIYEP 2026. Kedua pihak mencari format program yang kreatif untuk menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi anggaran.

Keterbatasan alokasi dana operasional untuk fase fisik AIYEP tahun ini menjadi salah satu tantangan. Meski demikian, kedua pihak berkomitmen melanjutkan konsultasi untuk menjaga hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Kemenpora Siapkan Agenda Kepemudaan

Kemenpora juga mempersiapkan sejumlah agenda kepemudaan berskala nasional pada Oktober 2026.

Salah satunya Wirasena Youth Camp yang berlangsung pada 21–31 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan melibatkan 168 peserta.

Selanjutnya, Indonesia Youth Summit dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Oktober 2026. Kegiatan tersebut ditargetkan menghadirkan sekitar 5.000 pemuda.

Kemenpora juga akan menggelar National Debate Competition pada 29–30 Oktober 2026. Kompetisi tersebut akan melibatkan 100 peserta.

Kerja sama Indonesia dan Australia diharapkan memperkuat pembinaan generasi muda serta atlet. Kemitraan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing pemuda dan atlet Indonesia di tingkat global.(*)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini