x Pulau Seribu Asri

Transaksi Jakarta Fair 2026 Tembus Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 6,1 Juta Orang

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 19:43 24 M Ary K

Viralterkini.id, JAKARTA – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 mencatatkan kinerja positif dengan nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun. Angka tersebut meningkat 12,3 persen dibandingkan penyelenggaraan pada 2025 yang membukukan transaksi sebesar Rp7,3 triliun.

Selain pertumbuhan nilai transaksi, jumlah pengunjung Jakarta Fair 2026 juga meningkat menjadi 6,1 juta orang. Jumlah tersebut naik sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan hampir 6 juta pengunjung.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan keberhasilan Jakarta Fair 2026 mencerminkan optimisme terhadap perekonomian Jakarta yang tetap terjaga.

Capaian tersebut juga sejalan dengan kinerja ekonomi makro Jakarta pada triwulan I 2026 yang tumbuh positif sebesar 5,59 persen secara tahunan atau year-on-year. Pada periode tersebut, Jakarta memberikan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

“Data-data ini mempertegas posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi terbesar di tingkat nasional. Tingginya nilai transaksi dan jumlah pengunjung Jakarta Fair menunjukkan bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga, aktivitas perdagangan terus tumbuh, dan UMKM dapat menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” kata Ratu dalam keterangannya, Senin, 13 Juli 2026.

Jakarta Fair 2026 Libatkan Lebih dari 2.800 Peserta

Pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair Kemayoran melibatkan lebih dari 1.800 stan dan 2.800 peserta. Peserta tersebut mencakup ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM serta pelaku industri dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Ratu, capaian Jakarta Fair 2026 akan menjadi pijakan bagi Dinas PPKUKM DKI Jakarta untuk memperkuat keterlibatan UMKM pada penyelenggaraan Jakarta Fair pada tahun-tahun mendatang.

Penguatan partisipasi UMKM akan dilakukan melalui proses kurasi produk yang lebih komprehensif, peningkatan kualitas kemasan, penataan tampilan stan, serta penguatan promosi. Langkah tersebut diharapkan membuat produk UMKM Jakarta semakin kompetitif dan dikenal oleh pasar yang lebih luas.

“Kami ingin keikutsertaan UMKM di Jakarta Fair dapat membuka peluang usaha yang berkelanjutan,” ujar Ratu.

Dinas PPKUKM juga akan mendorong lebih banyak pertemuan bisnis antara pelaku UMKM dengan pembeli, distributor, investor, dan mitra usaha. Pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi serta peluang bisnis yang berkelanjutan setelah pameran berakhir.

Pembinaan UMKM Dilanjutkan Setelah Jakarta Fair

Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan pembinaan terhadap pelaku UMKM tidak berhenti setelah penyelenggaraan Jakarta Fair selesai.

Pembinaan pascapameran akan dilakukan melalui pelatihan pemasaran digital, peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi akses pembiayaan, serta perluasan jaringan pemasaran.

“Pendampingan tersebut kami harap mampu membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar,” tutur Ratu.

Program pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta membangun usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Jakarta Fair 2027 Sambut Peringatan 500 Tahun Jakarta

Ratu menambahkan, penyelenggaraan Jakarta Fair pada 2027 akan menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

Momentum tersebut dinilai menjadi kesempatan untuk menghadirkan Jakarta Fair yang lebih besar, inovatif, dan memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat serta pelaku usaha.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap semakin banyak pelaku UMKM dapat berpartisipasi dengan membawa produk yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.

“Kami berharap semakin banyak UMKM Jakarta yang dapat berpartisipasi dengan produk yang berkualitas dan berdaya saing. Momentum Jakarta 500 tahun harus menjadi langkah untuk memperkuat posisi UMKM sebagai pilar ekonomi kota sekaligus mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” pungkas Ratu.

5

Peningkatan nilai transaksi dan jumlah pengunjung Jakarta Fair 2026 menunjukkan bahwa pameran tahunan tersebut tidak hanya menjadi ruang hiburan dan promosi produk, tetapi juga memiliki peran penting dalam menggerakkan perdagangan, memperluas pasar UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta. (ma)

canvas
LAINNYA
x Pulau Seribu Asri