Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekda Bahri Sudirman saat menyerahkan bantuan Rumah Layak Huni kepada salah satu warga kurang mampu di Kota Weda, Senin (25/5/2026). (Dok. Pemda Halteng) Viralterkini.id, HALTENG – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus menunjukkan keseriusan dan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program penyediaan infrastruktur dasar. Langkah nyata ini diwujudkan melalui percepatan program Rumah Layak Huni (RLH) yang menyasar warga kelas ekonomi rentan.
Sejak tahun 2023 hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 2.906 unit rumah layak huni berhasil dibangun di berbagai wilayah Halmahera Tengah. Seluruh pembiayaan program strategis ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten setempat, sebagai wujud intervensi langsung pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program tersebut, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil dan Sekretaris Daerah (Sekda) Halteng Bahri Sudirman, menyerahkan secara langsung bantuan 5 unit RLH kepada warga penerima manfaat di Kota Weda, Senin (25/05/2026).

Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, menegaskan bahwa penyerahan 5 unit rumah di Kota Weda ini bukanlah akhir atau puncak dari program. Sebaliknya, Pemda Halteng berkomitmen untuk terus mempermasif pembangunan Rumah Layak Huni ini sepanjang satu periode kepemimpinannya demi menjangkau lebih banyak warga kurang mampu.
”Pembangunan 2.906 unit Rumah Layak Huni yang sudah berjalan dari tahun 2023 hingga 2026 ini murni menggunakan kekuatan anggaran daerah (APBD). Penyerahan 5 unit hari ini adalah bagian dari proses yang terus berjalan. Kami pastikan program ini tidak berhenti di sini, melainkan akan terus dipermasif selama satu periode kepemimpinan ke depan,” tegas Bupati usai menyerahkan bantuan secara langsung.
Menurut Bupati, alokasi APBD harus difokuskan pada program yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Pemerintah daerah memastikan setiap unit rumah yang dibangun memenuhi standar kelayakan, mulai dari kekuatan struktur bangunan, kecukupan luas ruang, hingga akses sanitasi yang sehat.

Lebih lanjut, Pemda Halteng memandang program RLH yang masif ini sebagai fondasi penting dalam upaya makro pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah. Rumah yang aman, nyaman, dan sehat diyakini dapat memberikan dampak domino yang positif terhadap kesejahteraan keluarga.
Melalui program ini, pemerintah daerah berfokus pada pemenuhan aspek kesehatan dengan menghadirkan hunian bersanitasi layak, aspek ekonomi untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin, serta aspek sosial guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat berpenghasilan rendah.

”Ketika sebuah keluarga sudah memiliki tempat tinggal yang layak dan sehat, beban ekonomi mereka berkurang. Anak-anak bisa belajar dengan lebih tenang, kesehatan lingkungan keluarga lebih terjamin, dan produktivitas orang tua bisa meningkat,” ungkapnya.
Melalui komitmen untuk terus menggulirkan program RLH secara masif, Pemda Halteng optimistis dapat mempercepat pemerataan keadilan sosial, menekan angka kesenjangan, serta menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan layak bagi seluruh lapisan masyarakat di Halmahera Tengah. (Dano)