x Viralterkini

Pesta Rakyat 2026 di GWK Cultural Park Hadirkan Perayaan Kemerdekaan Berbasis Budaya dan Lingkungan

waktu baca 3 menit
Rabu, 19 Agu 2026 21:25 30 Denny Pohan

Viralterkini.id, BadungGWK Cultural Park, Bali, menjadi salah satu ruang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui penyelenggaraan Pesta Rakyat 2026 pada Senin (17/8).

Gelaran tahunan yang memasuki tahun keenam tersebut melibatkan ribuan pengunjung dan mengangkat konsep PESTA yang mencakup Panggung Budaya, Eksplorasi Rasa, Sorak Sorai, Titik Temu, dan Alam Lestari.

Tidak sekadar menghadirkan pertunjukan hiburan, Pesta Rakyat tahun ini juga menempatkan budaya, keterlibatan komunitas, pemberdayaan produk lokal, serta kepedulian lingkungan sebagai bagian dari rangkaian acara.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah program Dolanan yang diikuti 156 peserta. Mereka berkompetisi dalam sejumlah permainan tradisional, mulai dari tarik tambang, panjat pinang, balap bakiak, balap karung estafet, egrang, balap kelereng, hingga makan kerupuk.

Semangat keberagaman juga hadir melalui Kirab Budaya yang digelar pada 14 Agustus 2026. Kegiatan yang melibatkan hampir 600 peserta dari SD 4 Jimbaran itu menampilkan kostum yang merepresentasikan 18 daerah di Indonesia, disertai pertunjukan Seni Tabuh Baleganjur.

Keterlibatan pelajar, banjar, dan masyarakat dalam rangkaian tersebut memperlihatkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya sekaligus memperkuat interaksi antarkomunitas.

“Pesta Rakyat kami selenggarakan sebagai ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama di GWK Cultural Park. Sebagai destinasi wisata budaya, nilai-nilai budaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kegiatan kami,” ujar Direktur Operasional GWK Cultural Park Ch. Rossie Andriani.

Menurut Rossie, keterlibatan ratusan siswa sekolah dasar dalam Kirab Budaya menjadi bagian dari upaya menjadikan GWK Cultural Park sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mengekspresikan keberagaman budaya Indonesia.

Setelah rangkaian kegiatan budaya dan permainan tradisional, kemeriahan Pesta Rakyat berlanjut melalui pertunjukan musik dan hiburan. Panggung utama menampilkan Teater Topeng SMAN 2 Denpasar, Soulfood, Juicy Luicy, D’Masiv, dan Aldi Taher dengan pemandu acara Duo Giga.

Sejumlah aktivitas interaktif dan undian turut digelar sebelum rangkaian acara ditutup dengan pertunjukan kembang api dari tiga titik di kawasan GWK Cultural Park.

Aspek kuliner dan produk lokal juga menjadi bagian dari perayaan. Jendela Bali menghadirkan sejumlah menu bertema kemerdekaan, sedangkan MyMelali GWK Market menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan beragam produk lokal. Sementara Kencana Souvenir menyediakan pilihan produk oleh-oleh bagi pengunjung.

Pesta Rakyat 2026 juga membawa isu lingkungan ke dalam rangkaian kegiatan. Selama penyelenggaraan acara, sebanyak 453 kilogram sampah dikumpulkan dan dipilah. Sampah organik diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik diarahkan ke proses daur ulang.

Dalam pengelolaan sampah tersebut, GWK Cultural Park berkolaborasi dengan Bali Waste Cycle. Limbah anorganik diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna, sementara pengunjung juga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan lingkungan melalui showcase composting dan eco enzyme.

“Bagi kami, kemeriahan dan kepedulian terhadap lingkungan sudah seharusnya dapat berjalan beriringan. Melalui Pesta Rakyat, kami berharap masyarakat tidak hanya membawa pulang pengalaman merayakan kemerdekaan, tetapi juga semangat untuk terus menjaga kebersamaan dan lingkungan,” kata Rossie.

Rangkaian Pesta Rakyat 2026 menunjukkan pendekatan perayaan kemerdekaan yang memadukan hiburan dengan aktivitas budaya, ekonomi lokal, dan edukasi lingkungan. GWK Cultural Park menjadikan momentum HUT ke-81 RI tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan masyarakat dan komunitas dalam suasana kebersamaan.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini