x Pulau Seribu Asri

Bulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 08:17 30 Iskandar S.E

Viralterkini.id, Jakarta – Bulan dilaporkan terus bergerak menjauh dari Bumi secara perlahan setiap tahunnya. Fenomena ini diprediksi memengaruhi kehidupan di masa depan.

Penelitian tersebut terungkap melalui Lunar Laser Ranging Experiment. Program itu dimulai sejak misi Apollo pada akhir 1960-an.

Ilmuwan memasang reflektor khusus di permukaan Bulan untuk mengukur jarak dengan tingkat akurasi tinggi.

Pengukuran dilakukan menggunakan sinar laser yang ditembakkan dari Bumi menuju Bulan. Pantulan sinar kemudian dihitung berdasarkan waktu tempuhnya.

Hasil penelitian menunjukkan Bulan menjauh sekitar 3,8 sentimeter setiap tahun dari orbitnya saat ini.

Perubahan jarak tersebut diperkirakan membawa dampak astronomi dalam jangka panjang.

Lalu, apa dampaknya bagi manusia?

Salah satu dampak paling nyata ialah berkurangnya fenomena Gerhana Matahari Total di Bumi.

Fenomena itu terjadi karena ukuran Bulan terlihat hampir sama dengan Matahari dari permukaan Bumi.

Padahal, diameter Matahari sekitar 400 kali lebih besar dibandingkan Bulan. Namun, jaraknya juga sekitar 400 kali lebih jauh dari Bumi.

Kondisi tersebut membuat Bulan mampu menutupi Matahari secara sempurna saat gerhana total berlangsung.

Ilmuwan menyebut kondisi itu tidak akan berlangsung selamanya karena jarak Bulan terus bertambah.

“Jumlah Gerhana Matahari Total akan terus berkurang seiring waktu,” ujar ilmuwan NASA, Richard Vondrak.

“Sekitar 600 juta tahun lagi, Gerhana Matahari Total kemungkinan terjadi untuk terakhir kalinya,” lanjutnya.

Selain memengaruhi gerhana, menjauhnya Bulan juga berdampak terhadap rotasi Bumi.

Gaya gravitasi antara Bumi dan Bulan yang melemah membuat rotasi Bumi melambat secara bertahap.

Kondisi tersebut diperkirakan menambah durasi waktu dalam satu hari pada masa depan yang sangat panjang.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri