Viralterkini.id, JAKARTA — Persaingan di pasar mobil premium Indonesia semakin ramai. Merek asal China mulai masuk ke ruang yang selama ini banyak diisi pemain Eropa, dan Hongqi menjadi salah satu merek yang mencoba membangun posisi di segmen tersebut.
Langkah terbaru Hongqi ditandai dengan dibukanya Hongqi House Mampang, Jakarta, sebagai rumah pertama merek premium China itu di Indonesia. Fasilitas ini hadir tidak lama setelah Hongqi resmi diperkenalkan ke pasar Tanah Air pada Agustus 2026.
Pembukaan Hongqi House bukan sekadar penambahan titik penjualan. Bagi Hongqi, fasilitas ini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi bisnis, terutama jaringan layanan dan pengalaman kepemilikan yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar premium.
Strategi tersebut menjadi penting karena konsumen premium tidak hanya mempertimbangkan produk, tetapi juga jaringan layanan, dukungan teknis, serta kepastian purnajual.

Andrew Nasuri, Director of Indomobil Group, mengatakan Hongqi House Mampang menjadi langkah awal untuk mendekatkan merek dengan konsumen Indonesia.
“Penamaan Hongqi House selaras dengan konsep yang ingin kami bangun di Indonesia, yaitu menghadirkan Hongqi lebih dekat dengan konsumen, dimulai dari Mampang sebagai rumah pertama kami,” ujar Andrew.
Hongqi juga menyiapkan National Technical Center yang didukung teknisi bersertifikasi dan berada di bawah supervisi Hongqi China. Pusat teknis tersebut disiapkan untuk mendukung perawatan dan kebutuhan teknis kendaraan Hongqi di Indonesia.
Kehadiran infrastruktur tersebut menunjukkan bahwa persaingan yang ingin dimasuki Hongqi bukan hanya soal membawa produk ke pasar. Merek ini juga perlu membangun ekosistem kepemilikan agar dapat menghadapi merek-merek premium yang telah lebih dulu memiliki basis konsumen dan jaringan layanan di Indonesia.

Hongqi sebelumnya memperkenalkan E-HS9 sebagai salah satu produk andalannya. SUV listrik tersebut menjadi pintu masuk Hongqi untuk membangun citra sebagai merek premium China dengan pendekatan Neo-Chinese Luxury.
Tantangannya adalah mengubah persepsi konsumen terhadap merek China dari sekadar alternatif berbasis harga menjadi pilihan di kelas premium. Di titik inilah kualitas produk, teknologi, layanan purnajual, dan pengalaman kepemilikan akan menjadi faktor penting.
Meinisa, CEO of Hongqi House Indonesia, mengatakan perusahaan ingin membangun kehadiran Hongqi secara berkelanjutan di Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan kepada pasar Indonesia bahwa Hongqi tidak hanya hadir sebagai merek dengan sejarah panjang, tetapi juga dengan keseriusan untuk membangun kehadiran yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Meinisa.
Menurut dia, strategi Hongqi tidak hanya bertumpu pada penjualan kendaraan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.
“Untuk dapat bertahan dan tumbuh, fokusnya tidak hanya pada penjualan, tetapi juga bagaimana kami menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan membangun kepercayaan dengan pelanggan,” ujarnya.
Pembukaan Hongqi House Mampang sekaligus memperlihatkan arah ekspansi Hongqi di Indonesia. Setelah memperkenalkan merek dan E-HS9, pekerjaan berikutnya adalah membangun jaringan dan layanan yang mampu menopang perjalanan kepemilikan.
Di tengah semakin banyaknya merek China yang masuk ke berbagai kelas kendaraan, langkah Hongqi memiliki konteks berbeda. Merek ini tidak bermain di pasar massal, melainkan mencoba masuk ke wilayah premium yang selama ini identik dengan merek-merek Eropa.
Karena itu, keberhasilan Hongqi di Indonesia nantinya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak kendaraan yang terjual, tetapi juga seberapa kuat merek tersebut mampu membangun kepercayaan konsumen premium dan menghadirkan standar layanan yang konsisten.(DP)