x Pulau Seribu Asri

Uang Kertas yang Kita Pakai Ternyata Punya Sejarah Panjang!

waktu baca 4 menit
Selasa, 7 Apr 2026 13:36 107 Rainy Bintang

Viralterkini.id—Tahukah kamu? Uang kertas yang kita pakai sekarang punya sejarah ribuan tahun, lho—semuanya berawal di Tiongkok Kuno sampai ke Amerika Modern!

Awal Mula Uang: Koin Tembaga

Bentuk uang tertua yang diketahui adalah koin tembaga dari abad ke-11 SM, ditemukan di makam Dinasti Shang. Logam seperti tembaga, perak, dan emas digunakan sebagai alat tukar karena tahan lama dan sulit dipalsukan. Kekurangannya? Kalau banyak, beratnya bisa bikin pegal.

Koin tembaga ini punya lubang di tengah, sehingga pedagang bisa menyatukan beberapa koin dengan tali. Untuk transaksi besar, harga dihitung dalam “tali koin”—sistem ini efektif tapi tetap merepotkan.

Catatan Janji: Cikal Bakal Uang Kertas

Pada masa Dinasti Tang (618-907 M), pedagang mulai menitipkan koin mereka ke agen terpercaya. Agen mencatat jumlah koin di selembar kertas. Catatan ini bisa ditukar kembali dengan koin untuk transaksi. Hal ini merupakan proto-uang kertas, tapi belum dikeluarkan pemerintah.

Uang Kertas Resmi Pertama: Dinasti Song

Di awal Dinasti Song (960-1279 M), pemerintah mulai mengatur sistem ini. Sekitar tahun 1100-an, Song mencetak uang kertas resmi pertama di dunia, yang disebut Jiaozi.

Pabrik mencetak uang menggunakan blok kayu dan tinta berwarna, sementara kertasnya dibuat dari campuran serat khusus untuk mengurangi risiko pemalsuan. Catatan awal hanya berlaku tiga tahun dan digunakan di wilayah tertentu.

Pada tahun 1265, Song memperkenalkan mata uang nasional pertama, yang berlaku di seluruh kerajaan dan didukung oleh perak atau emas. Namun, mata uang ini hanya bertahan sembilan tahun karena Dinasti Song runtuh digantikan Dinasti Yuan.

Dinasti Yuan: Percobaan Mata Uang Nasional

Dinasti Yuan di bawah Kublai Khan mencetak uang kertas Chao, yang menjadi mata uang nasional pertama di Tiongkok dengan dukungan pemerintah. Marco Polo tercengang melihat sistem ini!

Masalahnya, uang tidak didukung emas atau perak, dan pencetakan berlebihan menyebabkan inflasi tinggi, sebelum Yuan runtuh pada 1368.

Dinasti Ming: Uang Kertas dan Logam Asing

Dinasti Ming (1368-1644) awalnya mencetak uang kertas yang tidak didukung logam, namun program ini diberhentikan pada 1450. Selama era Ming, pedagang lebih banyak menggunakan perak impor dari Meksiko dan Peru.

Di dua tahun terakhir Dinasti Ming, pemerintah mencetak uang kertas untuk menghadapi pemberontakan LI Zicheng.

Dinasti Qing dan Era Modern

Baru pada 1890-an, Dinasti Qing memproduksi kembali uang kertas Yuan, menandai kebangkitan uang kertas di era modern. Dari sistem yang dimulai ribuan tahun lalu ini, kita bisa melihat bagaimana Tiongkok mengembangkan konsep uang kertas yang efisien, aman, dan terstandarisasi.

Perkembangan di Eropa dan Timur Tengah

Di Eropa, uang kertas muncul jauh lebih lambat. Para pedagang dan bankir awalnya menggunakan IOU atau surat utang, lalu pada abad ke-17 muncul banknote pertama.

Di Swedia, Stockholms Banco Milik Johan Palmstuch mencetak kreditivsedlar pada 1661, yang dijanjikan bisa ditukar dengan koin tembaga atau perak. Uang ini populer karena lebih ringan dan mudah dibawa dibandikan koin besar “Plate Money”.

Di kekaisaran Ottoman, uang kertas pertama bernama Kaime diperkenalkan pada 1840-an. Awalnya seperti IOU pemerintah, tapi segera diterbitkan banknote resmi oleh Bank Ottoman. Fenomena serupa terjadi di Asia Kecil dan Timur Tengah saat sistem keuangan modern mulai diterapkan di abad ke-19.

Uang Kertas di Amerika

Kolonialis di Amerika mulai menggunakan uang kertas pada abad ke-17 karena koin sulit didapat. Pada 1690, Massachusetts Bay Colony mengeluarkan banknote pertama yang didukung pemerintah, bernominal shilling Inggris.

Abad ke-18, Amerika Serikat mencetak lebih banyak uang kertas untuk membiayai revolusi dengan Continental Currency, yang cepat mengalami inflasi karena tidak ada cadangan emas atau perak yang kuat.

Catatan berikutnya, seperti greenbacks masa Perang Saudara, diterbitkan oleh pemerintah federal atau bank sentral dengan kontrol lebih ketat.

Kisah serupa di Amerika Latin. Misalnya, Meksiko mencetak peso sendiri pada awal abad ke-19. Pola yang terlihat jelas: uang kertas perlahan menyebar ke seluruh dunia, menggantikan atau melengkapi koin logam di banyak ekonomi. (rby)

Sumber: The Invention of Paper Money A Brief History of Paper Money – Know Your Currency

VIRAL NETWORK

INSTAGRAM

1 day ago
1 day ago
1 day ago

TIKTOK

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri