x Pulau Seribu Asri

​Pasca-Konflik, Bupati Halteng Sambangi Sekolah: Pendidikan Tak Boleh Terhenti

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Apr 2026 11:22 266 Dano

Bupati Halteng, saat berdialog dengan para siswa di dalam kelas SMP Negeri 6 Banemo, Selasa (7/4/2026). Foto: Supriansah Nurdin

Viralterkini.id, HALTENG — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 6 Banemo, Kecamatan Patani Barat, Selasa (7/4/2026). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya pemulihan psikologis (trauma healing) bagi siswa pasca-konflik sosial yang sempat melibatkan warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo.

​Dalam kunjungan tersebut, Ikram menekankan bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi keberlangsungan pendidikan dan urat nadi ekonomi kerakyatan. Ia menyoroti bagaimana ketegangan antarwarga secara langsung melumpuhkan aktivitas produktif masyarakat di wilayah tersebut.

Dampak Domino Konflik Sosial

​Di hadapan para siswa yang baru saja menyelesaikan ujian sekolah, Ikram memaparkan dampak buruk konflik yang kerap luput dari perhatian orang dewasa, yakni masa depan generasi muda.

“Konflik sosial membawa kerugian besar. Adik-adik tidak bisa belajar dengan tenang, hubungan pertemanan renggang, dan muncul rasa takut ke sekolah. Pendidikan adalah kunci masa depan, jangan sampai terhambat oleh pertikaian,” ujar Ikram.

​Tak hanya sektor pendidikan, Ikram juga mengingatkan bahwa konflik telah memutus rantai ekonomi keluarga.

Ketakutan warga untuk beraktivitas di kebun menyebabkan pendapatan keluarga menurun drastis, yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan anak-anak di rumah.

Siswa sebagai Agen Perdamaian

​Ada pendekatan emosional dalam kunjungan kali ini. Bupati mengajak para siswa untuk berperan aktif sebagai Duta Damai” di lingkungan keluarga mereka sendiri.

Ia meminta para siswa untuk berani menyampaikan pesan positif kepada orang tua masing-masing agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Kalian adalah agen perdamaian. Sampaikan kepada orang tua di rumah agar kita semua menahan diri. Kalau konflik terus berlanjut, yang paling dirugikan adalah kalian, anak-anak kami,” tegasnya dengan nada penuh empati.

Peran Strategis Tenaga Pendidik

​Usai berdialog dengan siswa, Ikram Malan Sangadji menggelar pertemuan khusus dengan para guru. Ia menginstruksikan tenaga pendidik untuk menjadi pilar utama dalam memberikan pemahaman yang menyejukkan.

​Ia menekankan tiga peran penting guru saat ini: pertama, membangun pola pikir damai sejak dini di dalam kelas; kedua, membantu masyarakat menyaring informasi agar tidak mudah termakan provokasi; dan ketiga, bersinergi dengan aparat desa untuk memastikan harmoni di lingkungan sekolah tetap terjaga.

​Kunjungan ini mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk terus mengawal proses rekonsiliasi hingga kondisi sosial benar-benar pulih, memastikan tidak ada lagi siswa di Patani Barat yang merasa takut untuk mengejar cita-cita mereka.

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri