x Viralterkini

Geely dan NIO Gabungkan Kekuatan, Battery Swapping Jadi Senjata Baru Mobil Listrik China

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 14:07 32 Denny Pohan

Viralterkini.id,HANGZHOU – Persaingan industri kendaraan listrik di China memasuki babak baru. Zhejiang Geely Holding Group (Geely Holding) dan NIO memperluas kerja sama dengan menggabungkan jaringan pengisian daya dan teknologi battery swapping, sekaligus memperkuat posisi kedua perusahaan di sektor infrastruktur energi kendaraan listrik.

Kemitraan yang telah berjalan sejak 2023 tersebut kini diperluas dari pengembangan teknologi menjadi integrasi jaringan, layanan energi, standardisasi hingga investasi silang. Langkah ini membuka peluang terbentuknya ekosistem pengisian daya dan pertukaran baterai yang lebih terhubung.

Dalam kesepakatan terbaru, Geely Holding akan menginvestasikan aset dan dana ke NIO Power. Investasi tersebut dilakukan melalui pengalihan seluruh kepemilikan saham Geely di Yiyi Internet Technology Co., Ltd. (Yiyi Power), ditambah investasi tunai RMB640 juta.

Setelah transaksi selesai, Geely Holding akan menguasai 30 persen saham NIO Power.

NIO Power selanjutnya akan mengoptimalkan jaringan battery swapping untuk mendukung kendaraan komersial serta bisnis mobilitas Yiyi Power. Kedua perusahaan juga akan mengembangkan teknologi dan standar pertukaran baterai yang dapat diterapkan pada kendaraan penumpang.

Melalui skema tersebut, Geely Holding akan mengembangkan kendaraan penumpang yang kompatibel dengan sistem battery swapping. Sementara NIO Power menyiapkan infrastruktur dan layanan pertukaran baterai.

Kerja sama juga merambah teknologi smart charging. NIO akan berinvestasi di Zhejiang Haohan Energy Technology Co., Ltd. (Haohan Energy), perusahaan energi di bawah Geely Holding.

NIO nantinya akan memiliki 10 persen saham Haohan Energy setelah transaksi diselesaikan.

Kedua perusahaan juga berencana menghubungkan jaringan pengisian daya masing-masing. Integrasi tersebut diarahkan untuk memperluas akses pengguna terhadap infrastruktur energi sekaligus meningkatkan pemanfaatan jaringan yang sudah tersedia.

CEO Zhejiang Geely Holding Group Andy An Conghui menilai pengembangan infrastruktur kendaraan listrik membutuhkan jaringan yang terbuka dan saling terhubung. Menurut dia, infrastruktur pengisian daya memiliki fungsi yang semakin penting seiring pertumbuhan kendaraan listrik.

Founder, Chairman, dan CEO NIO William Li mengatakan kolaborasi dengan Geely memungkinkan kedua perusahaan menggabungkan kemampuan yang telah dikembangkan dalam teknologi, standar, operasional, aset, dan investasi.

Kerja sama Geely dan NIO memperlihatkan perubahan arah industri kendaraan listrik China. Infrastruktur energi, termasuk battery swapping dan pengisian daya pintar, semakin menjadi bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik, di samping pengembangan teknologi dan produk kendaraan.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini