x Pulau Seribu Asri

Persis Solo Siap Tempur di Final EPA Super League U-16, PSIM Yogyakarta Evaluasi Positif Musim Perdana

waktu baca 3 menit
Kamis, 14 Mei 2026 22:53 13 M Ary K

Viralterkini.id, Bekasi — Persis Solo U16 menyatakan kesiapannya menghadapi Persik Kediri U16 pada partai final Elite Pro Academy (EPA) Super League yang akan digelar di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Sabtu (16/5/2026). Menjelang laga puncak tersebut, jajaran pelatih Laskar Sambernyawa Muda menaruh perhatian besar pada penguatan mental para pemain.

Pelatih Kepala Persis Solo U16, Imam Rohmawan, mengatakan persiapan tim berjalan sesuai program latihan rutin. Namun, intensitas pembinaan mental ditingkatkan mengingat tekanan dan atmosfer pertandingan final yang berbeda dibanding laga biasa.

“Secara fisik dan teknis, program kita hampir sama dengan pekan-pekan sebelumnya. Tapi kali ini ada penekanan lebih pada aspek mentalitas,” ujar Imam dalam sesi latihan terakhir sebelum tim bertolak ke Bekasi.

Menurutnya, pertandingan final bukan hanya soal strategi dan kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga pembuktian karakter serta ketangguhan mental pemain muda dalam menghadapi tekanan pertandingan besar.

“Kita tahu di final itu mentalitas yang akan berbicara lebih banyak. Kami ingin anak-anak tetap percaya diri, punya ambisi menjadi nomor satu, kerja keras, disiplin, dan bersatu mencapai tujuan yang sudah kita siapkan selama beberapa pekan ini,” tambahnya.

Laga antara Persis Solo U16 dan Persik Kediri U16 diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim muda terbaik dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meski demikian, Imam optimistis anak asuhnya mampu tampil maksimal dan mempersembahkan gelar juara bagi masyarakat Solo Raya.

“Insyaallah anak-anak siap. Kami memohon doa agar Persis Solo U16 bisa juara dan membanggakan masyarakat Solo Raya. Saya yakin anak-anak akan berjuang habis-habisan untuk meraih itu,” katanya.

Sementara itu, skuad muda PSIM Yogyakarta juga menutup perjalanan mereka di EPA Super League 2025/2026 dengan catatan yang cukup positif pada musim debut keikutsertaan mereka di kompetisi elite usia muda tersebut.

Pertandingan terakhir penggawa muda Laskar Mataram berlangsung di Stadion Gemilang, Magelang, Minggu (2/5/2026). Manajemen tim mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih sepanjang musim perdana mereka.

“Secara keseluruhan untuk musim pertama teman-teman lumayan puas. Saya juga lumayan puas dengan perkembangannya, apalagi di skuad U16,” kata Manajer EPA PSIM, Joshua Dio.

PSIM U16 berhasil mencatatkan performa impresif dengan mengamankan posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Raihan 53 poin yang dikumpulkan bahkan disebut melampaui target awal tim.

“Ternyata kita bisa bicara banyak dengan komposisi hampir 95 persen pemain lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. Kita bisa berbicara banyak, bahkan kita masih punya kans untuk finis di tiga besar grup,” ujarnya.

Meski demikian, Joshua mengakui sejumlah kendala sempat memengaruhi performa tim, terutama di kelompok usia U18 dan U20. Faktor cedera pemain dan minimnya kedalaman skuad menjadi tantangan utama sepanjang musim.

“Mungkin di kelompok umur U18 salah satu kelompok umur agak meleset. Tapi kalau kita bilang meleset juga terlalu tinggi untuk dinilai karena memang ini musim pertama mereka di EPA,” jelasnya.

Padatnya jadwal pertandingan yang mengharuskan pemain tampil dalam dua laga beruntun hampir setiap akhir pekan juga dinilai cukup menguras kondisi fisik para pemain muda.

“Tidak bisa pemain bertanding di dua game berturut-turut dengan level dan intensitas sama, pemain pasti akan lelah. Apalagi U16 dan U18 main di pagi dan siang hari, itu lumayan menguras energi,” kata Joshua.

Meski menghadapi berbagai tantangan, manajemen PSIM tetap optimistis menatap musim depan. Jeda kompetisi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat komposisi tim dan meningkatkan kualitas seluruh kelompok usia agar tampil lebih kompetitif di EPA Super League berikutnya. (ma)

PSIM U-16_Foto Ileague
PSIM U-16_Foto Ileague
LAINNYA
x Pulau Seribu Asri