Ilustrasi beberapa jenis bahan bakar dari PT. Pertamina. Foto : Viralterkini.id Viralterkini.id, Jakarta – Kabar menggembirakan datang bagi para pengguna kendaraan bermotor. Sejumlah badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM), mulai dari PT Pertamina (Persero), BP-AKR, Shell Indonesia, hingga Vivo, melakukan penyesuaian harga jual produknya di SPBU.
Penyesuaian harga tersebut mulai dilakukan sejak 1 Agustus 2026, dengan daftar harga terbaru berlaku per 31 Agustus 2026. Sejumlah produk BBM tercatat mengalami penurunan harga, terutama pada kategori bensin nonsubsidi.
Di jaringan SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, penurunan paling besar terjadi pada Pertamax Turbo. BBM beroktan tinggi tersebut turun Rp1.000, dari sebelumnya Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
Harga Pertamax Green 95 juga turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter. Sementara Pertamax RON 92 kini dijual Rp15.950 per liter, turun Rp300 dari harga sebelumnya sebesar Rp16.250 per liter.

Namun, dua produk diesel nonsubsidi Pertamina belum mengalami perubahan. Harga Dexlite tetap Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex masih dibanderol Rp21.150 per liter.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Kebijakan tersebut juga mengikuti ketentuan serta arahan pemerintah.
“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” ujar Kitty.
Tren penyesuaian harga juga terjadi di SPBU swasta. BP-AKR dan Vivo menetapkan harga baru untuk sejumlah produknya, sejalan dengan perkembangan harga acuan BBM global.
SPBU Pertamina DKI Jakarta:
SPBU BP-AKR:
SPBU Shell:
SPBU Vivo:
Penurunan sejumlah harga BBM ini menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah kebutuhan mobilitas yang tinggi. Konsumen kini bisa memperoleh sedikit keringanan biaya bahan bakar, khususnya pengguna Pertamax Series dan produk bensin nonsubsidi dari sejumlah operator swasta. (ma)
5 Poin Penting
- Pertamax Turbo turun paling besar, yakni Rp1.000 dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.
- Pertamax turun Rp300, dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter.
- Pertamax Green 95 turun Rp400, dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.
- Dexlite dan Pertamina Dex tidak berubah, masing-masing tetap Rp19.700 dan Rp21.150 per liter.
- BP-AKR dan Vivo turut menyesuaikan harga, sedangkan sebagian harga produk Shell belum tersedia.