Viralterkini.id, JAKARTA – Pasar kendaraan niaga menunjukkan sinyal positif di tengah kebutuhan pelaku usaha menjaga produktivitas. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatat pemesanan 1.180 unit kendaraan selama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, naik 21,8 persen dibandingkan capaian 969 unit pada pameran tahun sebelumnya.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator menguatnya permintaan kendaraan komersial, sekaligus menunjukkan posisi kendaraan niaga sebagai bagian penting dari aktivitas bisnis di berbagai sektor.
GIIAS 2026 berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus di ICE BSD City, Tangerang. Dari total pemesanan yang dibukukan Isuzu, ELF menjadi model dengan kontribusi terbesar, yakni lebih dari 50 persen.
Setelah ELF, kontribusi pemesanan berasal dari Isuzu GIGA, kendaraan niaga ringan Isuzu TRAGA, serta dua model light commercial vehicle (LCV), Isuzu D-Max dan mu-X.

Pertumbuhan pemesanan tersebut dinilai mencerminkan kebutuhan konsumen terhadap kendaraan yang tidak sekadar berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi penunjang langsung kegiatan operasional dan produktivitas usaha.
President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Masayasu Hideshima mengatakan kenaikan pemesanan selama GIIAS 2026 menjadi sinyal positif bagi perusahaan.
“Pemesanan 1.180 unit selama GIIAS 2026 merupakan hasil yang sangat positif bagi Isuzu. Kami melihat antusiasme konsumen terhadap kendaraan komersial Isuzu terus tumbuh, sejalan dengan kebutuhan mereka terhadap kendaraan yang dapat diandalkan untuk mendukung operasional bisnis,” ujar Hideshima.
Bukan Sekadar Jual Kendaraan

Isuzu tidak hanya mengandalkan penjualan kendaraan selama GIIAS 2026. Pabrikan juga menonjolkan bagaimana kendaraan komersial dapat dikembangkan menjadi solusi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan pelanggan.
Pendekatan tersebut terlihat dari sejumlah kendaraan hasil kolaborasi dengan mitra. Isuzu ELF NLR, misalnya, ditampilkan dalam bentuk campervan melalui kerja sama dengan JAJAGO dan Karoseri Delima Mandiri.
Isuzu GIGA FVR tampil sebagai kendaraan heavy duty dalam konfigurasi Road Sweeper hasil kolaborasi dengan YMG Tech Mobility. Sementara Isuzu TRAGA diubah menjadi Salon Studio melalui kolaborasi dengan Putri, brand pertama Paragon Corp, bersama Karoseri Delima Mandiri.
Konsep tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kendaraan niaga dapat memiliki fungsi yang jauh lebih luas setelah dikonfigurasikan sesuai karakteristik bisnis penggunanya.
“Penghargaan Favorite Booth – Best Collaboration Commercial merupakan apresiasi yang sangat berarti bagi Isuzu. Kami tidak ingin sekadar menampilkan kendaraan, tetapi juga menunjukkan fleksibilitas produk Isuzu dalam menjawab beragam kebutuhan bisnis pelanggan,” kata Hideshima.
Atas konsep tersebut, Isuzu meraih penghargaan Favorite Booth – Best Collaboration Commercial di GIIAS 2026.
Kolaborasi Jadi Strategi Isuzu
Bagi Isuzu, kolaborasi dengan karoseri dan mitra bisnis bukan sekadar aktivitas selama pameran. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan kendaraan yang lebih sesuai dengan kebutuhan sektor usaha.
Karakteristik bisnis yang berbeda membuat kebutuhan kendaraan juga tidak seragam. Kendaraan untuk distribusi, konstruksi, layanan kebersihan, hingga bisnis jasa membutuhkan konfigurasi dan fungsi yang berbeda.
Karena itu, Isuzu menempatkan ekosistem karoseri dan mitra sebagai bagian dari solusi kendaraan komersial yang ditawarkan kepada pelanggan.
Hideshima menegaskan, keberhasilan bisnis Isuzu tidak hanya diukur dari jumlah kendaraan yang berhasil dipesan. Faktor yang tidak kalah penting adalah sejauh mana kendaraan tersebut mampu memberikan manfaat dan meningkatkan produktivitas pelanggan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Bagi Isuzu, keberhasilan bukan hanya mengenai jumlah kendaraan yang terjual, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan mendukung keberlangsungan bisnis pelanggan,” ujarnya.
Dengan pemesanan yang tumbuh 21,8 persen dan ELF sebagai penyumbang utama, GIIAS 2026 memberikan gambaran bahwa permintaan terhadap kendaraan niaga masih memiliki ruang pertumbuhan. Bagi Isuzu, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum tersebut melalui produk, layanan, dan solusi yang mampu mengikuti kebutuhan bisnis pelanggan.(DP)