x Viralterkini

Jobstreet by SEEK Integrasikan AI ke Proses Rekrutmen, Bidik Efisiensi Perekrut

waktu baca 3 menit
Selasa, 22 Sep 2026 08:07 15 Denny Pohan

Viralterkini.id, JAKARTA — Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam industri rekrutmen terus berkembang. Jobstreet by SEEK merespons tren tersebut dengan memperkenalkan Personalised Targeting dan Assist, dua fitur yang mengintegrasikan teknologi AI dan otomatisasi ke dalam sejumlah tahapan proses perekrutan.

Kedua fitur tersebut dirancang untuk membantu perusahaan mencari kandidat, mengelola lamaran, menyusun daftar kandidat terpilih (shortlist), melakukan pemeriksaan referensi, hingga menjalankan wawancara awal berbasis suara dalam satu platform.

Langkah ini menunjukkan perubahan peran platform rekrutmen yang tidak lagi hanya mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi mulai masuk lebih jauh ke dalam alur kerja tim sumber daya manusia.

Managing Director – Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, mengatakan penggunaan AI ditujukan untuk menangani pekerjaan yang bersifat rutin dan administratif, sementara keputusan terkait kandidat tetap berada di tangan perekrut.

“Rekrutmen bukan hanya tentang menemukan kandidat, tetapi juga tentang membangun koneksi dan mengambil keputusan yang tepat. AI membantu menangani pekerjaan rutin dan memberikan rekomendasi langkah berikutnya, sementara perekrut tetap memegang kendali atas keputusan,” kata Wisnu.

Personalised Targeting Pelajari Pola Rekrutmen Perusahaan

Salah satu fitur baru, Personalised Targeting, menggunakan informasi dari aktivitas rekrutmen perusahaan untuk memahami kebutuhan kandidat secara lebih spesifik.

Sistem mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain kriteria kandidat, preferensi perusahaan, aktivitas pencarian, kandidat yang masuk shortlist, serta riwayat perekrutan.

Informasi tersebut kemudian digunakan untuk membantu perusahaan menjangkau kandidat melalui berbagai kanal di dalam ekosistem Jobstreet by SEEK, termasuk rekomendasi, email, dan notifikasi.

Fitur ini juga mengenali kandidat yang menunjukkan sinyal ketertarikan terhadap suatu lowongan meski belum mengajukan lamaran. Kandidat tersebut dapat ditandai dengan label “Likely Interested”, misalnya setelah menyimpan sebuah iklan pekerjaan.

Jobstreet by SEEK menyebut kandidat dengan sinyal ketertarikan tersebut memiliki kemungkinan hingga lima kali lebih besar untuk melamar setelah mendapat pendekatan secara proaktif dari perusahaan.

Assist Berbasis Agentic AI

Sementara itu, Assist dikembangkan sebagai sistem berbasis agentic AI yang membantu perekrut menentukan langkah berikutnya dalam proses seleksi.

Assist dapat memberikan rekomendasi tindakan, seperti memasukkan kandidat ke dalam shortlist, melakukan penyesuaian terhadap iklan lowongan, atau memulai pemeriksaan referensi.

Dalam proses penyaringan, sistem juga dapat mengurutkan kandidat berdasarkan kriteria yang ditetapkan perusahaan. Selain memberikan hasil pencocokan, Assist menyertakan konteks mengenai alasan kandidat dinilai sesuai dengan kebutuhan posisi.

Fitur tersebut juga mencakup pemeriksaan referensi secara otomatis. Pada tahap tertentu, sistem dapat menghubungi pemberi referensi, mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, dan menyajikan hasilnya kepada perekrut.

Jobstreet by SEEK turut memperkenalkan AI Voice Pre-screen, yang memungkinkan wawancara awal dilakukan melalui suara. Kandidat dapat menjawab pertanyaan mengenai pengalaman, motivasi, ketersediaan, dan aspek lain yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Pendekatan ini ditujukan untuk membuat proses penyaringan awal lebih terstruktur sebelum kandidat memasuki tahap wawancara berikutnya.

Dari Platform Lowongan ke Ekosistem Rekrutmen

Pengembangan Personalised Targeting dan Assist merupakan bagian dari transformasi platform Jobstreet by SEEK di kawasan Asia-Pasifik.

Transformasi tersebut dimulai pada 2023 melalui penyatuan platform SEEK secara global untuk menghubungkan kandidat dan perusahaan di kawasan tersebut. Pada 2024, perusahaan memperkenalkan model freemium yang memungkinkan perusahaan memasang iklan lowongan kerja secara gratis.

Memasuki 2025, Jobstreet by SEEK meningkatkan kemampuan AI matching untuk membantu pencocokan kandidat dan kebutuhan perusahaan. Pada 2026, pengembangan platform diarahkan pada integrasi lebih banyak tahapan rekrutmen melalui Personalised Targeting dan Assist.

Wisnu mengatakan, penerapan AI tetap diarahkan untuk mendukung pekerjaan perekrut, bukan menggantikan keputusan manusia.

Menurut dia, pengurangan pekerjaan administratif dan repetitif dapat memberikan ruang lebih besar bagi tim HR untuk memahami kandidat, membangun komunikasi, serta mengambil keputusan yang membutuhkan pertimbangan manusia.

Jobstreet by SEEK juga menyatakan pengembangan teknologi AI tersebut mengacu pada prinsip transparansi, keamanan, akuntabilitas, dan kesempatan yang adil dalam proses rekrutmen.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini