x Pulau Seribu Asri

Pecatur Muda Indonesia Bersinar di Ajang Tur Catur Serbia 2026

waktu baca 3 menit
Selasa, 7 Apr 2026 09:59 110 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – Dua pecatur muda Indonesia, IM Satria Duta Cahaya dan AIM Hillary Rooca Theng, mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Tur Catur Serbia 2026. Keduanya tampil impresif dalam tiga turnamen tertutup yang berlangsung di Hotel Putnik, Novi Sad, Serbia, pada 11 Maret hingga 6 April 2026.

Keikutsertaan mereka yang difasilitasi Klub Catur Dewa United ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan generasi muda catur Indonesia. Satria Duta tampil di turnamen berkategori Grandmaster (GM), sementara Hillary berlaga di kategori FIDE Master (FM).

Sejak awal, Satria Duta menargetkan norma GM pertamanya, sedangkan Hillary membidik kenaikan rating hingga 2000 guna meraih gelar Women Candidate Master (WCM). Hasilnya, keduanya menunjukkan progres signifikan, meski dengan dinamika performa yang berbeda.

Satria Duta, pecatur berusia 17 tahun, sukses menjuarai seri pertama dan ketiga. Pada seri pembuka, ia tampil impresif tanpa terkalahkan dengan torehan 4 kemenangan dan 5 remis, mengumpulkan 6,5 poin. Sayangnya, ia hanya terpaut setengah poin dari syarat norma GM. Dari seri ini, Duta meraih tambahan rating sebesar 21,8 poin.

Namun, performanya sempat menurun di seri kedua. Ia hanya mencatatkan satu kemenangan, lima remis, dan tiga kekalahan, sehingga finis di peringkat sembilan dari sepuluh peserta dengan 3,5 poin. Meski demikian, secara keseluruhan ia masih mencatatkan kenaikan rating positif.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem, menyebut penurunan performa Duta disebabkan euforia berlebihan usai kemenangan di seri pertama.

WhatsApp Image 2026-04-07 at 09.33.42
Dua pecatur muda Indonesia, IM Satria Duta Cahaya dan AIM Hillary Rooca Theng, mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Tur Catur Serbia 2026. Foto : Percasu

“Dalam catur level tinggi dibutuhkan kejernihan berpikir dan konsistensi teknik. Ini menjadi pelajaran penting bagi Duta dalam proses menuju Grandmaster,” ujar Kristianus.

Satria Duta kemudian bangkit di seri ketiga dengan kembali menjadi juara. Ia mengoleksi 6,5 poin dari lima kemenangan, tiga remis, dan satu kekalahan, termasuk kemenangan penting atas GM Evgeniy Podolchenko dari Belarus. Secara total, Duta membawa pulang tambahan rating sebesar 19,4 poin dari rangkaian turnamen ini.

Sementara itu, Hillary Rooca Theng mencuri perhatian dengan pencapaian luar biasa. Pecatur berusia 10 tahun ini menjadi peserta termuda sekaligus unggulan terakhir di kategori FM. Meski hanya meraih satu kemenangan di seri pertama, ia tetap menambah rating sebesar 32,4 poin.

Performa Hillary meningkat drastis di seri kedua. Ia mencatat tiga kemenangan, empat remis, dan dua kekalahan, serta mengumpulkan 129,6 poin rating. Hebatnya, dua kemenangan diraih atas pecatur bergelar International Master (IM) asal Serbia.

Puncak penampilan Hillary terjadi di seri ketiga. Ia tampil gemilang dengan torehan lima kemenangan dan empat remis, tanpa kekalahan, sehingga finis sebagai runner-up dengan 7 poin. Hasil ini membuatnya meraih tambahan rating sebesar 182,4 poin.

Secara keseluruhan, Hillary berhasil mengumpulkan kenaikan rating fantastis sebesar 344,4 poin. Dengan capaian tersebut, ratingnya diproyeksikan mencapai 2040 pada Mei 2026.

“Kemajuan Hillary luar biasa. Ia bermain tenang, percaya diri, dan terus belajar dari setiap pertandingan. Kesalahannya semakin berkurang dan permainannya makin matang,” ujar Kristianus.

Ia menambahkan, dengan rating tersebut, Hillary berpotensi menempati peringkat pertama di Asia dan masuk lima besar dunia untuk kategori pecatur putri usia 11 tahun. Bahkan, di tingkat nasional, ia berpeluang menembus 10 besar kategori senior putri.

Keberhasilan Satria Duta dan Hillary Rooca Theng menjadi sinyal positif bagi masa depan catur Indonesia, sekaligus bukti bahwa pembinaan usia dini mampu melahirkan talenta berkelas dunia. (ma)

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri