x Pulau Seribu Asri
} }

Bupati Halteng Terpilih Jadi Peserta Terbaik KPPD 2026, Paparkan Inovasi Hilirisasi Nikel dan SPBE

waktu baca 3 menit
Jumat, 24 Jul 2026 21:18 98 Red

Viralterkini.id, JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., terpilih sebagai salah satu peserta terbaik dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026.

Atas pencapaian tersebut, Ikram dipercaya mewakili peserta lainnya untuk mempresentasikan Rencana Aksi Kepala Daerah (RENAKSI) pada acara penutupan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri RI bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta.

Penunjukan ini menjadi bentuk apresiasi atas kualitas Rencana Aksi yang dinilai memiliki substansi kuat, inovatif, aplikatif, serta selaras dengan agenda transformasi tata kelola pemerintahan nasional.

Sebagai alumnus Institut Pertanian Bogor (IPB), Bupati Halmahera Tengah ini menerapkan pendekatan analitis dan berbasis data (evidence-based) dalam merancang integrasi hilirisasi nikel dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dari total 25 kepala daerah yang mengikuti pelatihan ini, hanya tiga peserta yang terpilih untuk memaparkan hasil rencananya di hadapan pimpinan BPSDM Kemendagri, Lemhannas RI, para widyaiswara, coach, mentor, dan seluruh peserta.

Integrasi Hilirisasi Nikel dan SPBE

Dalam forum tersebut, Bupati Halmahera Tengah memaparkan Rencana Aksi bertajuk “Optimalisasi Sharing Benefit Hilirisasi Industri Nikel Menuju Resilient Community Berbasis SPBE.”

Rencana aksi ini menawarkan model transformasi tata kelola pemerintahan yang mengintegrasikan nilai tambah ekonomi dari hilirisasi industri nikel ke dalam program strategis daerah melalui penerapan SPBE.

Inovasi utama yang dihadirkan adalah pengembangan Collaborative Governance Integrated Public Assistance (CoGoIpa) sebagai Executive Control Tower. Platform digital ini dirancang untuk:

  • Mengintegrasikan data lintas perangkat daerah.
  • Mendukung pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based decision making).
  • Melakukan pemantauan program secara langsung (real-time).
  • Memperkuat kolaborasi antar-instansi di tingkat daerah.

Melalui ekosistem digital CoGoIpa, pelbagai program prioritas daerah—seperti pendidikan gratis, beasiswa daerah, pelayanan kesehatan gratis, rumah layak huni, perlindungan kelompok rentan, hingga pemberdayaan UMKM—dapat dijalankan secara lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.

“Keberhasilan hilirisasi bukan hanya diukur dari besarnya investasi yang masuk, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas, tata kelola pemerintahan yang terintegrasi, dan terwujudnya masyarakat yang tangguh (Resilient Community),” tegas Ikram dalam paparannya.

Pengakuan atas Inovasi Daerah

Terpilihnya Bupati Halmahera Tengah sebagai perwakilan peserta terbaik menjadi pengakuan atas komitmen Pemkab Halmahera Tengah dalam menghadirkan inovasi kebijakan yang adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah. Langkah ini sekaligus mendukung arah kebijakan nasional terkait transformasi digital dan optimalisasi manfaat industri strategis.

Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran Pemkab Halmahera Tengah untuk terus memperkuat budaya inovasi, kolaborasi, dan profesionalisme demi menghadirkan pelayanan publik yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. (Red)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri