Presiden Persija, Mohamad Prapanca. Foto : Viralterkini.id/MAK Viralterkini.id, Jakarta — Persija Jakarta memastikan sanksi disiplin yang dijatuhkan Korea Football Association (KFA) kepada pelatih kepala Shin Tae-yong tidak memengaruhi aktivitasnya bersama Macan Kemayoran.
Kepastian tersebut disampaikan setelah manajemen Persija melakukan verifikasi langsung kepada pihak KFA menyusul berbagai pemberitaan yang beredar mengenai sanksi terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
Persija menegaskan langkah verifikasi dilakukan agar setiap informasi dapat diklarifikasi secara akurat, sekaligus menjaga profesionalisme klub dan kondusivitas seluruh elemen tim menjelang bergulirnya musim baru.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan KFA, Persija meluruskan bahwa sanksi disiplin yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong berlaku selama satu tahun.

Namun, sanksi tersebut hanya berada dalam kewenangan dan yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Dengan demikian, keputusan KFA tidak berdampak terhadap aktivitas kepelatihan Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk tugasnya sebagai pelatih kepala Persija.

Manajemen Persija menyatakan menghormati keputusan yang telah diambil KFA. Pada saat yang sama, klub tetap memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk melanjutkan pekerjaannya dalam membangun tim.
Persija menilai setiap tantangan dapat menjadi pembelajaran berharga untuk mendukung proses pertumbuhan, baik secara pribadi maupun profesional.
Klub juga melihat Shin Tae-yong memiliki komitmen besar untuk menjalankan tugasnya dengan maksimal. Situasi yang berkembang dipastikan tidak mengganggu aktivitas tim yang sedang mempersiapkan diri untuk mencapai performa terbaik.
Fokus utama Persija saat ini adalah mematangkan persiapan menghadapi Piala Presiden 2026 dan kompetisi Super League musim 2026/2027.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, memastikan situasi tersebut tidak mengganggu fokus para pemain, pelatih, maupun seluruh elemen klub.
Ia menegaskan seluruh program tim tetap berjalan sesuai rencana dengan persiapan menghadapi musim baru sebagai prioritas utama.
“Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija,” ujar Prapanca.
Menurutnya, seluruh elemen tim kini tetap berkonsentrasi mempersiapkan diri menghadapi dua agenda penting, yakni Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027.
“Kami berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim,” katanya.
Dengan klarifikasi tersebut, Persija ingin memastikan bahwa polemik mengenai sanksi KFA tidak berkembang menjadi gangguan bagi persiapan tim. Macan Kemayoran tetap menempatkan pembangunan skuad, peningkatan kondisi pemain, dan pencapaian performa optimal sebagai agenda utama menjelang musim kompetisi yang baru. (ma)