Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster dan Aqil Savik saat preskon premath lawan PSM. Foto : BFC Viralterkini.id, Parepare — Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mnegaskan kesiapan timnya menghadapi laga pekan ke-31 BRI Super League melawan PSM Makassar. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora B. J. Habibie, Senin (04/05), dengan kick-off pukul 15.30 WIB atau 16.30 WITA.
Secara statistik, PSM masih unggul dalam rekor pertemuan kedua tim. Dari 16 laga sejak 2017, Juku Eja mencatatkan hasil lebih baik dibanding Bhayangkara. Meski demikian, sejumlah pertemuan keduanya kerap berakhir imbang, menandakan duel yang berlangsung cukup berimbang.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Munster menegaskan timnya telah melakukan persiapan maksimal dan memilih untuk fokus penuh pada laga yang akan dihadapi tanpa terbebani hasil sebelumnya.
“Seperti yang saya katakan, kita mempersiapkan diri sebaik mungkin. Permainan ini sangat keras dan ketat. Kita tidak melihat ke belakang, sekarang fokus ke pertandingan ini,” ujar Munster.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga mengakui kekuatan PSM yang dikenal tangguh saat bermain di kandang. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama tetap pada performa timnya sendiri.
“Kita tahu PSM adalah tim yang bagus, apalagi di kandang. Tapi pertandingan ini juga tentang kami—bagaimana kami siap dan fokus,” tambahnya.
Bhayangkara datang ke Parepare dengan target mencuri poin demi menjaga posisi di klasemen. Untuk itu, Munster menuntut para pemainnya tampil disiplin, bekerja keras, serta mampu beradaptasi dari evaluasi pertandingan sebelumnya.
Di sisi lain, tim juga dihadapkan pada tantangan jadwal padat dengan waktu pemulihan yang singkat. Munster menyebut kondisi tersebut kurang ideal, namun tetap percaya profesionalisme para pemain akan menjadi kunci.
“Waktu pemulihan sangat singkat, ini tidak ideal. Tapi pemain profesional harus bisa move on dan reset untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Absennya sejumlah pemain kunci juga menjadi perhatian. Kendati demikian, Munster melihat situasi ini sebagai peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya.
“Ketika ada pemain yang absen, itu memberi kesempatan bagi yang lain untuk melangkah dan menunjukkan kualitas mereka,” jelasnya.
Terkait pertandingan yang digelar tanpa penonton, Munster menilai hal tersebut bukan keuntungan khusus bagi timnya. Ia memastikan Bhayangkara tetap mempersiapkan diri dengan pendekatan yang sama.
“Kami tetap mempersiapkan diri dengan cara yang sama. Tidak ada perbedaan, kami hanya fokus pada pertandingan,” pungkasnya.
Dengan fokus tinggi, disiplin, dan kerja keras, Bhayangkara Presisi Lampung FC optimistis mampu memberikan perlawanan maksimal saat menantang PSM Makassar di Parepare. (ma)
Head to Head :
16/8/2025: Bhayangkara FC 1-1 PSM Makassar (Super League)
8/12/2023: PSM Makassar 1-1 Bhayangkara FC (Liga 1)
29/7/2023: Bhayangkara FC 0-0 PSM Makassar (Liga 1)
17/3/2023: PSM Makassar 3-1 Bhayangkara FC (Liga 1)
12/12/2022: PSM Makassar 0-0 Bhayangkara FC (Liga 1)
25/2/2022: PSM Makassar 0-0 Bhayangkara FC (Liga 1)
6/11/2021: Bhayangkara FC 2-0 PSM Makassar (Liga 1)
27/3/2021: PSM Makassar 1-1 Bhayangkara FC (Piala Menpora)
29/10/2019: Bhayangkara FC 3-2 PSM Makassar (Liga 1)
13/7/2019: PSM Makassar 2-1 Bhayangkara FC (Liga 1)
3/5/2019: PSM Makassar 2-0 Bhayangkara FC (Piala Indonesia)
27/4/2019: Bhayangkara FC 4-2 PSM Makassar (Piala Indonesia)
3/12/2018: Bhayangkara FC 0-0 PSM Makassar (Liga 1)
15/7/2018: PSM Makassar 2-1 Bhayangkara FC (Liga 1)
19/10/2017: Bhayangkara FC 0-2 PSM Makassar (Liga 1)
9/7/2017: PSM Makassar 2-1 Bhayangkara FC (Liga 1)