Aksi konvoi suporter Persib di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Kamis malam (06/08). Foto : ist Viralterkini.id, BOGOR – Aksi konvoi suporter Persib di kawasan Tugu Kujang, Kota Bogor, Kamis (6/8/2026) malam, menyisakan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum. Peristiwa ini menjadi sorotan karena lokasi tersebut sedang ditata untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Berdasarkan pantauan di kawasan Tepas Salapan Lawang Dasakreta, beberapa ornamen dekoratif di bagian kaki pilar terlihat pecah dan retak. Pagar pembatas proyek juga mengalami kerusakan, sedangkan pagar besi di sisi trotoar bengkok hingga terlepas dari dudukannya.
Area proyek yang sebelumnya dipersiapkan untuk rangkaian perayaan kemerdekaan pun tampak berantakan setelah dipadati massa.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, euforia mendukung klub sepak bola seharusnya dapat dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

“Seharusnya tidak sampai merusak fasilitas umum, apalagi sedang kita siapkan untuk rangkaian HUT RI ke-81,” ujar Dedie.
Kerusakan tersebut kini menjadi pekerjaan tambahan bagi Pemerintah Kota Bogor. Sejumlah fasilitas harus segera diperbaiki sebelum rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI dilaksanakan.
Sementara itu, aparat kepolisian sebelumnya telah mengantisipasi potensi konvoi dan kerumunan pascafinal Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Polrestabes Bandung menyiagakan 1.380 personel gabungan di sejumlah titik strategis. Pengamanan difokuskan di pusat Kota Bandung, Jalan Ir. H. Djuanda atau Dago, Jalan Sulanjana, sejumlah flyover, serta wilayah hukum Polsek jajaran.
Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setelah pertandingan.
“Kami menyiagakan kekuatan penuh untuk mengantisipasi konvoi dan potensi kerumunan massa pascapertandingan. Seluruh personel disebar di titik strategis agar situasi Kota Bandung tetap aman,” kata Asep.
Polisi juga mengingatkan para pendukung Persib agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak melakukan tindakan berbahaya, serta tidak mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau para pendukung untuk tetap tertib dan merayakan hasil pertandingan secara bijak demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Euforia sepak bola semestinya menjadi pesta yang menyatukan, bukan meninggalkan kerusakan. Fasilitas umum dibangun menggunakan anggaran publik dan menjadi milik seluruh masyarakat—merayakan boleh, tetapi jangan sampai merusak. (rby)