Pegiat Bank Sampah Damai Mendrofa (mengenakan baju batik) bersama dua penerima penghargaan DAAI Inspiration Award 2026 lainnya. Foto : IST Viralterkini.id, Medan – Tiga sosok inspiratif dari berbagai daerah di Sumatera Utara menerima DAAI Inspirations Award (DIA) 2026 atas dedikasi mereka dalam bidang sosial, lingkungan, dan pelestarian budaya.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu momen utama dalam DAAI Night 2026 yang mengusung tema “#19 Tahun Menggerakkan Kebaikan”. Penganugerahan berlangsung pada perayaan HUT ke-19 DAAI TV di Adimulia Hotel Medan, Sabtu (1/8/2026) malam, disaksikan para tamu gala dinner vegetarian.
Ketiga penerima DAAI Inspirations Award 2026 adalah Ratna Sari Dewi, Toman Uli Panggabean, dan Damai Mendrofa. Kiprah ketiganya sebelumnya telah diliput oleh DAAI TV Medan di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Manager Operasional DAAI TV Medan, Tony Honkley, menjelaskan bahwa DAAI Inspirations Award merupakan program yang diselenggarakan dalam setiap perhelatan DAAI Night. Penghargaan ini diberikan kepada narasumber DAAI TV yang secara konsisten bergerak menebarkan kebaikan di lingkungannya, meskipun jauh dari sorotan.

Menurut Tony, penghargaan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan sosok-sosok inspiratif dari pelosok desa kepada masyarakat luas. Dengan demikian, semangat kebaikan yang mereka tunjukkan diharapkan dapat menular dan menggerakkan lebih banyak orang.
“Kami berkomitmen menggelar DAAI Inspirations Award sejak 2016 atau 10 tahun lalu untuk memberikan semangat dan penghargaan kepada narasumber kami, orang-orang yang luar biasa inspiratif. Semoga kiprahnya bisa menginspirasi para tamu DAAI Night,” kata Tony.
Ratna Sari Dewi merupakan seorang ibu rumah tangga yang dengan penuh kegigihan merawat anak-anak pengidap cerebral palsy. Dedikasinya menjadi gambaran kuat mengenai kasih sayang dan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan pendampingan khusus.
Sementara itu, Damai Mendrofa merupakan pendiri bank sampah di Tapanuli Tengah. Ia berkomitmen menjaga lingkungan desanya, yang sebagian besar berupa wilayah laut, dari serbuan sampah. Sampah yang dikumpulkan kemudian dikelola agar memiliki manfaat melalui konsep ekonomi sirkular.
Penerima lainnya, Toman Uli Panggabean, adalah perempuan asal Tapanuli Utara yang berjuang melestarikan ulos tua ragidup. Upaya tersebut dilakukannya agar warisan budaya itu tetap bertahan di tengah pesatnya perkembangan industri konveksi.
Ketiga penerima dipilih oleh dewan juri yang terdiri atas akademisi FISIPOL Universitas Sumatera Utara Fikarwin Zuska, jurnalis senior Kota Medan Tikwan Raya Siregar, dan Executive Producer DAAI TV Medan Khairiah Lubis.
“Tidak mudah untuk memilih yang terbaik dari orang-orang inspiratif ini. Kami harap, ini bisa menjadi penyemangat untuk melahirkan orang-orang inspiratif baru lagi,” ujar Fikarwin.
Suasana haru menyelimuti panggung penganugerahan ketika Toman Uli menyampaikan pidato mewakili para penerima penghargaan. Perempuan yang berasal dari sebuah desa di Tapanuli Utara itu mengaku tidak menyangka perjuangannya dinilai begitu berarti oleh DAAI TV.
Toman Uli meninggalkan rumahnya dua hari sebelum acara untuk menempuh perjalanan menuju Medan. Ia juga ingin membawa kabar membahagiakan tersebut kepada para perempuan di kampungnya yang selama ini bersama-sama menjaga kelestarian ulos tua.
“Terima kasih DAAI TV karena telah memperhatikan kami. DAAI TV bisa melihat kiprah kami di desa yang jauh, itu luar biasa,” tutur Toman Uli.
Kehadiran DAAI Inspirations Award dalam rangkaian DAAI Night 2026 semakin memperkuat identitas DAAI TV sebagai media yang konsisten menghadirkan kisah-kisah humanis dan inspiratif.
Melalui penghargaan tersebut, DAAI TV berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk melakukan kebaikan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan masing-masing. (ma)