x Pulau Seribu Asri

​Tuntut Keadilan bagi Ustad Ali Abas, Masyarakat Tiga Desa di Patani Barat Turun ke Jalan. Ini Tuntutannya!

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 12:08 515 Dano

Pemandangan aksi massa di Patani Barat pada Sabtu (18/4). Warga menggunakan mobil pikap sebagai mimbar orasi untuk menyampaikan ultimatum kepada Pemerintah Daerah dan Polisi terkait kasus pembunuhan pada 2 April lalu. Foto: ist

Viralterkini.id, HALTENG – Suasana di Kecamatan Patani Barat mendidih. Ratusan warga dari Desa Banemo, Bobane Jaya, dan Bobane Indah tumpah ke jalan dalam aksi massa besar-besaran, Sabtu (18/4/2026). Aksi ini merupakan kulminasi dari kemarahan warga atas lambatnya pengungkapan kasus pembunuhan sadis yang menimpa tokoh agama sekaligus mantan Kepala Desa Bobane Jaya, Alm. Ustad Ali Abas.

​Ustad Ali Abas (50) ditemukan tewas mengenaskan pada 2 April lalu di area perkebunan warga. Kondisi jasad yang menunjukkan bekas penyiksaan berat oleh kelompok tak dikenal telah menyulut trauma kolektif bagi masyarakat di wilayah yang dijuluki Bumi Fagogoru tersebut.

​Teror Hutan dan Kelumpuhan Ekonomi

​Bagi warga Patani Barat, tragedi ini bukan sekadar kriminalitas biasa, melainkan ancaman terhadap kedaulatan hidup mereka. Hutan yang selama ini menjadi lumbung ekonomi untuk menyekolahkan anak-anak hingga jenjang perguruan tinggi, kini berubah menjadi zona merah yang mencekam.

“Kedamaian bagi kami adalah hutan yang aman. Hari ini, di tengah musim panen raya pala, warga justru terisolasi dan takut menginjakkan kaki di kebun mereka sendiri,” tegas perwakilan massa dalam orasinya di atas mobil komando.

​Maklumat dan 4 Tuntutan Rakyat

Sebagai bentuk protes atas situasi yang terjadi, warga menyampaikan poin-poin tuntutan sebagai berikut:

  1. Usut Sampai Tuntas: Secepatnya Ungkap Pelaku Pembunuhan Tgl 2 April 2026!
  2. ​Jawab dan Penuhi Kebutuhan Warga Karena Kondisi Hutan/Kebun Yang Tidak Aman!
  3. ​Kepolisian Segera Hentikan Pemanggilan Warga Memberi Saksi di Sofifi Polda Maluku Utara!
  4. ​Jika Sikap dan Tuntutan ini tidak di Selesaikan, Maka Warga Banemo, Bobane Jaya dan Bobane Indah Akan Blokade Akses Jalan dan Aktivitas Pemerintah di Patani Barat.

​”Bumi Fagogoru Harus Bersih dari Teror”

​Aksi massa ini diakhiri dengan pembacaan pesan moral yang kuat, mengingatkan bahwa martabat manusia di atas segalanya. Warga menegaskan bahwa

“Teror dan Pembunuhan di Hutan; Bumi Fagogoru Harus di Hapuskan Karena Tidak Sesuai Dengan Prikemanusiaan dan Prikeadilan.”

​Hingga berita ini diturunkan, konsentrasi massa masih terlihat di beberapa titik kunci. Warga menunggu langkah nyata dari otoritas terkait. (Red)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

5 hours ago
5 hours ago
5 hours ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri