x Pulau Seribu Asri

UMKM Jakarta Diperkuat, JakPreneur Jadi Pilar Menuju 50 Kota Global Dunia 2030

waktu baca 3 menit
Jumat, 10 Jul 2026 18:05 21 Rainy Bintang

Viralterkini.id, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM Jakarta serta ekonomi kreatif sebagai strategi untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global dunia pada 2030.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan penguatan UMKM menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Jakarta agar tetap inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

3

“Sejalan dengan visi Gubernur Pramono Anung, Dinas PPKUKM terus membangun ekosistem kewirausahaan yang mampu melahirkan pelaku usaha kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujar Ratu dalam keterangannya, Jumat, 10 Juli 2026.

UMKM Jadi Fondasi Ekonomi Kreatif Jakarta

Menurut Ratu, pembangunan kota global tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan investasi. Kekuatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun daya saing sebuah kota di tingkat internasional.

UMKM dinilai menjadi fondasi utama dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif Jakarta. Sektor tersebut berperan dalam menciptakan lapangan kerja, melahirkan inovasi, serta meningkatkan nilai tambah produk-produk lokal.

Pemprov DKI Jakarta menjalankan strategi penguatan UMKM tersebut melalui program Jakarta Entrepreneur atau JakPreneur.

“Melalui program ini, kami terus berupaya mengintegrasikan pengembangan kapasitas usaha. Kami juga memberikan pendampingan usaha, membantu akses pembiayaan, memperluas akses pasar, hingga mempercepat transformasi digital,” kata Ratu.

Usaha Binaan JakPreneur Tembus 422.617

Berdasarkan data per 10 Juli 2026, jumlah usaha binaan JakPreneur telah mencapai 422.617 pelaku usaha.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 344.704 anggota atau 81,56 persen tercatat berstatus aktif.

Ratu menilai tingginya jumlah usaha binaan aktif menunjukkan bahwa ekosistem kewirausahaan di Jakarta semakin kuat.

“Tingginya jumlah usaha binaan aktif ini menunjukkan bahwa ekosistem kewirausahaan yang tumbuh di Jakarta semakin kuat. Hal ini menjadi modal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan kreativitas,” ujarnya.

Subsektor Kuliner Dominasi UMKM Jakarta

Data Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kreatif mendominasi ekosistem UMKM binaan JakPreneur.

Subsektor kuliner menjadi sektor terbesar dengan jumlah mencapai 198.581 pelaku usaha atau 46,99 persen dari total usaha binaan.

Setelah kuliner, subsektor fesyen tercatat memiliki 24.116 pelaku usaha, disusul craft atau kerajinan sebanyak 9.073 usaha, seni 1.267 usaha, desain 693 usaha, fotografi 20 usaha, serta pengembangan game sebanyak 11 usaha.

“Keberagaman subsektor ini mencerminkan besarnya potensi ekonomi kreatif Jakarta yang terus berkembang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru,” tutur Ratu.

Lebih dari 278 Ribu Peserta JakPreneur Terdigitalisasi

Selain meningkatkan kapasitas dan kualitas usaha, Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga terus mempercepat proses digitalisasi UMKM.

Saat ini, sebanyak 278.155 peserta JakPreneur atau 65,82 persen telah terdigitalisasi. Sementara itu, sebanyak 144.462 peserta atau 34,18 persen masih menjalani proses pendampingan.

Digitalisasi UMKM menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.

Melalui pemanfaatan teknologi, pelaku UMKM Jakarta diharapkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas sekaligus mengembangkan usaha secara lebih efektif dan berkelanjutan.

JakPreneur Dukung Jakarta Menuju Kota Global

Ratu optimistis penguatan UMKM akan melahirkan ekosistem ekonomi kreatif Jakarta yang semakin kompetitif.

Perkembangan program JakPreneur juga diyakini menjadi modal penting dalam mewujudkan visi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 kota global dunia pada 2030.

“Kami terus menjalankan arahan Bapak Gubernur Pramono dengan memastikan UMKM Jakarta menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung terwujudnya visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif, inovatif, dan masuk dalam jajaran 50 kota global dunia pada 2030,” pungkas Ratu. (rby)

canvas
LAINNYA
x Pulau Seribu Asri