Bupati Halteng Berkantor di Pulau Gebe demi Tuntaskan Keluhan Warga
waktu baca 4 menit
Jumat, 25 Sep 2026 09:40 84 Red
Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji memberikan arahan saat dialog terbuka bersama warga Pulau Gebe, Kamis (24/9/2026). (Foto: Supriansyah Nurdin)
Viralterkini.id, GEBE — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) mengambil langkah progresif untuk mengurai persoalan kronis pelayanan dasar di kawasan terluar dan kepulauan.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, memutuskan berkantor sementara di Pulau Gebe usai menggelar dialog terbuka bersama warga setempat di Rumah Dinas Camat Pulau Gebe, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (24/9/2026).
Langkah berkantor di lapangan tersebut diambil demi memastikan krisis pasokan air bersih, listrik yang belum stabil, serta keterbatasan jaringan telekomunikasi dapat segera tertangani secara konkret dan terukur.
Pembebasan Tunggakan dan Layanan PDAM Gratis
Suasana dialog terbuka Bupati Halteng bersama masyarakat Pulau Gebe. (Foto: Supriansyah Nurdin)
Dalam dialog terbuka tersebut, Bupati Ikram mengeluarkan kebijakan responsif terkait krisis air bersih yang dikeluhkan warga Pulau Gebe. Ia memutuskan untuk membebaskan atau memutihkan seluruh tunggakan tagihan air bersih PDAM masyarakat setempat.
Tak hanya itu, layanan air bersih untuk warga Pulau Gebe juga digratiskan sementara waktu hingga kualitas dan keteraturan distribusi air benar-benar pulih.
Bupati Ikram menginstruksikan agar seluruh jaringan instalasi air pelanggan yang sempat dicabut atau diputus akibat kendala tunggakan segera dipasang kembali tanpa dipungut biaya.
Direktur PDAM Halmahera Tengah, Hairuddin Amir, menjelaskan bahwa kelangkaan dan terganggunya distribusi air bersih di Pulau Gebe dipicu oleh persoalan mendasar pada sumber air baku yang mengalami penurunan debit akibat kekeringan.
Guna mengatasi persoalan teknis tersebut, Hairuddin menegaskan bahwa PDAM telah mengoperasikan pompa tambahan untuk memaksimalkan pasokan air baku dan meminimalisir gangguan distribusi ke rumah-rumah warga.
Solusi Listrik dan Jaringan Telekomunikasi
Bupati Ikram mencermati aspirasi keluhan warga terkait layanan dasar. (Foto: Supriansyah Nurdin)
Selain air bersih, masalah keandalan energi listrik dan sinyal seluler juga menjadi sorotan utama warga. Mengingat jaringan telekomunikasi di wilayah kepulauan sangat bergantung pada stabilitas pasokan listrik, Pemkab Halteng melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) menyiagakan unit generator set (genset) cadangan di titik-titik infrastruktur jaringan guna mengantisipasi pemadaman.
Merespons aduan warga, Bupati Ikram menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah tidak akan berpangku tangan demi menjamin hak fundamental masyarakat.
“Kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik, jaringan telekomunikasi, dan air bersih menjadi perhatian utama kami. Hari ini kita tatap muka dan berbicara bersama secara terbuka untuk mengurai serta membahas solusi berbagai persoalan di Pulau Gebe,” ujar Ikram dalam keterangannya, Kamis.
Boyong Pimpinan BUMN dan Stakeholder Teknis
Guna memastikan setiap aspirasi warga langsung mendapatkan respons eksekutif, Bupati Ikram memboyong jajaran pimpinan instansi teknis dan pemangku kepentingan (stakeholders) strategis langsung ke lokasi.
Beberapa pimpinan yang turut dihadirkan antara lain:
Direktur PDAM Halmahera Tengah, Hairuddin Amir, guna mengeksekusi kebijakan pembebasan tunggakan air dan percepatan pengadaan pompa air baku.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kadis Kominfosandi) Halteng, Andi Ismail Akbar, untuk koordinasi penyiapan genset cadangan serta penguatan infrastruktur sinyal telekomunikasi.
Kepala PLN Cabang Weda, guna mengevaluasi keandalan pasokan energi listrik.
Anggota DPRD Halmahera Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, untuk pengawasan dan penguatan penganggaran.
Jajaran Kepala Dinas dan Kepala Bagian Pemkab Haltengterkait.
“Semua keluhan dan aspirasi masyarakat sudah kami dengar secara mendalam. Kehadiran para pimpinan instansi ini adalah bentuk komitmen bersama untuk segera bergerak menyusun dan mengeksekusi solusi,” tegas Ikram.
Garansi Pengawalan hingga Tuntas
Bupati Ikram berdiskusi langsung dengan warga dan aparat setempat usai pertemuan. (Foto: Supriansyah Nurdin)
Guna mengawal percepatan realisasi solusi teknis di lapangan, Ikram menegaskan komitmennya untuk menetap dan berkantor di Kecamatan Pulau Gebe selama beberapa hari ke depan. Pengawalan langsung di tingkat tapak (site level) ini dinilai penting untuk memangkas jalur birokrasi dan memastikan koordinasi lintas instansi berjalan tanpa kendala.
“Hari ini saya melaksanakan tugas langsung di Pulau Gebe untuk mengawal penyelesaian masalah pelayanan dasar. Saya akan berada di sini selama beberapa hari ke depan, sampai kebutuhan warga benar-benar terpenuhi secara bertahap dan pasti,” tegasnya.
Pemkab Halmahera Tengah berharap sinergi lintas sektor ini dapat segera mengembalikan keandalan pasokan listrik, kelancaran air bersih, dan kestabilan jaringan telekomunikasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Gebe. (Dano)