x Pulau Seribu Asri
} }

Di Tengah Deru Nikel, Pemkab Halteng Kirim Pemuda Lokal Berburu Ilmu ke Pare

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Jul 2026 03:13 39 Red

Viralterkini.id, WEDA — Di tengah deru mesin industri dan pesatnya hilirisasi nikel di Halmahera Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halteng memilih melangkah lebih jauh dalam menyiapkan fondasi masa depan warganya.

Pada Senin (27/7/2026), Pemkab Halteng resmi melepas 25 putra-putri terbaik daerah untuk berburu ilmu di pusat pelatihan bahasa terkemuka melalui Program “Halteng to Pare” Batch V di Kediri, Jawa Timur.

​Program yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Bahasa Asing Generasi Muda Halmahera Tengah” ini merupakan salah satu program prioritas dalam agenda pembangunan SDM di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Ikram M. Sangadji, M.Si. dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil, S.IP.

Langkah taktis ini digulirkan agar pertumbuhan ekonomi daerah berbanding lurus dengan penguatan kapasitas SDM lokal, sekaligus menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

​Pelepasan peserta yang berlangsung di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Halmahera Tengah ini dihadiri oleh Kepala Dispora Halteng Abubakar Ibrahim, Kepala Pengelola PKBM Were Mandiri Bakir Usman, S.Sos, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Pendidikan, Satlantas Polres Halteng, serta para orang tua peserta.

Bupati Ikram Sangadji: Bahasa Asing Adalah Kebutuhan Dasar

​Saat dihubungi oleh media ini, Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ikram M. Sangadji, M.Si., menekankan bahwa di era keterbukaan investasi saat ini, kecakapan bahasa internasional merupakan instrumen wajib bagi pemuda daerah agar tidak hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

​”Di era global seperti sekarang, kemampuan berbahasa asing bukan lagi sekadar kelebihan, melainkan sebuah kebutuhan. Bahasa asing adalah jendela untuk mengakses ilmu pengetahuan, teknologi, peluang pendidikan, hingga kerja sama internasional,” ujar Ikram M. Sangadji saat memberikan keterangannya.

​Ikram menegaskan, Pemkab Halteng di bawah kepemimpinannya bersama Wabup Ahlan Djumadil berkomitmen penuh menanggung seluruh fasilitas beasiswa—mulai dari biaya pendidikan intensif, hunian karantina 24 jam, tiket pesawat PP, hingga uang saku peserta.

Lingkungan Kampung Inggris Pare dipilih karena sistem pembelajarannya yang teruji membentuk kedisiplinan serta kemahiran berbahasa secara cepat.

Komitmen Dispora Kembangkan Potensi Pemuda

​Mendukung arahan Bupati, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halteng, Abubakar Ibrahim, S.Pt , menyatakan bahwa Dispora siap mengawal seluruh agenda strategis pengembangan potensi kepemudaan daerah.

​”Kami di Dispora mengapresiasi dan mendukung penuh program ini. Penguasaan bahasa internasional menjadi modal penting agar pemuda Halmahera Tengah memiliki daya saing tinggi untuk mengisi peluang karier strategis maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelas Abubakar Ibrahim.

Ringkasan Eksekutif Program “Halteng to Pare”:

  • Program Unggulan: Agenda prioritas kepemimpinan Bupati Dr. Ikram M. Sangadji, M.Si. dan Wabup Ahlan Djumadil, S.IP.
  • Beasiswa Penuh: Pemkab Halteng menanggung biaya pelatihan, hunian karantina, tiket penerbangan, hingga uang saku.
  • Tujuan Strategis: Mencetak SDM lokal yang adaptif, terampil, dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Pembelajaran Intensif di Pare

​Sebelumnya, Kepala Pengelola PKBM Were Mandiri, Bakir Usman, S.Sos., melaporkan bahwa 25 peserta yang diberangkatkan pada Batch V ini telah melewati tahapan seleksi ketat sebelum menjalani pelatihan intensif di Pare.

​”Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa asing peserta secara signifikan melalui sistem pembelajaran intensif dan lingkungan belajar yang kondusif di Pare,” kata Bakir.

​Melalui keberlanjutan program ini, Pemkab Halteng berharap para alumni Program “Halteng to Pare” kelak mampu membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan SDM yang inklusif dan berkelanjutan di Halmahera Tengah. (Red)

LAINNYA
x Pulau Seribu Asri