x Viralterkini

Penonton IBL Naik 400 Persen, Home and Away Jadi Investasi Masa Depan Basket Indonesia

waktu baca 3 menit
Rabu, 16 Sep 2026 17:41 14 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Format kandang dan tandang atau home and away menjadi pendorong pertumbuhan Indonesian Basketball League (IBL). Selain mendekatkan pertandingan kepada masyarakat, format ini membuka peluang bagi klub untuk memperkuat basis penggemar, identitas daerah, dan pasar komersial.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyebut peningkatan jumlah penonton menjadi salah satu indikator positif dari transformasi kompetisi tersebut.

“Penonton naik 400 persen dari format series ke format home and away. Ini merupakan indikator bahwa insyaallah kita sudah mengarah ke yang lebih tepat,” ujar Junas dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di JICC Senayan, Jakarta.

Menurut Junas, perubahan IBL merupakan bagian dari proses panjang yang dilakukan secara bertahap. Sejak 2020, liga mulai membangun fondasi baru kompetisi profesional melalui penataan jadwal, penguatan arah klub berbasis kota, pengembangan komersial, serta pembenahan ekosistem liga.

Penerapan format kandang dan tandang kemudian memperluas ruang bagi klub untuk tumbuh di daerah masing-masing. Klub tidak hanya memiliki tempat untuk bertanding, tetapi juga kesempatan membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat dan komunitas lokal.

Kehadiran pertandingan di berbagai kota membuat identitas klub semakin dekat dengan pendukungnya. Kondisi ini sekaligus membuka peluang kerja sama komersial yang dapat dikembangkan sesuai karakter pasar setiap daerah.

Transformasi tersebut sejalan dengan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, saat membuka ISS 2026 di Cendrawasih Hall, JICC Senayan. Pengembangan kompetisi profesional perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk membangun industri olahraga yang berkelanjutan, bukan semata-mata biaya penyelenggaraan.

Dalam konteks IBL, investasi itu diarahkan untuk meningkatkan nilai kompetisi bagi klub, atlet, sponsor, dan penggemar. Pertumbuhan liga diharapkan berjalan beriringan dengan semakin kuatnya ekosistem basket nasional.

Potensi pengembangannya dinilai masih besar. Berdasarkan data yang dipaparkan Junas, tingkat ketertarikan terhadap basket di kalangan anak muda Indonesia berada di atas 80 persen.

“Ini adalah potensi yang sangat luar biasa untuk kita kembangkan bersama-sama,” katanya.

Optimisme terhadap masa depan basket juga muncul dalam sesi Champion Stage di ISS 2026, yang menghadirkan perwakilan juara liga basket, sepak bola, dan voli.

Bogor Hornbills, yang diperkenalkan sebagai juara baru IBL, diwakili oleh pemilik klub Leo Gautama dan Daniel Wenas. Leo mengapresiasi pengemasan kompetisi oleh IBL sekaligus mengingatkan para pelaku industri untuk bersiap menghadapi potensi peningkatan minat pasar.

“Saya apresiasi dengan IBL yang telah mengemas liganya sangat baik dan kita semua harus bersiap dengan ledakan basket di 3–5 tahun mendatang seiring popularitas yang terus meningkat,” ujar Leo.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan agar momentum pertumbuhan basket dapat diikuti kesiapan klub dan pengelola kompetisi. Peningkatan penonton menjadi sinyal awal, sementara penguatan hubungan dengan penggemar dan pengembangan pasar daerah menjadi bagian penting untuk menjaga pertumbuhan dalam jangka panjang. (ma)

5 Poin Penting:

  1. Penonton meningkat 400 persen. Junas menyebut jumlah penonton naik setelah IBL beralih dari format series ke home and away.
  2. Klub semakin dekat dengan daerahnya. Laga kandang memberi ruang untuk memperkuat identitas klub, basis penggemar, dan hubungan dengan komunitas lokal.
  3. Kompetisi dipandang sebagai investasi. Pengembangan liga diharapkan menciptakan manfaat jangka panjang bagi atlet, klub, sponsor, dan industri olahraga.
  4. Minat anak muda menjadi potensi besar. Menurut data yang dipaparkan Junas, ketertarikan terhadap basket di kalangan anak muda Indonesia berada di atas 80 persen.
  5. Pelaku industri diminta bersiap. Pemilik Bogor Hornbills, Leo Gautama, memperkirakan potensi lonjakan minat pasar basket dalam tiga hingga lima tahun mendatang.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini