x Viralterkini

GWM Wey G9 Hi4 Bidik Pasar Luxury MPV dengan Dua Pilihan Hybrid

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Sep 2026 21:04 23 Denny Pohan

Viralterkini.id, JAKARTA — GWM memperluas pertarungannya di pasar kendaraan premium Indonesia dengan menghadirkan Wey G9 Hi4. Luxury MPV ini ditawarkan dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yang sama-sama menggunakan sistem penggerak empat roda pintar Hi4.

GWM Wey G9 Hi4 diperkenalkan Inchcape GWM Indonesia di BCA Expo 2026, yang berlangsung pada 11–13 September 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Kehadirannya memperlihatkan strategi GWM untuk masuk lebih dalam ke segmen MPV premium yang selama ini didominasi sejumlah merek Jepang dan Eropa.

Yang menarik, GWM tidak hanya menawarkan satu karakter elektrifikasi. Varian HEV menyasar konsumen yang menginginkan sistem hybrid tanpa kebutuhan pengisian eksternal, sedangkan PHEV memberikan fleksibilitas penggunaan listrik untuk perjalanan harian sekaligus mesin bensin untuk perjalanan lebih jauh.

“Kami menghadirkannya dalam dua pilihan teknologi hybrid, HEV dan PHEV, agar konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan perjalanan mereka. Keduanya menawarkan standar kemewahan dan kenyamanan yang sama, dengan karakter powertrain yang berbeda,” ujar CEO Inchcape GWM Indonesia Bagus Susanto.

Teknologi Hi4 atau Hybrid Intelligent 4WD menjadi salah satu pembeda utama Wey G9 Hi4. Sistem ini menggabungkan tenaga mesin bensin dan motor listrik dengan penggerak seluruh roda, sementara distribusi tenaga disesuaikan dengan kebutuhan berkendara.

Pada versi HEV, sistem hybrid menggunakan baterai berkapasitas 1,67 kWh. Kombinasi sistem penggeraknya menghasilkan tenaga maksimum 263 kW dengan torsi 782 Nm. GWM mengklaim konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 15 km/liter.

Sementara varian PHEV memiliki output sistem yang lebih besar, mencapai 325 kW dengan torsi maksimum 642 Nm. Dengan baterai yang dapat diisi dari sumber listrik eksternal, mobil ini diklaim mampu menempuh hingga 170 km menggunakan tenaga listrik saja.

Jarak tempuh totalnya diklaim lebih dari 1.000 km dalam kondisi baterai dan bahan bakar penuh. Berdasarkan pengujian standar NEDC, konsumsi bahan bakar PHEV tercatat hingga 83,33 km/liter. Angka tersebut merupakan hasil pengujian laboratorium dan konsumsi aktual dapat berbeda tergantung kondisi berkendara serta pola pengisian baterai.

Untuk pengisian daya, Wey G9 Hi4 PHEV mendukung pengisian cepat DC hingga 60 kW. Pengisian dari 30 hingga 80 persen diklaim membutuhkan sekitar 26 menit. Sementara pengisian AC 6,6 kW dapat digunakan untuk pengisian di rumah.

Sistem PHEV juga dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 3,3 kW, sehingga energi dari baterai dapat digunakan untuk perangkat listrik di luar kendaraan.

Dari sisi kabin, GWM menempatkan kenyamanan penumpang sebagai salah satu fokus utama. MPV ini menggunakan konfigurasi tiga baris dengan kursi baris kedua model floating zero-gravity yang dilengkapi fungsi pijat dan ventilasi serta material Nappa leather.

Kabin juga memiliki lantai rata dan ruang penumpang yang luas. Sistem hiburan didukung audio 21 speaker dan layar kendali tengah berukuran 14,6 inci. Meja lipat di belakang kursi dapat digunakan untuk kebutuhan kerja maupun aktivitas selama perjalanan.

Pada varian PHEV, tersedia pula cooling and heating box untuk menyimpan makanan atau minuman dengan fungsi pendinginan dan pemanasan.

Aspek keselamatan turut menjadi bagian dari paket teknologi Wey G9 Hi4. GWM menyebut baterainya telah memperoleh sertifikasi keselamatan lima bintang C-EVFI 2024. Mobil ini juga dibekali lebih dari 20 fitur bantuan berkendara dalam sistem Level 2 Intelligent Driving Assistance.

Di Indonesia, GWM Wey G9 Hi4 ditawarkan dalam dua varian dengan harga Rp1,158 miliar untuk HEV dan Rp1,368 miliar untuk PHEV, keduanya berstatus OTR Jakarta.

Model ini dapat dipesan melalui jaringan 19 dealer resmi GWM di Indonesia. Konsumen dapat memilih warna Aurora White dan Nebula Black.

Untuk layanan purnajual, Inchcape GWM Indonesia memberikan bebas biaya servis dan suku cadang selama enam tahun atau 60.000 km. Garansi kendaraan berlaku enam tahun atau 200.000 km, sedangkan garansi baterai diberikan selama delapan tahun atau 200.000 km.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini