x Pulau Seribu Asri

Rafa dan Gwen Pecah Telur, Rebut Gelar ITF Perdana di Sukoharjo

waktu baca 3 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 17:37 14 M Ary K

DETEC International Junior Championship 2026

Viralterkini.id, SUKOHARJO – Petenis muda Indonesia, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong dan Gwen Emily Kurniawan, sukses meraih gelar perdana level International Tennis Federation (ITF) setelah menjuarai DETEC International Junior Championship 2026 di Stadion Tenis Gelora Merdeka, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (30/5/2026).

Keduanya tampil impresif dengan mengalahkan lawan-lawan tangguh dari mancanegara pada partai final tunggal, sekaligus menandai pencapaian penting dalam karier tenis junior mereka.

Pada sektor tunggal putra, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (17 tahun) menaklukkan unggulan kedua asal Amerika Serikat, Brandon Duan, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-4, 4-6, 6-3.

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena menjadi ajang balas dendam manis Rafa terhadap petenis kidal tersebut. Dua tahun lalu, Brandon pernah mengalahkannya pada final ATF Jakarta 16U.

“Saya sangat bersyukur bisa juara di Sukoharjo. Akhirnya setelah lima kali terhenti di semifinal, saya bisa juara di final pertama. Saya berterima kasih kepada pelatih saya, Om Deddy Prasetyo, keluarga, khususnya kedua orang tua dan adik saya yang terus memberikan dukungan,” ujar Rafa.

WhatsApp Image 2026-05-30 at 17.21.33
WhatsApp Image 2026-05-30 at 17.21.33

Perjalanan Rafa menuju gelar tidak berjalan mudah. Setelah merebut set pertama, ia sempat kehilangan momentum pada set kedua. Padahal, Rafa sempat unggul 4-1 sebelum akhirnya kehilangan lima gim beruntun dan menyerahkan set tersebut kepada lawannya.

“Di game keenam set kedua sebenarnya saya sudah unggul 40-0. Tapi saya kesulitan menutup game. Berkali-kali dapat game point, tetapi selalu deuce. Saya terus memikirkan game itu dan akhirnya kalah set kedua,” katanya.

Namun Rafa mampu bangkit pada set penentuan. Ia kembali menemukan ritme permainan, tampil lebih lepas, dan menjaga fokus hingga memastikan kemenangan setelah bertarung selama sekitar dua setengah jam.

Kesuksesan serupa diraih Gwen Emily Kurniawan (15 tahun) di sektor tunggal putri. Meski sempat kehilangan set pertama, Gwen bangkit untuk menundukkan unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan, dengan skor 2-6, 6-2, 6-1.

Menurut Gwen, lawannya memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sangat baik sehingga membuatnya kesulitan beradaptasi pada awal pertandingan.

“Dia sangat gesit, lincah, dan berani memukul bola. Bolanya sering mengarah ke sudut-sudut lapangan dengan cepat. Begitu saya memberi bola pendek, dia langsung menyerang. Sulit sekali di awal karena saya belum terbiasa,” ujar siswi Life Community School, Jakarta Barat, tersebut.

Setelah kehilangan set pertama, Gwen mulai menemukan solusi. Ia yang semula bermain lebih pasif untuk membaca permainan lawan, kemudian meningkatkan intensitas serangan sejak awal set kedua.

Perubahan strategi itu membuahkan hasil. Gwen mampu merebut poin-poin penting untuk memaksakan set ketiga sebelum akhirnya mengunci kemenangan.

“Di set ketiga, hampir semua poin berlangsung ketat. Banyak game yang selesai 40-30 atau deuce. Walaupun kalah set kedua, dia tetap bermain ngotot. Jadi siapa yang bisa bertahan lebih lama dalam reli, dia yang menang,” kata penggemar petenis Belarusia, Aryna Sabalenka, tersebut.

Gelar juara ini sekaligus memperpanjang tren positif Gwen sepanjang musim 2026. Ia tercatat memenangkan 86 persen pertandingan level J30 yang diikutinya. Tambahan 30 poin dari turnamen ini diperkirakan akan mendongkrak peringkat dunianya ke kisaran 720 besar junior ITF.

“Aku sangat happy bisa meraih juara. Rasanya benar-benar memuaskan. Kerja kerasku terbayarkan,” ujar Gwen.

Sementara itu, Xinran Yan masih membawa pulang trofi dari Sukoharjo setelah menjuarai nomor ganda putri bersama pasangan asal Hong Kong, Lena Lin. Keduanya mengalahkan pasangan Indonesia, Quirina Trea dan Kaylee Tandjung, dengan skor 7-6(1), 4-6, 10-8.

Di sektor ganda putra, gelar juara menjadi milik pasangan Komang Bagus Wahyu Purustama/Rangga Wisnu Kresna Rafansyah. Duet binaan Kentoeng Tennis Academy itu mengalahkan unggulan ketiga, Joseph Owen Lauw/Alfaradu Sumirat, dalam laga ketat yang berakhir 7-6(0), 7-6(0).

Usai menyelesaikan rangkaian turnamen pekan pertama, ajang ITF J30 Sukoharjo langsung berlanjut ke pekan kedua. Lebih dari 50 petenis dari berbagai negara dijadwalkan memulai perjuangan mereka pada babak kualifikasi yang berlangsung mulai Minggu (31/5/2026). (ma)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri