x Viralterkini

INDOMOBIL Expo Medan 2026 Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik dan Perluasan SPKLU di Sumatera Utara

waktu baca 4 menit
Kamis, 20 Agu 2026 12:29 19 Denny Pohan

Viralterkini.id, MEDAN – Perkembangan kendaraan listrik di Sumatera Utara mulai ditopang oleh semakin beragamnya pilihan produk dan bertumbuhnya infrastruktur pengisian daya. Kondisi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan INDOMOBIL Expo Medan 2026 yang mengusung konsep “EVperience” di Laguna Atrium, Deli Park Mall Medan.

Pameran yang berlangsung pada 17–23 Agustus 2026 itu menjadi ajang bagi sejumlah merek kendaraan elektrifikasi untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat Medan dan sekitarnya. Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor juga diperkenalkan untuk pertama kalinya di Medan.

Penguatan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara tidak hanya bergantung pada ketersediaan produk. Infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

Hingga Maret 2026, PLN UID Sumatera Utara mencatat telah menyediakan 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi. Infrastruktur tersebut berada di sejumlah jalur strategis, baik jalan tol maupun non-tol, untuk mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik dalam perjalanan dalam kota maupun antarkota.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad mengatakan pengembangan infrastruktur pengisian daya menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

“PLN terus mendukung kesiapan infrastruktur pengisian daya agar masyarakat memiliki akses yang semakin mudah dan nyaman dalam menggunakan kendaraan listrik,” ujar Rizky.

Menurut dia, pertumbuhan kendaraan listrik juga perlu diikuti dengan kolaborasi antara penyedia infrastruktur, industri otomotif, dan masyarakat. Edukasi mengenai teknologi kendaraan listrik dinilai penting agar calon pengguna memiliki pemahaman yang lebih baik sebelum beralih.

“Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap masyarakat Sumatera Utara semakin percaya diri untuk beralih menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari,” katanya.

Dari sisi industri otomotif, INDOMOBIL Expo Medan menjadi salah satu upaya memperluas penetrasi kendaraan elektrifikasi di luar Pulau Jawa. Medan dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan pasar otomotif di Sumatera.

CEO INDOMOBIL Dealership Group Santiko Wardoyo mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pilihan kendaraan elektrifikasi sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memahami teknologi tersebut secara langsung.

“Medan memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera. Kami ingin menghadirkan semakin banyak pilihan kendaraan elektrifikasi sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat,” ujar Santiko.

Salah satu debut yang mendapat perhatian adalah Leapmotor. Merek kendaraan listrik yang merupakan bagian dari kolaborasi global Stellantis dan PT Indomobil National Distributor tersebut membawa dua model, yakni Leapmotor B10 dan C10.

Leapmotor B10 menyasar segmen SUV dengan pendekatan teknologi dan fitur pintar, sedangkan C10 diposisikan sebagai SUV keluarga dengan penekanan pada ruang kabin, kenyamanan, dan teknologi.

Changan juga memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi melalui NEVO Q05. Model SUV perkotaan tersebut ditawarkan dengan kombinasi teknologi elektrifikasi, ruang kabin, serta fitur yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian.

Sementara itu, Indomobil eMotor memperkenalkan kendaraan roda dua berbasis listrik melalui dua model yang dipamerkan. Kehadiran kendaraan roda dua tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi di sektor transportasi tidak hanya bergerak pada segmen mobil penumpang.

Selain model-model yang diperkenalkan perdana di Medan, pameran juga menampilkan sejumlah kendaraan elektrifikasi lain dari ekosistem INDOMOBIL Group. Di antaranya Changan Deepal S05, Citroën eC3, GAC AION V, AION UT, Leapmotor B10 dan C10, serta MAXUS MIFA 9.

Lini kendaraan konvensional juga tetap hadir melalui Nissan Serena C28. Sementara itu, Indomobil 4U, IMFI, dan Zeeda turut melengkapi ekosistem pameran melalui layanan yang berkaitan dengan kepemilikan dan pembiayaan kendaraan.

Konsep “EVperience” dalam pameran tersebut tidak hanya menempatkan kendaraan sebagai objek display. Pengunjung juga dapat mengikuti program test drive dan test ride untuk merasakan secara langsung karakter kendaraan listrik.

Pengalaman tersebut mencakup respons akselerasi, kenyamanan berkendara, penggunaan berbagai fitur berbasis teknologi, hingga pemahaman mengenai sistem kendaraan listrik. Pengunjung juga dapat memperoleh informasi terkait baterai, pengisian daya, pembiayaan, biaya kepemilikan, dan layanan purna jual.

Menurut Santiko, pendekatan berbasis pengalaman menjadi penting karena keputusan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi produk, tetapi juga pemahaman mengenai ekosistem pendukungnya.

“Kami ingin masyarakat Medan tidak hanya mengenal kendaraan listrik dari informasi yang mereka lihat atau dengar, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berkendaranya,” kata dia.

Dengan bertambahnya pilihan kendaraan listrik dan berkembangnya jaringan SPKLU, pasar elektrifikasi di Sumatera Utara memasuki fase yang semakin kompetitif. Kehadiran berbagai merek dalam satu pameran juga memperlihatkan bahwa persaingan kendaraan listrik mulai bergerak lebih luas ke pasar regional di luar Jawa.

INDOMOBIL Expo Medan 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi etalase produk elektrifikasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana perkembangan kendaraan listrik mulai ditopang oleh tiga aspek sekaligus, yakni pilihan kendaraan, infrastruktur pengisian daya, serta edukasi kepada konsumen.(DP)

VIRAL NETWORK

VIRAL TERBARU

LAINNYA
x Viralterkini