Launching Persita BRI Super League 2026/2027 dengan Wajah Baru dan Semangat #STAYFOCU53D. Foto L Viralterkini.id, Tangerang— Persita Tangerang menatap BRI Super League 2026/2027 dengan wajah baru dan semangat yang lebih besar. Pendekar Cisadane telah memperkenalkan jajaran pelatih serta skuad yang akan berjuang memperbaiki pencapaian musim lalu.
Persita akan membuka perjalanan musim ini dengan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 5 September 2026. Laga tandang tersebut menjadi ujian pertama bagi tim racikan Carlos Pena.
Pelatih asal Spanyol itu kembali dipercaya memimpin Persita untuk musim keduanya. Ia mengaku telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah tim hanya finis di posisi ke-10 dengan koleksi 45 poin pada musim lalu.
“Kami telah melakukan analisis yang sangat mendalam selama minggu-minggu terakhir pada musim sebelumnya. Kami banyak berdiskusi, menganalisis, memeriksa para pemain, dan membuat laporan tentang musim lalu,” ujar Carlos Pena.

Menurut Pena, Persita sebenarnya memiliki pertahanan yang konsisten. Performa serangan juga sempat berjalan baik sepanjang tiga perempat musim sebelum mengalami penurunan menjelang kompetisi berakhir.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar Persita dalam merekrut pemain baru. Manajemen berusaha mencari pemain yang tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga sesuai dengan sistem permainan dan karakter klub.
“Sudah jelas kami membutuhkan tipe pemain seperti apa jika ingin meningkatkan performa musim ini. Sekarang saya sangat senang dengan para pemain yang sudah kami rekrut,” kata Pena.
Sebagai bagian dari persiapan, Persita telah menjalani pemusatan latihan dan sejumlah pertandingan uji coba di Tangerang serta Yogyakarta selama satu bulan terakhir.
Persita mengusung kampanye bertajuk #STAYFOCU53D pada musim ini. Kampanye tersebut menggambarkan tekad klub untuk tetap fokus, disiplin, dan konsisten dalam menghadapi setiap tantangan.
Angka 53 tetap menjadi identitas kuat Persita. Angka tersebut bukan sekadar simbol, tetapi menggambarkan DNA perjuangan, karakter, dan integritas Pendekar Cisadane.
Kampanye ini sekaligus menjadi ajakan kepada pemain, pelatih, manajemen, suporter, dan seluruh masyarakat Tangerang untuk bersatu dalam mencapai tujuan bersama.
Presiden Klub Persita, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan bahwa klub tidak hanya mengejar prestasi di lapangan, tetapi juga terus membangun organisasi yang profesional dan berkelanjutan.
Keberhasilan memperoleh lisensi klub AFC dengan status granted tanpa catatan dalam dua musim terakhir menjadi salah satu bukti keseriusan manajemen.
“Kami mengajak seluruh elemen Persita Fans dan masyarakat Tangerang untuk selalu mendukung serta meningkatkan rasa bangga terhadap Persita,” ujar Ahmed Zaki.
Dari sisi komersial, Persita melanjutkan kerja sama dengan sejumlah sponsor dan mitra. Klub juga akan menggandeng berbagai merchant di wilayah Tangerang, mulai dari tempat makan, kedai kopi, hingga barbershop.
Para pengguna Persita App nantinya bisa memperoleh berbagai promo khusus. Aplikasi tersebut juga menjadi pintu utama pembelian tiket pertandingan kandang serta pelaksanaan program loyalitas bagi para penggemar.
Poin yang dikumpulkan melalui transaksi pembelian tiket maupun merchandise dapat ditukarkan dengan voucher dan produk menarik lainnya.
Persita juga bekerja sama dengan Suka Studio dan Maple Media untuk mengembangkan animasi serta konten digital. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membawa cerita Pendekar Cisadane dalam format yang lebih segar dan menjangkau generasi muda.
Persita turut memperkuat fondasi klub melalui pengembangan pemain muda. Akademi Persita telah menggelar latihan perdana di Indomilk Arena pada 14 Juni 2026.
Akademi tersebut terbuka bagi anak-anak dan remaja berusia 6 hingga 18 tahun. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru Pendekar Cisadane sekaligus membentuk karakter para pemain sejak usia dini.
Persita juga memastikan keikutsertaan dalam Indonesia Women League 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung mulai 17 Oktober 2026 hingga Januari 2027.
Direktur Komersial Persita Tangerang, Evelyn Cathy, menilai kehadiran kompetisi tersebut menjadi langkah penting untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan Indonesia di dunia sepak bola.

Dengan pembenahan skuad, penguatan bisnis, pengembangan akademi, serta keterlibatan dalam sepak bola putri, Persita ingin menjalani musim baru dengan fondasi yang lebih kuat. Kini, Pendekar Cisadane dituntut mengubah seluruh persiapan tersebut menjadi prestasi di atas lapangan. (ma)
Lima Poin Penting
- Persita akan membuka BRI Super League 2026/2027 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada 5 September 2026.
- Carlos Pena kembali menangani Persita untuk musim kedua setelah tim finis di posisi ke-10 dengan 45 poin pada musim lalu.
- Kampanye #STAYFOCU53D membawa pesan agar seluruh elemen klub tetap fokus, disiplin, konsisten, dan bersatu sepanjang musim.
- Persita memperkuat sisi komersial melalui sponsor, merchant lokal, Persita App, program loyalitas, serta kolaborasi konten digital.
- Klub memperluas pembinaan melalui Persita Academy untuk usia 6–18 tahun dan memastikan tampil di Indonesia Women League 2026/2027.
Persita Tangerang mendaftarkan 28 pemain untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027. Skuad Pendekar Cisadane terdiri atas tiga penjaga gawang, delapan pemain bertahan, delapan gelandang, dan sembilan penyerang.
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Bambang Nurdiansyah | Direktur Teknik |
| Carlos Pena | Pelatih Kepala |
| Jan Saragih | Asisten Pelatih |
| Luis Gutierrez Garcia | Pelatih Fisik |
| Manuel Carabana Crespo | Pelatih Analis |
| Kurnia Sandi | Pelatih Penjaga Gawang |
| Muhammad Raden | Asisten Pelatih Penjaga Gawang |
| Suwarto | Analis Video |
| Abdurahman | Manajer Tim |
| Nomor | Nama pemain | Tanggal lahir |
|---|---|---|
| 21 | Rizwan Haikal | 16 April 2004 |
| 29 | Igor Rodrigues | 5 Mei 1995 |
| 96 | Kurniawan Kartika Ajie | 20 Juni 1996 |
| Nomor | Nama pemain | Tanggal lahir |
|---|---|---|
| 4 | Ryuji Utomo | 1 Juli 1995 |
| 5 | Tamirlan Kozubaev | 1 Juli 1994 |
| 15 | Charisma Fathoni | 25 Februari 2001 |
| 19 | Javlon Guseynov | 24 Juni 1991 |
| 27 | Zalnando | 25 Desember 1996 |
| 30 | Adriano Saputra | 3 Maret 2004 |
| 66 | Mario Jardel | 7 November 2000 |
| 73 | Aep Nursofyan | 12 Maret 2006 |
| Nomor | Nama pemain | Tanggal lahir |
|---|---|---|
| 8 | Pablo Comitre Ganet | 14 November 1994 |
| 10 | Eber Bessa | 21 Maret 1992 |
| 14 | Diovani Ahmad Rafly | 14 Juli 2005 |
| 18 | Sutanto Tan | 4 Mei 1994 |
| 32 | Rifky Dwi Septiawan | 3 Februari 2002 |
| 33 | Wahyudi Hamisi | 28 Juli 1997 |
| 36 | Zulfan Djiaulhaq | 9 Desember 2006 |
| 77 | Tyronne del Pino | 27 Januari 1991 |
| Nomor | Nama pemain | Tanggal lahir |
|---|---|---|
| 7 | Rayco Medina Rodriguez | 24 November 1996 |
| 9 | Ahmad Nur Hardianto | 8 Maret 1995 |
| 11 | Hokky Caraka | 21 Agustus 2004 |
| 28 | Dafiq Firdaus | 25 Maret 2004 |
| 46 | Yardan Yafi | 28 April 2004 |
| 90 | Alexander Ramalingom | 17 Maret 1993 |
| 93 | Aleksa Andrejic | 24 Januari 1993 |
| 97 | Lucas Morais do Santos | 22 April 1997 |
| 99 | Esal Sahrul | 14 Maret 2002 |







