x Viralterkini

Terpaksa Berkandang di Bali, Persija Aman dari Pengurangan Poin? Ini Penjelasannya

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 08:59 24 Mohammad Ary K

Viralterkini.id, Jakarta — Persija Jakarta harus menjamu Java United jauh dari Jakarta. Namun, perpindahan venue ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, untuk pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027, Sabtu (19/9/2026), tidak serta-merta membuat Macan Kemayoran terkena pengurangan poin.

Perpindahan tersebut bersifat sementara karena stadion kandang Persija tidak bisa digunakan. Musim ini, klub ibu kota mendaftarkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas mereka.

Berdasarkan ketentuan Pasal 33 Ayat 8 Regulasi Super League 2026/2027 yang dikutip dalam keterangan terkait, penggunaan stadion alternatif terdaftar diperbolehkan maksimal empat kali dalam satu musim, dengan alasan yang memenuhi ketentuan regulasi.

Sanksi pengurangan satu poin baru diberlakukan apabila klub melampaui batas tersebut. Ketentuan pengurangan poin juga berlaku untuk setiap akumulasi empat kali perpindahan berikutnya.

Dengan laga di Bali menjadi perpindahan pertama Persija musim ini, Macan Kemayoran belum melewati batas penggunaan stadion alternatif. Persija masih memiliki ruang untuk tiga pertandingan tambahan, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Kondisi ini berbeda dengan Java United dan Isenmulang Kalteng yang memulai kompetisi dengan minus dua poin. Berdasarkan bahan yang diterima, sanksi kedua klub berkaitan dengan persoalan pemenuhan aspek lisensi setelah perubahan identitas dan perpindahan homebase dari lokasi yang didaftarkan saat verifikasi.

Java United berpindah dari Ternate ke Semarang, sedangkan Isenmulang Kalteng berpindah dari Banten ke Palangkaraya. Sementara itu, Persija menggunakan Bali sebagai tempat penyelenggaraan laga kandang sementara.

Persoalan ketersediaan stadion menjadi alasan utama Persija harus meninggalkan Jakarta. SUGBK disiapkan untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, sementara JIS dijadwalkan menjadi lokasi konser The Weeknd pada 26–27 September.

Situasi tersebut membuat Persija perlu mengatur penggunaan stadion alternatif secara cermat. Meski pertandingan di Bali belum berujung sanksi, batas empat kali penggunaan tetap harus diperhitungkan untuk laga kandang berikutnya.

Di tengah kendala venue, Persija membawa modal positif menuju pertandingan melawan Java United. Tim asuhan Shin Tae-yong telah meraih dua kemenangan awal atas Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung, dengan koleksi enam poin. (ma)

Kini, Macan Kemayoran menghadapi tantangan menjaga momentum kemenangan sekaligus memastikan kebutuhan kandang sepanjang musim terpenuhi.

5 Poin Penting

  1. Persija menjamu Java United di Bali pada 19 September 2026 karena stadion kandang di Jakarta tidak tersedia.
  2. Perpindahan pertama belum memicu pengurangan poin, berdasarkan ketentuan regulasi yang dikutip dalam bahan.
  3. Penggunaan stadion alternatif dibatasi empat kali semusim, dengan alasan yang memenuhi ketentuan; pelanggaran batas dikenai pengurangan satu poin.
  4. Kasus Persija berbeda dengan Java dan Isenmulang, yang mendapat sanksi terkait pemenuhan aspek lisensi dan perpindahan homebase.
  5. Persija membawa modal enam poin setelah memenangi dua pertandingan awal melawan Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini