x Viralterkini

Bhayangkara Presisi Lampung FC Waspadai Kebangkitan PSIM

waktu baca 3 menit
Senin, 19 Okt 2026 18:17 33 M Ary K

Viralterkini.id, Lampung – Bhayangkara Presisi Lampung FC menghadapi ujian saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda/PKOR, Bandar Lampung, Selasa (20/10). Dua pemain asing andalannya, Jefferson Brenes dan Matias Ocampo, dipastikan absen akibat sanksi kartu. Namun, The Guardians of Saburai tetap membidik kemenangan di kandang.

Brenes harus menepi setelah menerima kartu merah ketika Bhayangkara bermain imbang 3-3 di markas Madura United. Sementara itu, Ocampo menjalani larangan bermain satu pertandingan akibat mengoleksi kartu kuning keempat pada laga yang sama.

Absennya kedua pemain menjadi kehilangan berarti bagi tuan rumah. Selain biasa mengisi starting eleven, Brenes dan Ocampo sama-sama mencetak gol dalam pertandingan terakhir tersebut. Keduanya kini masing-masing telah menyumbangkan dua gol.

Meski demikian, pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon, tetap percaya pada kedalaman skuadnya. Ia menegaskan bahwa pemain yang mendapat kesempatan tampil memiliki kualitas untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.

“Kami kehilangan dua pemain inti yaitu Ocampo dan Brenes. Akan tetapi dengan skuad yang kita miliki saat ini kualitasnya sama. Dan kami akan mencari solusi dengan ketidakhadiran kedua pemain tersebut. Kami akan bermain dengan 11 pemain yang sama kualitasnya besok,” ungkap Bruzon.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon. Foto : BFC

Situasi ini membuka peluang bagi gelandang sekaligus kapten tim, Wahyu Subo Seto, untuk kembali tampil sejak menit pertama. Subo menyatakan siap menjawab kepercayaan tersebut dengan penampilan terbaik.

Gelandang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Wahyu Subo Seto. Foto : BFC

“Kembali dipercaya sebagai starter pasti saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu tim untuk mendapatkan hasil terbaik,” ujar Subo dalam sesi jumpa pers di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Senin (19/10).

Subo juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak meremehkan PSIM. Menurutnya, situasi sulit yang tengah dihadapi Laskar Mataram justru bisa menjadi pendorong bagi tim tamu untuk tampil lebih gigih.

“Yang kita perlukan hanya fokus untuk pertandingan besok. Jangan pernah meremehkan lawan. Karena PSIM sekarang dalam masa sulit, jadi itu yang bisa menjadikan PSIM akan bekerja keras untuk mendapatkan hal baik,” katanya.

Bagi Bhayangkara, kemenangan menjadi kebutuhan untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League. Dari lima pertandingan, Moussa Sidibe dan kawan-kawan mencatat satu kemenangan serta empat hasil imbang. Koleksi tujuh poin menempatkan mereka di urutan kedelapan.

Catatan tersebut menunjukkan Bhayangkara belum terkalahkan, tetapi masih perlu mengubah hasil imbang menjadi kemenangan. Laga kandang melawan PSIM menjadi kesempatan untuk menambah tiga poin sekaligus menjaga tren positif.

“Meski begitu kita juga tidak mau kalah, tidak mau juga seri. Kami ingin menang di kandang dan harus meraih tiga poin,” tegas Subo. (ma)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini