x Pulau Seribu Asri

Susanto Megaranto Dominasi JAPFA FIDE Rated 2026, Pecatur Muda Indonesia Ikut Bersinar

waktu baca 3 menit
Rabu, 27 Mei 2026 08:41 15 M Ary K

Viralterkini.id, Jakarta – JAKARTA — Grand Master Indonesia, Susanto Megaranto, sukses keluar sebagai juara kategori Open turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 yang berakhir di Jakarta, Selasa (26/5/2026). Gelar tersebut menjadi modal penting bagi pecatur senior Indonesia itu sebelum tampil pada kejuaraan catur Asia di Mongolia akhir pekan ini.

Susanto tampil konsisten sepanjang turnamen dengan mengumpulkan 7,5 poin dari sembilan babak yang dimainkan. Ia unggul satu poin atas pesaing terdekatnya, Novendra Priasmoro, yang finis di posisi kedua dengan 6,5 poin. Sementara posisi ketiga ditempati Tirta Chandra Purnama dengan raihan poin yang sama.

Pecatur muda Satria Duta Cahaya juga tampil impresif dengan menempati posisi keempat usai mengoleksi 6,5 poin. Sedangkan Stevanky menutup lima besar dengan raihan enam poin.

Bagi Susanto, kehadiran turnamen seperti JAPFA FIDE Rated memiliki peran penting untuk menjaga atmosfer kompetitif sekaligus meningkatkan kualitas pecatur nasional. Ia mengaku menjadikan ajang tersebut sebagai pemanasan sebelum menghadapi persaingan level Asia di Mongolia.

“Sebenarnya sangat baik ada turnamen rating seperti ini. Jadi, untuk bisa memperluas pengalaman juga pemain-pemain nasional kita,” ujar Susanto.

Ia juga menilai regenerasi pecatur muda Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, para pemain muda dinilai masih membutuhkan lebih banyak pengalaman bertanding di turnamen resmi FIDE.

Dalam perjalanan menuju gelar juara, Susanto menyebut laga melawan Stevanky pada babak kedelapan menjadi pertandingan paling menentukan sekaligus paling berat.

“Mungkin yang paling sulit terjadi di babak delapan melawan Stevanky. Mungkin itu yang menjadi kunci perjalanan untuk bisa menjadi juara,” katanya.

Sementara itu, pada kategori Challenger, pecatur veteran Sudung Tampubolon tampil sebagai juara setelah mengoleksi delapan poin. Posisi kedua diraih Jalaludin Al Mubarok dengan 7,5 poin, disusul Maximiliano Marrhuimawan di posisi ketiga dengan poin yang sama.

Dukungan terhadap perkembangan catur nasional juga kembali ditegaskan pihak penyelenggara. Head of Internal Audit Japfa Comfeed Indonesia, Iwan Ng, mengapresiasi kerja sama dengan PB Percasi sehingga turnamen berlangsung sukses.

Ia mengaku bangga karena dua pecatur dari JAPFA Chess Club mampu naik podium pada kategori Open.

“Dari sisi Japfa saya juga senang karena kali ini dua pecatur dari Japfa Chess Club berhasil jadi juara pertama dan ketiga untuk kategori open. Dan saya kira Japfa tetap berkomitmen untuk mendukung kegiatan catur,” ujar Iwan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyoroti pentingnya membuka ruang kompetisi bagi pecatur difabel yang ikut ambil bagian pada turnamen tahun ini. Belasan pecatur disabilitas atau para chess turut bersaing dalam ajang tersebut.

“Saya pikir itu bagus untuk mendukung peserta-peserta disabilitas. Kita akan tetap memberi kesempatan sebesar-besarnya,” tambahnya.

Wakil Ketua Umum PB Percasi, Pandapotan Sinaga, menilai meningkatnya minat masyarakat terhadap catur dalam beberapa tahun terakhir menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga ini di Indonesia.

Ia juga menyoroti kemunculan sejumlah pecatur muda seperti Satria Duta, Aditya, dan Stevanky yang mulai mampu memberikan perlawanan sengit kepada pemain senior.

“Kita lihat yang muda juga banyak yang muncul. Tantangan terberat Santo malah datang dari Stevanky yang masih muda,” ujarnya.

Menurut Pandapotan, kepengurusan baru PB Percasi akan terus mendorong para pecatur muda untuk tampil di lebih banyak turnamen internasional demi meningkatkan elo rating sekaligus melahirkan Grand Master baru Indonesia.

Sementara itu, Sekjen PB Percasi, Nanang Puja Laksana, menyebut sejumlah pecatur Indonesia dalam waktu dekat akan tampil di berbagai turnamen internasional di Mongolia, Thailand, Hong Kong, dan Italia.

“Besok malam Susanto bersama lima pecatur Indonesia lainnya akan berangkat ke Mongolia untuk mengikuti turnamen catur individu,” kata Nanang.

Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 sendiri diikuti 350 pecatur dari delapan negara, yakni Indonesia, Jerman, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Italia, dan Uzbekistan. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp180 juta. (ma)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri