x Pulau Seribu Asri

Gandeng PKK, Pemkab Halteng Salurkan 500 Kg Ikan Segar dan Pastikan Insentif Sosial

waktu baca 4 menit
Selasa, 26 Mei 2026 10:23 61 Red

Viralterkini.id, WEDA— Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, memperkuat intervensi sosial pada tahun 2026 ini untuk menekan angka stunting dan kemiskinan di wilayahnya. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Dinas Perikanan yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Tengah lewat program distribusi bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

​Aksi kolaboratif ini direalisasikan dalam bentuk pembagian sebanyak 500 kilogram ikan segar. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (26/5/2026) pagi, bertempat di Taman Kota Weda.

Bantuan bahan pangan bergizi tinggi tersebut disasarkan secara spesifik bagi masyarakat kurang mampu, terutama kelompok rentan stunting, lanjut usia (lansia), serta para janda.

​Agenda penyerahan bantuan di ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Halmahera Tengah, Ny. Rallia Asyari Ikram.

Dalam menyukseskan agenda strategis ini, Bupati hadir dengan didampingi oleh Wakil Bupati beserta rombongan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

​Di sela-sela penyerahan bantuan ikan segar tersebut, Ny. Rallia Asyari Ikram menyempatkan diri berdialog dengan warga dan menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

Beliau menekankan bahwa konsumsi ikan segar secara rutin merupakan langkah krusial dalam menjaga kesehatan, sekaligus menjadi pilar penting dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menekan angka stunting di Halmahera Tengah.

​Kehadiran program ini mendatangkan apresiasi mendalam dari warga setempat yang merasakan langsung dampaknya. Salah seorang penerima manfaat, Ibu Warni (56), warga Desa Were, Kecamatan Weda, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya yang mendalam atas kepedulian pemerintah daerah.

“Program ini sangat luar biasa karena sudah memperhatikan masyarakat kecil,” ujar Ibu Warni saat menerima bantuan tersebut.

​Ungkapan senada juga datang dari para warga penerima manfaat lainnya. Mereka berterima kasih karena program intervensi gizi seperti ini dinilai sangat menyentuh kebutuhan dapur keluarga kecil.

​Arahan dan Ketegasan Bupati dalam Sambutannya

​Dalam sambutannya di hadapan para hadirin dan penerima manfaat, Bupati Halmahera Tengah menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk mengawal ketat pemanfaatan seluruh fasilitas sektor perikanan agar benar-benar tepat sasaran.

Secara khusus, Bupati memberikan perhatian serius terhadap laporan mengenai adanya penyalahgunaan fasilitas penunjang di lapangan.

​​”Bantuan fiber yang disalahgunakan, saya minta Kepala Dinas Perikanan untuk memantau,” tegas Bupati dalam penggalan sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati juga memberikan target performa bagi jajaran birokrasinya terkait kuota distribusi pangan ini. Bupati menekankan bahwa apabila Kepala Dinas Perikanan nantinya telah resmi dilantik secara definitif, maka volume pengadaan serta distribusi ikan segar bagi masyarakat luas wajib ditingkatkan kadarnya.

​Pemerintah Daerah (Pemda) dipastikan mengambil peran intervensi yang lebih besar pada tahun ini untuk melindungi daya beli masyarakat.

​Sinergi Swasta dan Program Umroh Kelompok Ibu-Ibu

​Selain intervensi pangan gratis, Pemkab Halteng juga meluncurkan program keagamaan berupa pemberangkatan umroh. Pada tahun 2026 ini, terdapat kuota sebanyak 20 orang yang terpilih untuk diberangkatkan ke Tanah Suci, di mana kepesertaannya didominasi oleh kaum ibu.

​Demi menjaga keberlanjutan program kemaslahatan umat tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah akan bersinergi dengan sektor swasta yang beroperasi di wilayahnya.

Bupati menyatakan bakal meminta komitmen dari pihak PT Mineral Trobos untuk turut andil dan berkontribusi nyata dalam menyukseskan program umroh bagi masyarakat tersebut.

​Di sisi lain, Bupati juga memastikan pemenuhan hak-hak jaminan sosial bagi kelompok rentan lainnya tetap berjalan di jalur yang tepat. Salah satu poin krusial yang ditegaskan kembali oleh kepala daerah adalah realisasi kepastian penyaluran insentif bagi para janda.

​Lompatan Fasilitas Kesehatan: RSUD 3 Lantai dan Berobat Gratis

​Tidak hanya berfokus pada intervensi gizi, pangan, dan spiritual, Pemkab Halmahera Tengah tengah bersiap melakukan lompatan besar di sektor infrastruktur layanan kesehatan. Bupati menyampaikan rencana strategis pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang akan dibangun setinggi tiga lantai.

​Pembangunan fasilitas kesehatan yang representatif ini diharapkan menjadi solusi total bagi akses pengobatan seluruh warga setempat. Pemda berkomitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya pelayanan kesehatan agar masyarakat tidak lagi terbebani masalah finansial saat berobat.

“Kalau rumah sakit sudah jadi, tidak boleh ada yang sakit di rumah karena pemda sudah gratisan seluruh biaya,” pungkas Bupati, menegaskan jaminan kesehatan total bagi warga Halmahera Tengah. (Dano)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri