x Viralterkini

Indonesia Women League Bergulir 17 Oktober, Persita Hadapi Persija di Laga Pembuka

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 12:36 22 Denny Pohan

Viralterkini.id, Jakarta – Kompetisi sepak bola putri Indonesia dipastikan kembali bergulir melalui Indonesia Women League (IWL) 2026/2027. Kompetisi yang diikuti enam klub tersebut dijadwalkan dimulai pada 17 Oktober 2026.

Pada penyelenggaraan musim ini, IWL akan menerapkan sistem centralized tournament atau turnamen terpusat di satu stadion. Laga pembuka direncanakan mempertemukan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta.

Perwakilan Departemen Sepak Bola Putri PSSI, Vivin Cahyani, mengatakan kehadiran kembali Liga Putri merupakan langkah penting untuk membangun ekosistem sepak bola putri yang konsisten dan berkelanjutan.

Perwakilan Departemen Sepak Bola Putri PSSI, Vivin Cahyani, Foto : Denny/Viralterkini.id

“Kami memiliki kerinduan yang sangat besar untuk menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten dan sustainable. Kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya seperti kembang api, menyala tetapi hanya sebentar. Kali ini kami ingin liga dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Vivin dalam konferensi pers Indonesia Women’s League 2026/2027 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Persiapan untuk menggulirkan kembali Liga Putri telah dilakukan dalam waktu cukup panjang. Selama dua tahun terakhir, PSSI menggelar berbagai diskusi intensif untuk merancang kompetisi yang dapat menjadi fondasi pengembangan sepak bola putri nasional.

Keputusan tersebut turut didukung bertambahnya jumlah pemain berbakat atau talent pool dari berbagai daerah di Indonesia.

“Talent pool dalam beberapa tahun terakhir semakin bertambah. Karena itu, tahun ini kami memberanikan diri untuk memulai. Saat ini sudah ada enam klub yang bergabung,” ujar Vivin.

Enam klub yang disebut telah berkomitmen mengikuti kompetisi adalah Bekasi FC, Persikasi Temanggung, Dewa United, Persija Jakarta, Persita Tangerang, dan Garuda Yansa.

Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB), Teddy Tjahjono, mengatakan kompetisi dimulai dengan enam klub agar pelaksanaannya dapat berjalan secara efisien. Teddy juga aktif sebagai Program Director HYDROPLUS Soccer League (HPSL), program yang berfokus pada pengembangan sepak bola putri usia muda.

“Jadi, kita mulai dengan enam klub dulu untuk memastikan secara operasional juga efisien,” kata Teddy.

Sebelum kompetisi digelar, penyelenggara telah melakukan sejumlah pertemuan dengan para pemilik klub untuk membahas berbagai aspek teknis. Salah satu tahapan yang telah dilakukan adalah player drafting.

Sistem drafting diterapkan untuk menciptakan pemerataan kekuatan antarklub pada awal kompetisi. Selain itu, sejumlah pemain berstatus marquee player juga telah diundi dan dialokasikan kepada klub-klub peserta.

Klub peserta juga mulai menghubungi pemain dari berbagai wilayah, mulai dari Papua, Sumatera Utara, Jawa, hingga Lombok. Menurut Vivin, para pemain menyambut kembalinya kompetisi sepak bola putri dengan penuh antusias.

“Mereka sangat berbahagia dan bersemangat. Para pemain di seluruh Nusantara kini berdebar-debar menunggu panggilan dari klub,” ujarnya.

IWL tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola putri, tetapi juga akan dikemas dengan konsep sports festival. Penyelenggara menyiapkan berbagai aktivitas pendukung dan sejumlah modifikasi format untuk membuat kompetisi semakin menarik.

Konsep tersebut juga membuka peluang untuk mengombinasikan pertandingan sepak bola putri dengan rangkaian laga sepak bola putra dalam agenda tertentu.

Pemilihan format turnamen terpusat pada musim awal bukan hanya mempertimbangkan efisiensi operasional, melainkan juga menjadi bagian dari strategi membangun kompetisi yang mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

“Kita ingin Indonesia Women League ini bisa berjalan selamanya, terus berkembang, dan tumbuh dengan baik untuk mendukung Timnas Indonesia,” ujar Teddy.

PSSI berharap kompetisi yang berjalan secara konsisten dapat meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, jam terbang, serta kepercayaan diri para pemain. Liga ini juga diharapkan menjadi tempat lahirnya pemain potensial untuk memperkuat tim nasional putri Indonesia.

“Pemain yang sebelumnya belum mendapatkan kesempatan membela timnas dapat terus diasah melalui kompetisi yang dikemas dengan baik. Kami yakin liga ini akan menambah jam terbang, kemampuan, dan kepercayaan diri mereka untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” tutur Vivin.

PSSI turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus atas kerja keras dalam mempersiapkan kembalinya kompetisi tersebut.

Rincian mengenai stadion penyelenggaraan, format pertandingan, jadwal lengkap, serta mekanisme kompetisi akan diumumkan lebih lanjut. Dengan enam klub sebagai fondasi awal, IWL diharapkan menjadi kompetisi yang konsisten sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola putri Indonesia.

Poin penting untuk materi media:
📅 Kick-off: 17 Oktober 2026
⚽ Laga pembuka: Persita Tangerang vs Persija Jakarta
🏟️ Konsep: Centralized Tournament
👥 Peserta awal: 6 klub
📍 Fokus wilayah: Jabodetabek dan sekitarnya
🎯 Ada player drafting untuk pemerataan kekuatan
🎪 Dikemas sebagai sports festival
🚀 Target utama: membangun liga putri yang sustainable dan berkembang jangka panjang.

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini