x Pulau Seribu Asri

SPSL Perkuat SDM dan Budaya Integritas

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Mei 2026 23:07 21 Iskandar S.E

Viralterkini.id, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi bisnis perusahaan di sektor maritim dan logistik nasional.

Penguatan SDM tersebut dilakukan melalui berbagai program pengembangan talenta, peningkatan kompetensi pekerja, penguatan budaya kerja adaptif, hingga implementasi integritas di lingkungan perusahaan.

Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

Sepanjang triwulan pertama 2026, SPSL melaksanakan asesmen kompetensi internal bagi pekerja level BoD-4 (Pratama A/B) dan BoD-5 (Pelaksana) di lingkungan Pelindo Group. Program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan kesiapan talenta yang kompeten dan mampu bersaing menghadapi dinamika industri.

Selain itu, perusahaan juga menyusun learning and development calendar 2026 sebagai panduan pengembangan kompetensi pekerja secara berkelanjutan. SPSL turut menggelar pelatihan dan sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Dasar bagi pekerja pada awal Maret 2026.

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko SPSL, Herman Susilo, mengatakan transformasi bisnis perusahaan membutuhkan dukungan SDM yang unggul dan adaptif.

“Transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus berkembang. Karena itu, perusahaan terus menghadirkan program pengembangan kompetensi yang terstruktur agar insan perusahaan mampu menjawab kebutuhan bisnis saat ini maupun masa depan,” ujar Herman.

Tak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, SPSL juga memperkuat budaya kerja adaptif melalui program sharing session serta implementasi Change Catalyst 2026 melalui sistem Culture Management System (CMS).

Program tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya kerja yang lebih kolaboratif, inovatif, dan adaptif di seluruh lini perusahaan.

Dalam upaya membangun lingkungan kerja yang profesional dan transparan, SPSL juga telah menyelesaikan penandatanganan Pakta Integritas 2026 oleh seluruh pekerja. Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik fraud maupun benturan kepentingan.

Komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang baik juga diperkuat melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016, pembentukan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP), hingga sosialisasi kebijakan No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality secara berkelanjutan kepada pekerja dan perusahaan afiliasi.

Selain itu, perusahaan secara rutin melakukan audit berkala bersama lembaga sertifikasi independen berstandar internasional guna memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif.

Herman menegaskan bahwa kompetensi dan integritas merupakan dua aspek penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami ingin membangun ekosistem kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan SDM yang kompeten dan berintegritas, SPSL optimistis dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi penguatan ekosistem logistik nasional,” tutupnya.(***)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri