Legislator Maluku Utara, dr. Haryadi Ahmad (kaos hijau, tengah), menyerahkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada warga Sibenpopo, sebagai komitmen untuk mempercepat pemulihan pascakonflik dan membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, Selasa (14/4/2026). Foto: ist
Viralterkini.id, HALTENG – Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, dr. Haryadi Ahmad, turun langsung menyalurkan bantuan logistik dan pakaian layak pakai bagi masyarakat Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (14/4/2026).
Langkah kemanusiaan ini merupakan respons cepat untuk meringankan beban warga pascainsiden bentrok berdarah yang terjadi pada Jumat, 2 April 2026 lalu.
Peristiwa yang pecah pada awal April tersebut meninggalkan duka mendalam bagi stabilitas sosial di wilayah tersebut. Selain mengakibatkan satu orang kehilangan nyawa, bentrok tersebut juga memicu kebakaran hebat yang menghanguskan sedikitnya 87 unit rumah warga.

Meski situasi sempat memanas, ketegangan akhirnya mereda setelah tercapainya kesepakatan rekonsiliasi perdamaian pada 7 April 2026 yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.
Sebagai legislator muda dari Partai Bulan Bintang (PBB) yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3—meliputi Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Kota Tidore Kepulauan—dr. Haryadi menegaskan bahwa tugas wakil rakyat tidak hanya terbatas pada fungsi legislasi di parlemen, tetapi juga harus hadir secara fisik sebagai solusi di tengah penderitaan rakyat.

Rincian Penyaluran Logistik
Guna memastikan ketahanan pangan warga selama masa transisi, dr. Haryadi menyalurkan paket bantuan komprehensif dengan rincian sebagai berikut:

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Tengah, Muhlis Tahir, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan warga Sibenpopo yang tengah berupaya bangkit dari trauma.
Komitmen Kemanusiaan dr. Haryadi Ahmad
Kepercayaan besar konstituen yang membawanya menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi dua periode berturut-turut menjadi landasan moral bagi dr. Haryadi Ahmad untuk terus konsisten mengawal isu-isu kemanusiaan di Maluku Utara.

Dalam kunjungannya, ia memberikan penekanan khusus pada keberlanjutan hidup para korban yang kehilangan tempat tinggal.
“Rekonsiliasi perdamaian yang sudah disepakati pada 7 April lalu harus kita rawat bersama dengan kerja nyata. Sebanyak 87 rumah yang terbakar dan hilangnya nyawa adalah tragedi yang menyisakan trauma berat. Fokus saya adalah memastikan pemulihan dasar warga tidak terhambat oleh persoalan administratif. Saya tidak ingin saudara-saudara saya di Sibenpopo merasa berjalan sendirian dalam masa sulit ini,” ujar dr. Haryadi Ahmad dengan tegas.
Lebih lanjut, dr. Haryadi menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses rehabilitasi desa ini hingga tuntas.
“Bantuan hari ini hanyalah langkah awal. Tanggung jawab kami di parlemen adalah memastikan mata anggaran daerah benar-benar dialokasikan untuk memulihkan kembali apa yang telah hilang. Kita harus memastikan perdamaian ini menjadi permanen melalui pemerataan kesejahteraan dan perlindungan bagi setiap warga tanpa terkecuali,” tambahnya.
Kehadiran dr. Haryadi disambut haru oleh warga. Arnold (55), salah satu warga yang kehilangan tempat tinggal, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saat ini semua harta kami sudah jadi abu. Kedatangan dr. Haryadi menunjukkan bahwa masih ada yang peduli pada nasib kami di tengah puing-puing ini. Kami merasa dikuatkan kembali,” ungkapnya.
Percepatan Rekonstruksi Hunian Baru
Menutup aksi kemanusiaan tersebut, dr. Haryadi juga memastikan bahwa koordinasi dengan pihak eksekutif baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten berjalan selaras.
Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah telah berkomitmen membangun kembali 87 unit rumah warga secara bertahap agar masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal.

Proses pembangunan kembali dan pemulihan sosial ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah, Bahri Sudirman. Selaku Ketua Tim Pembangunan Rumah dan Pemulihan Warga, Sekda mengemban tugas mengoordinasikan percepatan rekonstruksi bangunan.
Sinergi antara pengawalan legislatif oleh dr. Haryadi Ahmad dan langkah teknis eksekutif di bawah kendali Sekda meskipun pada dua level pemerintahan yang berbeda, diharapkan menjadi kunci keberhasilan normalisasi kondisi di Desa Sibenpopo secara menyeluruh. (Dano)