x Pulau Seribu Asri

Tangki Siluman Diduga Bebas Isi BBM Subsidi

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 00:46 25 Iskandar S.E

Viralterkini.id, KETAPANG – Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di Kabupaten Ketapang. Sebuah mobil Toyota Kijang berwarna biru diduga melakukan pengisian BBM bersubsidi dalam jumlah besar menggunakan tangki modifikasi atau yang kerap disebut “tangki siluman” di SPBU 64.781.08, Ketapang.

( Foto : Istimewa )

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan tersebut terlihat berada lebih lama di area dispenser dibanding antrean kendaraan lain. Kondisi itu memunculkan dugaan adanya pengisian berulang dengan kapasitas tidak wajar yang disinyalir untuk kepentingan penimbunan maupun distribusi ilegal.

Usai mengisi BBM, kendaraan tersebut disebut bergerak menuju sebuah rumah di kawasan Jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong. Lokasi itu diduga dijadikan tempat penampungan BBM subsidi.

Warga sekitar mengaku aktivitas tersebut bukan hal baru dan berlangsung cukup terbuka di tengah permukiman padat penduduk.

“Mobil keluar masuk hampir setiap hari. Sudah ada motor pelangsir yang menunggu di lokasi. Di dalam rumah juga ada alat pompa untuk menyedot BBM dari mobil,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (22/5).

Menurut warga, sedikitnya terdapat beberapa kendaraan yang diduga terlibat dalam aktivitas pelangsiran BBM subsidi tersebut. Bahkan, satu kendaraan disebut mampu mengangkut hingga empat drum BBM dalam sekali perjalanan.

“Ada sekitar lima mobil yang bolak-balik isi BBM subsidi dari SPBU itu. Kami khawatir kalau sampai terjadi kebakaran atau ledakan karena lokasinya dekat rumah warga,” kata warga lainnya.

Masyarakat menduga BBM subsidi tersebut selanjutnya disalurkan untuk kebutuhan aktivitas tambang ilegal di wilayah Ketapang. Dugaan itu diperkuat dengan intensitas kendaraan pelangsir yang hilir mudik dari SPBU menuju lokasi penampungan.

Warga juga mempertanyakan lemahnya pengawasan di SPBU sehingga kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi dapat dengan leluasa melakukan pengisian BBM bersubsidi.

Saat dikonfirmasi, pemilik gudang berinisial MHD belum memberikan penjelasan terkait legalitas usaha maupun izin penyimpanan BBM. Ia justru meminta awak media mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak SPBU di Jalan Panjaitan.

Sementara itu, salah seorang operator SPBU mengaku tidak mengetahui keberadaan pengawas saat dugaan pengisian BBM tidak wajar berlangsung.

“Tadi ada pengawas di sini, sekarang saya tidak tahu ke mana,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

Terpisah, Kasi Humas Polres Ketapang menyatakan pihak kepolisian akan menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat.

“Terima kasih atas informasinya. Kami akan berkoordinasi dan menunggu petunjuk pimpinan,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp, Jumat (23/5).

Selain itu, warga juga menyebut adanya dugaan koordinator pelangsiran BBM di sejumlah SPBU di Ketapang yang disebut berinisial EK. Namun, informasi tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Warga berharap aparat bersama instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan praktik mafia BBM subsidi yang disebut telah lama beroperasi di wilayah Ketapang.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri