x Viralterkini

Jelang Musim 2026/2027, APPI Ungkap 25 Klub Masih Punya Tunggakan kepada 300 Pemain

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Sep 2026 19:39 19 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap masih adanya persoalan sengketa kontraktual dan kewajiban pembayaran antara klub dan pemain menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.

Berdasarkan pembaruan data APPI per 1 September 2026, sebanyak 25 klub dari berbagai tingkat kompetisi, mulai dari Super League hingga Liga 4, masih memiliki persoalan terkait hak kontraktual pemain.

Permasalahan tersebut berdampak terhadap sekitar 300 pesepakbola. Nilai kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan tercatat mencapai lebih dari Rp14 miliar dan 67 ribu dolar Amerika Serikat.

Data tersebut disusun APPI berdasarkan laporan yang disampaikan para pemain serta perkembangan proses penyelesaian sengketa yang sedang berlangsung. Informasi mengenai perkembangan setiap perkara juga dapat dipantau melalui laman resmi APPI.

Presiden APPI, Hanif Sjahbandi, menyampaikan apresiasi kepada klub-klub yang telah memenuhi kewajibannya terhadap para pemain. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang sehat.

Apresiasi juga disampaikan kepada National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia, PSSI, dan I.League yang dinilai telah ikut mengawal proses penyelesaian sengketa kontraktual antara pemain dan klub.

“Tentunya kami memberikan apresiasi kepada klub-klub yang telah melaksanakan kewajibannya terhadap para pesepakbola. Apresiasi juga kami sampaikan kepada NDRC Indonesia, PSSI, dan I.League yang telah turut mengawal proses penyelesaian sengketa kontraktual yang ada,” kata Hanif dalam keterangan APPI.

Meski demikian, Hanif meminta klub-klub yang masih mempunyai kewajiban pembayaran agar segera menyelesaikannya. APPI berharap kompetisi musim 2026/2027 dapat dimulai tanpa meninggalkan tunggakan dari musim sebelumnya.

Penyelesaian kewajiban tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan terhadap hak-hak pemain. Selain itu, langkah tersebut dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan sekaligus meningkatkan profesionalisme pengelolaan klub sepak bola Indonesia.

“Hal ini penting untuk bersama-sama menciptakan industri sepak bola Indonesia yang berkelanjutan dan profesional,” ujar Hanif.

APPI pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan kontrak dan menyelesaikan setiap kewajiban secara bertanggung jawab. Dengan begitu, kompetisi musim 2026/2027 diharapkan dapat berjalan lebih sehat, tertib, dan profesional. (ma)

5 Poin Penting

  1. Sebanyak 25 klub bermasalah
    Klub-klub tersebut berasal dari berbagai level kompetisi, mulai dari Super League hingga Liga 4.
  2. Sekitar 300 pemain terdampak
    Para pesepakbola tersebut masih menghadapi persoalan terkait hak kontraktual dan kewajiban pembayaran.
  3. Nilai kewajiban mencapai lebih dari Rp14 miliar dan USD 67 ribu
    Angka tersebut berdasarkan pembaruan data APPI per 1 September 2026.
  4. APPI mengapresiasi klub yang telah menyelesaikan kewajiban
    Apresiasi juga diberikan kepada NDRC Indonesia, PSSI, dan I.League yang turut mengawal penyelesaian sengketa.
  5. Klub diminta melunasi tunggakan sebelum musim baru
    APPI berharap kompetisi 2026/2027 bergulir tanpa menyisakan kewajiban kepada pemain dari musim sebelumnya.

Sumber : https://www.instagram.com/p/DcvltpTD2bu/?img_index=1

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini