x Viralterkini

Sepak Bola Menepi, Konser Tetap Jalan: Renovasi GBK Paksa Timnas dan Persija Cari Kandang

waktu baca 4 menit
Minggu, 1 Nov 2026 09:07 25 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Timnas Indonesia dan Persija Jakarta harus mencari kandang pengganti selama penguatan struktur lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) berlangsung hingga April 2027. Sementara aktivitas sepak bola dihentikan, sejumlah konser besar tetap dijadwalkan berjalan.

Situasi tersebut memperlihatkan konsekuensi penggunaan stadion untuk dua kebutuhan berbeda: pertandingan sepak bola yang menuntut lapangan berkualitas dan pertunjukan musik dengan beban panggung serta peralatan produksi berskala besar.

Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) memulai penguatan field of play (FOP) sejak 30 Oktober 2026. Proyek ini bertujuan menjaga kualitas lapangan sekaligus mengantisipasi tren konser internasional yang menggunakan konsep panggung di tengah lapangan atau center stage.

Struktur panggung dan perangkat produksi dalam konsep tersebut memberikan beban signifikan terhadap lapangan. Penguatan dilakukan agar stadion mampu mengakomodasi kebutuhan kegiatan olahraga maupun hiburan.

Namun, selama konstruksi berlangsung, lapangan tidak dapat digunakan untuk pertandingan.

“Semenjak 30 Oktober 2026 ini rumputnya kita kupas untuk melakukan proyek pemancangan sehingga kegiatan olahraganya tidak bisa dilakukan. Tapi untuk kegiatan-kegiatan lainnya masih bisa digunakan,” kata Rofik.

Dampaknya langsung menyentuh agenda sepak bola. Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani FIFA Matchday kandang pada Maret 2027, sebelum target penyelesaian pekerjaan. Persija juga harus menyiapkan stadion alternatif setelah mendaftarkan GBK sebagai markas dalam kompetisi liga.

Di sisi lain, kegiatan Tiberias pada 5 Desember, konser BTS pada akhir Desember, serta konser Westlife pada 23 Januari 2027 tetap dijadwalkan berlangsung.

“Habis ini ada acara Tiberias pada 5 Desember. Tetap kita kasih grass cover. Kemudian nanti BTS di akhir Desember tetap bisa dilakukan. Meskipun tidak ada rumputnya belum kita pasang tetap dipakai grass cover. Westlife juga sama,” ujar Rofik.

Penanaman rumput baru akan dilakukan pada akhir Januari 2027. Pengelola menargetkan lapangan berada dalam kondisi lebih baik pada akhir April.

Konsekuensi Konser bagi Lapangan dan Jadwal Sepak Bola

Pemanfaatan stadion untuk konser dapat memberikan pendapatan tambahan. Namun, keuntungan tersebut disertai kebutuhan perlindungan lapangan, waktu pemulihan, dan penyesuaian kalender pertandingan.

Pedoman stadion FIFA menjelaskan bahwa kegiatan nonolahraga dapat berdampak besar terhadap permukaan lapangan. Dalam sejumlah kasus, rumput bahkan perlu diganti sebagian atau seluruhnya setelah acara berlangsung. Panggung, peralatan pertunjukan, serta pergerakan kendaraan dan penonton menjadi bagian dari kebutuhan yang harus diperhitungkan pengelola.

Penggunaan penutup lapangan juga membutuhkan pengelolaan yang cermat. Pedoman standar lapangan Premier League menyebut risiko kerusakan pada konfigurasi panggung di tengah lapangan dapat diminimalkan dengan struktur panggung ringan dan pengelolaan pelindung yang tepat. Dengan demikian, pemasangan grass cover saja tidak cukup untuk menilai apakah lapangan terlindungi secara memadai.

Konsekuensi berikutnya adalah berkurangnya waktu stadion tersedia untuk pertandingan. Menurut FIFA, persiapan dan perubahan tata stadion untuk acara biasanya memerlukan dua hingga tiga hari, disusul sekitar satu hari untuk mengembalikan tata stadion, di luar pekerjaan pemulihan lapangan. Kondisi tersebut dapat menyulitkan penyelarasan agenda konser dengan kalender sepak bola.

Dalam kasus GBK, penghentian pertandingan saat ini disebabkan pekerjaan konstruksi dan penanaman ulang rumput. Belum ada dasar dari keterangan yang tersedia untuk menyimpulkan konser tertentu telah merusak lapangan. Namun, kebutuhan mengakomodasi panggung besar menjadi salah satu pertimbangan renovasi, sementara kegiatan sepak bola harus berpindah selama pekerjaan berlangsung.

Pelatih Persija Sayangkan Kehilangan Akses ke GBK

Pelatih Persija menyayangkan timnya tidak dapat menggunakan GBK. Menurutnya, lapangan berkualitas merupakan kebutuhan penting untuk menampilkan pertandingan yang baik bagi suporter.

“Tentu sangat disayangkan. Sebenarnya, untuk bisa menyajikan pertandingan yang bagus dan memberikan hiburan kepada para suporter, kami membutuhkan lapangan dengan kualitas yang baik seperti Stadion GBK,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyatakan harus menerima keputusan renovasi. Ia berharap kualitas lapangan stadion lain, termasuk Jakarta International Stadium (JIS), segera ditingkatkan.

“Saya berharap lapangan, termasuk Stadion Jakarta International Stadium (JIS), bisa segera ditingkatkan kualitasnya agar kami dapat memberikan penampilan terbaik dan hiburan yang maksimal kepada para suporter,” katanya.

Bagi Timnas Indonesia dan Persija, persoalan paling nyata adalah hilangnya akses terhadap stadion untuk menjalani pertandingan kandang. Sementara bagi pengelola, penguatan struktur membawa tuntutan untuk membuktikan bahwa penggunaan stadion bagi berbagai kegiatan tetap dapat menjamin kualitas lapangan dan kepastian penyelenggaraan sepak bola.

Target selesai pada April 2027 menjadi penentu. Setelah pekerjaan rampung, keberhasilannya perlu terlihat dari kesiapan lapangan untuk pertandingan serta pengaturan kegiatan yang memberikan waktu pemulihan memadai. (ma)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini